Penelitian Terbaru: 
Virus Corona Jenis Baru Tersebar di Italia Jauh pada 2019
2020-11-17 15:11:58  
http://indonesian.cri.cn/20201117/ebd19578-ce02-4413-c91c-1fd27349830b.html

Baru-baru ini sebuah hasil penelitian yang dirilis National Cancer Institute 
Italia menunjukkan, 111 dari 959 sampel darah yang diambil pada rentang waktu 
September 2019 hingga Maret 2020 positif terinfeksi virus corona jenis baru 
atau COVID-19.



Hasil penelitian ini menunjukkan, penyebaran SARS-CoV-2 yang dibawa penderita 
tanpa gejala di Italia jauh lebih awal daripada yang diperkirakan, yakni 
dimulai beberapa bulan sebelum kasus pertama COVID-19 terkonfirmasi di Italia. 
Penelitian akan membuka jalan bagi pendeteksian asal usul dan jalur penyebaran 
COVID-19.



Para ilmuwan Italia dalam laporan penelitiannya menulis, hasil penelitian kami 
menunjukkan bahwa penyebaran SARS-CoV-2 jauh lebih awal daripada kasus pertama 
yang terdeteksi di Lombardi, bahkan jauh lebih awal daripada kasus pertama yang 
dilaporkan di Tiongkok. Hal ini akan menyediakan dasar baru bagi pelacakan asal 
usul virus COVID-19 beserta jalur penyebarannya di dunia.




Pertimbangan Terbaru Zhong Nanshan terkait Vaksin COVID-19
2020-11-17 14:59:16  
http://indonesian.cri.cn/20201117/e6427985-64f6-40bb-5a25-5ee51512ec89.html

Forum Biologi Internasional Guanzhou 2020 digelar di Guangzhou pada hari Senin 
kemarin (16/11). Akademisi Akademi Rekayasa Tiongkok, Zhong Nanshan 
menyampaikan pidato di depan upacara pembukaan. Ia menyatakan, lingkungan damai 
yang diperoleh Tiongkok dengan tidak mudah. Dengan lingkungan ini Tiongkok 
dapat melakukan kegiatan secara normal. Di balik keberhasilan Tiongkok 
menanggulangi pandemi COVID-19 adalah pedoman yang memprioritaskan keselamatan 
jiwa serta upaya pencegahan dan pengendalian wabah bersama oleh seluruh 
masyarakat.



Zhong Nanshan berpendapat, masih banyak masalah yang belum diselesaikan terkait 
COVID-19. Dewasa ini dunia masih belum sepenuhnya menguasai pola perkembangan 
wabah virus corona dan pelacakan asal usul virus COVID-19 masih dalam 
penyelidikan. Apalagi dalam pengobatan penyakit COVID-19 masih belum ditemukan 
obat yang berkhasiat . Dalam bidang penelitian vaksin, menurut Zhong Nanshan, 
vaksin buatan dalam negeri hampir sama keefektifannya dengan vaksin yang 
dikembangkan Pflizer yakni bisa efektif untuk 90 persen kasus infeksi. Zhong 
Nanshan berharap ke depannya penelitian dasar, penelitian klinis dan 
industrialisasi bisa bersatu padu lebih erat dan membentuk mekanisme yang 
kondusif.

-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/2EA425F71DCA446A96C757F88AA72A01%40A10Live.

Reply via email to