--
j.gedearka <[email protected]>
https://mediaindonesia.com/editorials/detail_editorials/2179-menuju-pertaruhan-pilkada
Kamis 26 November 2020, 05:00 WIB
Menuju Pertaruhan Pilkada
Administrator | Editorial
Menuju Pertaruhan Pilkada MI/Duta Ilustrasi MI. PEMILIHAN kepala dae rah
(pilkada) serentak di 270 wilayah (9 provinsi, 224 kabupaten, dan 37 kota)
tinggal menghitung hari. Hari H pilkada pada 9 Desember 2020 mendatang ialah
puncak pertaruhan apakah gelaran demokrasi itu bisa ‘bersahabat’ dengan situasi
pandemi covid-19 atau malah membuat pandemi makin memburuk. Bagi Komisi
Pemilihan Umum (KPU) selaku penyelenggara, tentu tidak ada istilah lain selain
optimistis dan yakin pilkada kali ini akan dapat menerapkan protokol kesehatan
secara ketat. Mereka mengaku siap, bahkan mengklaim telah memberikan perhatian
khusus terhadap 17 daerah yang berdasarkan pemetaan diketahui berisiko tinggi
penularan covid-19. Namun, di lain sisi, tidak berlebihan juga bila publik
masih menyimpan kecemasan bahwa pilkada di masa pandemi akan melonjakkan angka
positif covid-19 di Indonesia. Terlebih dalam sepekan terakhir gelombang
covid-19 seolah tak terbendung. Beberapa kali bahkan mencapai rekor kenaikan
sejak kasus tersebut muncul di Tanah Air pada Maret lalu. Kecemasan semakin
menguar karena dalam rangkai an prosesnya, terutama di masa kampanye, protokol
kesehatan kerap diabaikan. Kampanye daring hampir tak laku, sejumlah calon
kepala daerah malah semakin intensif melakukan pertemuan tatap muka. Di sinilah
yang kerap memunculkan masalah karena kampanye tatap muka yang sedianya hanya
boleh dihadiri maksimal 50 orang, dalam praktiknya banyak dilanggar dan
menciptakan kerumunan. Sejumlah calon kepala daerah pun terpapar covid-19 dan
beberapa di antaranya meninggal dunia. Pada Oktober lalu KPU mengakui ada tiga
calon kepala daerah meninggal dunia karena covid-19, sedangkan Perludem
menyebut enam orang meninggal. Kecemasan publik inilah yang mesti dijawab
dengan aksi nyata dan terukur oleh lingkaran koordinasi KPU, Bawaslu,
pemerintah pusat, pemerintah daerah, juga Satgas Penanganan Covid-19. Pilkada
jelas tidak bisa ditunda lagi. Pertaruhannya tak kalah besar jika pemerintah
tiba-tiba memutuskan menundanya sekarang. Karena itu, yang kita butuhkan saat
ini ialah kesungguhan pemerintah dalam melindungi rakyat. Harus diakui, meski
sudah ada Peraturan KPU (PKPU) No 6/2020 yang mengatur ketentuan tentang
protokol kesehatan di tahapan pilkada, ditambah PKPU No 13/2020 yang diklaim
makin menegaskan penegakan hukum bagi pelanggar protokol kesehatan, publik
melihat penegakan hukum itu tak terlalu tergambar jelas di masa kampanye saat
ini. Jalan satu-satunya untuk membuktikan komitmen pemerintah yang sejak awal
berkukuh tetap melaksanakan pilkada ialah memastikan pelaksanaan pemungutan
suara pilkada, 9 Desember mendatang, betul-betul pro dengan protokol kesehatan.
Tidak ada lagi tawar-menawar. Masih ada dua minggu dari sekarang untuk
mematangkan persiapan menuju hari H tersebut. Jangan sampai ketakutan,
kecemasan publik ini berlanjut hingga saat pemungutan suara karena hal itu akan
menjadi pertaruhan baru lagi. Pertaruhan terkait partisipasi pemilih. Saat ini
saja berdasarkan data sejumlah lembaga survei, proyeksi jumlah orang yang akan
datang ke tempat pemungutan suara (TPS) tidak lebih dari 49%. Di situlah ujian
sesungguhnya dari penyelenggaraan kontestasi demokrasi di masa pandemi. Pilkada
setidaknya harus mampu menyeimbangkan dua hal: mengendalikan ancaman penyebaran
covid-19 di satu sisi, dan mengerek (atau setidaknya menahan tidak anjlok)
tingkat partisipasi pemilih. Jika itu gagal dilakukan, pilkada boleh saja
menghasilkan pemenang. Akan tetapi, pasangan calon terpilih akan mengalami
krisis legitimasi dari rakyat.
Sumber:
https://mediaindonesia.com/editorials/detail_editorials/2179-menuju-pertaruhan-pilkada
--
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/20201126180711.b55b534da6103bfa04888c04%40upcmail.nl.