Mirip negara Anarki....? 

Mengunjungi seorang Ibu.... itu sudah suatu pengitimidasian, mirip ancaman 
pembunuhan... mungkin tidak ada pengaduan ke POLISI... jadi tanpa ada pengaduan 
makan tidak ada perkara.. juga tanpa adanya bangkai Manusia, maka tidak ada 
pembunuhan.....?

    On Tuesday, December 1, 2020, 7:08:39 p.m. EST, Chan CT 
<[email protected]> wrote:  
 
 
Tanggapan Mahfud soal massa datangi kediaman ibunya

 Selasa, 1 Desember 2020 22:57 WIB
 
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud 
MD. ANTARA/HO-Kemenko Polhukam RI
 Saya siap tegas untuk kasus lain yang tak merugikan saya. Akan tetapi, kali 
ini mereka mengganggu ibu saya, bukan mengganggu Menko Polhukam.Jakarta 
(ANTARA) - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko 
Polhukam) Mahfud MD angkat bicara terkait dengan massa yang mendatangi kediaman 
ibunya di Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Selasa. Mahfud dalam akun Twitternya 
@mohmahfudmd, Selasa malam, mengatakan bahwa dirinya selalu berusaha menghindar 
jika menindak orang yang menyerang pribadinya. Hal itu dilakukannya karena 
dirinya khawatir akan bertindak egois dan sewenang-wenang, yang berpengaruh 
pada jabatannya sebagai Menko Polhukam. "Saya selalu berusaha menghindar untuk 
menindak orang yang menyerang pribadi saya karena khawatir egois dan 
sewenang-wenang karena saya punya jabatan," kata Mahfud. Ia melanjutkan, "Saya 
siap tegas untuk kasus lain yang tak merugikan saya. Akan tetapi, kali ini 
mereka mengganggu ibu saya, bukan mengganggu Menko Polhukam."

Baca juga: Pembubaran massa datangi rumah ibunda Menkopolhukam berjalan 
kondusif Sebelumnya, beredar video berdurasi 28 detik di aplikasi perpesanan 
yang memperlihatkan massa yang didominasi para pria berbaju muslim mendatangi 
sebuah rumah.

Di video itu terdengar seorang narator menjelaskan bahwa video diambil di depan 
rumah Mahfud MD di Pamekasan, Madura. "Rumah Mahfud MD yang di Madura, 
Pamekasan, digerebek massa," kata narator dalam video itu. Polri sendiri telah 
membubarkan massa yang mendatangi kediaman ibunda Mahfud tersebut. Kabid Humas 
Polda Jawa Timur Kombes Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko ketika dihubungi ANTARA di 
Jakarta, Selasa, mengatakan bahwa pembubaran berlangsung kondusif. Trunoyudo 
berujar bahwa kedatangan massa ke rumah tersebut tidak lama.

Baca juga: Mahfud: Proses hukum pihak terlibat penolakan 'tracing' Rizieq 
Shihab Setelah Kapolres Pamekasan mengimbau massa untuk kembali ke rumah 
masing-masing, mereka pun membubarkan diri. "Kapolres langsung turun 
membubarkan secara preemtif atau diimbau dan hanya berlangsung 5 menit, (massa) 
sudah kembali naik kendaraan masing-masing," kata Trunoyudo.
Pewarta: Syaiful Hakim
Editor: D.Dj. Kliwantoro


-- 
Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "GELORA45" di Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/6D62389228244754A0F167C3FEEAEF25%40A10Live.
  

-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/1772475540.2170598.1606868087210%40mail.yahoo.com.

Reply via email to