Tanggapan Mahfud soal massa datangi kediaman ibunya
 Selasa, 1 Desember 2020 22:57 WIB
 
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud 
MD. ANTARA/HO-Kemenko Polhukam RI

Saya siap tegas untuk kasus lain yang tak merugikan saya. Akan tetapi, kali ini 
mereka mengganggu ibu saya, bukan mengganggu Menko Polhukam.
Jakarta (ANTARA) - 
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud 
MD angkat bicara terkait dengan massa yang mendatangi kediaman ibunya di 
Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Selasa.

Mahfud dalam akun Twitternya @mohmahfudmd, Selasa malam, mengatakan bahwa 
dirinya selalu berusaha menghindar jika menindak orang yang menyerang 
pribadinya.

Hal itu dilakukannya karena dirinya khawatir akan bertindak egois dan 
sewenang-wenang, yang berpengaruh pada jabatannya sebagai Menko Polhukam.

"Saya selalu berusaha menghindar untuk menindak orang yang menyerang pribadi 
saya karena khawatir egois dan sewenang-wenang karena saya punya jabatan," kata 
Mahfud.

Ia melanjutkan, "Saya siap tegas untuk kasus lain yang tak merugikan saya. Akan 
tetapi, kali ini mereka mengganggu ibu saya, bukan mengganggu Menko Polhukam."

Baca juga: Pembubaran massa datangi rumah ibunda Menkopolhukam berjalan kondusif

Sebelumnya, beredar video berdurasi 28 detik di aplikasi perpesanan yang 
memperlihatkan massa yang didominasi para pria berbaju muslim mendatangi sebuah 
rumah.

Di video itu terdengar seorang narator menjelaskan bahwa video diambil di depan 
rumah Mahfud MD di Pamekasan, Madura.

"Rumah Mahfud MD yang di Madura, Pamekasan, digerebek massa," kata narator 
dalam video itu.

Polri sendiri telah membubarkan massa yang mendatangi kediaman ibunda Mahfud 
tersebut.

Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko ketika 
dihubungi ANTARA di Jakarta, Selasa, mengatakan bahwa pembubaran berlangsung 
kondusif.

Trunoyudo berujar bahwa kedatangan massa ke rumah tersebut tidak lama.

Baca juga: Mahfud: Proses hukum pihak terlibat penolakan 'tracing' Rizieq Shihab

Setelah Kapolres Pamekasan mengimbau massa untuk kembali ke rumah 
masing-masing, mereka pun membubarkan diri.

"Kapolres langsung turun membubarkan secara preemtif atau diimbau dan hanya 
berlangsung 5 menit, (massa) sudah kembali naik kendaraan masing-masing," kata 
Trunoyudo.
Pewarta: Syaiful Hakim
Editor: D.Dj. Kliwantoro

-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/6D62389228244754A0F167C3FEEAEF25%40A10Live.

Reply via email to