Lha .. sopo iku gulune...?
On Tuesday, December 1, 2020, 7:24:25 p.m. EST, Marco 45665
<[email protected]> wrote:
MENANGKAP BINATANG BUAS ..... harus mulai dari KEPALANYA... ( Cicak pun jika
yang hanya Ekornya putus akan tetap hidup ,...sedangkan ekornya yang putus tsb,
akan segera bisa tumbuh dan tergantikan ...)
On Wed, 2 Dec 2020 at 01:14, BILLY GUNADIE <[email protected]> wrote:
Mirip negara Anarki....?
Mengunjungi seorang Ibu.... itu sudah suatu pengitimidasian, mirip ancaman
pembunuhan... mungkin tidak ada pengaduan ke POLISI... jadi tanpa ada pengaduan
makan tidak ada perkara.. juga tanpa adanya bangkai Manusia, maka tidak ada
pembunuhan.....?
On Tuesday, December 1, 2020, 7:08:39 p.m. EST, Chan CT
<[email protected]> wrote:
Tanggapan Mahfud soal massa datangi kediaman ibunya
Selasa, 1 Desember 2020 22:57 WIB
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud
MD. ANTARA/HO-Kemenko Polhukam RI
Saya siap tegas untuk kasus lain yang tak merugikan saya. Akan tetapi, kali
ini mereka mengganggu ibu saya, bukan mengganggu Menko Polhukam.Jakarta
(ANTARA) - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko
Polhukam) Mahfud MD angkat bicara terkait dengan massa yang mendatangi kediaman
ibunya di Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Selasa. Mahfud dalam akun Twitternya
@mohmahfudmd, Selasa malam, mengatakan bahwa dirinya selalu berusaha menghindar
jika menindak orang yang menyerang pribadinya. Hal itu dilakukannya karena
dirinya khawatir akan bertindak egois dan sewenang-wenang, yang berpengaruh
pada jabatannya sebagai Menko Polhukam. "Saya selalu berusaha menghindar untuk
menindak orang yang menyerang pribadi saya karena khawatir egois dan
sewenang-wenang karena saya punya jabatan," kata Mahfud. Ia melanjutkan, "Saya
siap tegas untuk kasus lain yang tak merugikan saya. Akan tetapi, kali ini
mereka mengganggu ibu saya, bukan mengganggu Menko Polhukam."
Baca juga: Pembubaran massa datangi rumah ibunda Menkopolhukam berjalan
kondusif Sebelumnya, beredar video berdurasi 28 detik di aplikasi perpesanan
yang memperlihatkan massa yang didominasi para pria berbaju muslim mendatangi
sebuah rumah.
Di video itu terdengar seorang narator menjelaskan bahwa video diambil di depan
rumah Mahfud MD di Pamekasan, Madura. "Rumah Mahfud MD yang di Madura,
Pamekasan, digerebek massa," kata narator dalam video itu. Polri sendiri telah
membubarkan massa yang mendatangi kediaman ibunda Mahfud tersebut. Kabid Humas
Polda Jawa Timur Kombes Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko ketika dihubungi ANTARA di
Jakarta, Selasa, mengatakan bahwa pembubaran berlangsung kondusif. Trunoyudo
berujar bahwa kedatangan massa ke rumah tersebut tidak lama.
Baca juga: Mahfud: Proses hukum pihak terlibat penolakan 'tracing' Rizieq
Shihab Setelah Kapolres Pamekasan mengimbau massa untuk kembali ke rumah
masing-masing, mereka pun membubarkan diri. "Kapolres langsung turun
membubarkan secara preemtif atau diimbau dan hanya berlangsung 5 menit, (massa)
sudah kembali naik kendaraan masing-masing," kata Trunoyudo.
Pewarta: Syaiful Hakim
Editor: D.Dj. Kliwantoro
--
Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "GELORA45" di Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/6D62389228244754A0F167C3FEEAEF25%40A10Live.
--
Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "GELORA45" di Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/1772475540.2170598.1606868087210%40mail.yahoo.com.
--
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/1605140052.2178585.1606871722244%40mail.yahoo.com.