Bung Chan, Tentu saja ada yang kebal dan ini* kekecualian*. Tubuh manusia bisa memproduksi resistans terhadap penyakit atau pun racun. Ular cobra itu mempunyai racun syaraf (neurotoxin) orang bisa mati dalam waktu 30 menit kalau tidak ditolong dengan serum, tetapi ada seorang anak di India yang kalau digigit ular cobra, tidak membuat dia mati, hanya seperti ngantuk sebentar, kemudian biasa lagi. Dia malah tidur bersama ular cobra. Contoh lain ada orang yang bisa berenang di air temperatur 2 derajat Celcius sejauh 1 mile (1.800 meter) biasanya setelah beberapa menit pukulan jantung begitu keras dan bisa mematikan dalam beberapa menit. Sudah ada dua orang, satu dari Afrika Selatan dan dari Perancis, mereka ini berenang di Norwegia. Contoh free diving, menyelam bebas. Ada yang sudah bisa mencapai 160m. Seperti kita bahwa tiap 10 kedalam air , tekanan naik 1 atmosfer. Sekarang orang mencoba untuk mencapai 200 m. Pada tahun 1918 sampai 1920 terjadi apa yang spanish flu disebabkan oleh virus 1HN1, banyak orang mati, waktu tidak ada seperti sekarang dengan vaksin-vaksin, masalahnya kalau tidak ada terdapat imum atau resistans dari tubuh maka semua orang sudah mati. Tambahan di Polandia pada waktu spanish flu banyak orang mati, dari tulang-tulang dan tengkorak orang mati itu dibuat sebuah gereja kecil (Chapel)
[image: image.jpeg] On Wed, Dec 9, 2020 at 1:58 AM Chan CT <[email protected]> wrote: > Bung Djie yb, > > Waaah, kalau sudah memasuki masalah kedokteran, saya tentu tidak berhak > bicara! Tapi, dari tulisan yang pernah saya baca menyatakan beberapa > kemungkinan, akibat kekebalan setiap orang berbeda-beda, yang lebih kuat > tentu agak lambat jatuh sakit, ... jadi tidak ada gejala sekalipun positif. > Ddipandang dari sudut virusnya itu sendiri, bisa dikatakan virus Covid-19 > yang masuk dalam tubuh orang itu kurang kuat, kurang besar jumlahnya! Jadi, > sekalipun terditeksi positif, belum muncul gejala sakit. > > Tapi, juga ada gejala aneh dengan Covid-19 ini, biasanya orang yang > terjangkit akan muncul antibody nya, katanya, ada sementara orang, bahkan > cukup banyak pasien yang sembuh tidak muncul antibody itu. Entah mengapa > dan bagaimana penjelasannya. Gejala itu ditemukan, setelah ada cara > pengobatan mentransfusi darah pasien Covid-19 yang sudah sembuh itu pada > pasien Covid-19, ... ditemukan ada sementara pasien yang tidak terjadi > antibody itu. > > Jadi, ... pengertian biar setiap warga timbul antibody dlm tub uh mereka > dan harus terjangkit Covid-19, mestinya tidak bisa dibenarkan! Itu akan > mengakibatkan peningkatan jumlah pasien bahkan angka kematian, ... Yang > benar, protokol kesehatan yang diberlakukan itu, ngerem dirumah, kalau > perlu keluar gunakan masker dan jaga jarak, lebih sering cuci-tangan. > Maksudnya juga jelas, agar kita tidak terserang virus Covid-19! Tanpa harus > mengejar timbulnya antibody dalam tubuh dengan menerima masuk virus > Covid-19 dalam jumlah sedikit. Yang tentu berbeda pengertian menyuntikkan > vaksin dalam tubuh manusia, ... Entahlah. > > Salam, > ChanCT > > > > *From:* kh djie > *Sent:* Wednesday, December 9, 2020 8:28 AM > *To:* Chan CT ; GELORA45_In > *Subject:* Re: [GELORA45] Ada yang bisa bebas Covid-19? > > Bung Chan, > Apa ada kemungkinan orang kena Coronavirus tetapi dalam jumlah kecil, > sehingga T cellnya dapat memberantas sebagian besar virus yang masuk, > dan tubuh mulai membangun antibody. Dan ini yang bikin orang, meskipun > ditest positip, tetapi tidak sakit ? > Karena itu di Belanda ada artikel, jangan selamanya tinggal di rumah, tidak > pernah keluar, karena badan tidak buat antibody lawan Coronavirus. > Dianjurkan > justru selalu keluar, tetapi harus pakai masker, jaga jarak, cuci tangan, > menghin > dari kerumunan orang banyak, apalagi kalau dalam satu ruangan. Katanya > justreu dengan jalan2, terkena Coronavirus dalam jumlah kecil sekali, dan > ini > tidak membuat orang sakit, karena T cell masih sanggup memberantasnya > karena jumlahnya kecil, dan antibody terbentuk? > Salam, > KH > > Op wo 9 dec. 2020 om 01:16 schreef Chan CT <[email protected]>: > >> BETUUUL, juga! Bung Sunny, ... yang dikatakan kemutlakkan sesuatu tetap >> relatif sesuai waktu, kondisi yang dihadapi tertentu saja. Jadi, tetap bisa >> dikatakan PASTI ada sementara orang yang bisa dikatakan KEBAL, dikatakan >> tidak terjangkit Covid-19, karena tidak ada gejala SAKIT, TIDAK SAKIT >> sekalipun terditeksi POSITIF. Itu juga sudah diketahui saat Wuhan diserang, >> dari sekeluarga yang hidup serumah, ayah-ibu sudah harus masuk RS, bahkan >> ayahnya bebverapa hari kemudian harus masuk ICU, tapi sang putri yang >> berusia belasan tahun sangat dekat dan mengantar orang-tuanya ke RS, tetap >> tidak tertular. TIDAK SAKIT, ... sekalipun terditeksi POSITIF Covid-19! >> >> Sekalipun ada perkecualian-perkecualian tertentu begitu, secara umum >> boleh saja dikatakan tidak ada yang kebal Covid-19. Karena segala hal-ihwal >> didunia ini tidak ada yang mutlak MURNI, tidak ada gading tak retak, ... >> bisa mencapai 99,9% sudah sangat, sangat baguuus sekali! >> >> >> >> *From:* Sunny ambon >> *Sent:* Tuesday, December 8, 2020 10:42 PM >> *To:* BILLY GUNADIE >> *Cc:* Chan CT ; kh djie ; GELORA45_In >> *Subject:* Re: [GELORA45] Ada yang bisa bebas Covid-19? >> >> >> Pasti ada yang bebas dan imum terhadap Covid-19. HIV/AIDS yang >> menakutkan saja ada, sebagai contoh ialah para PSK di Kenya. Hal menjadi >> objek utuk penyelidik ilmu kesehatan. >> >> On Tue, Dec 8, 2020 at 1:07 PM BILLY GUNADIE <[email protected]> >> wrote: >> >>> Seperti dalam sejarah.. Species muncul Dan punah.... Manusia sudah >>> menguasai alam.... Juga species lainnya yang pernah ngalami..... Dan >>> punah.. Atau berubah... Seperti dinosaur.... >>> Apa lagi dengan senjata pemunah masal...juga DU.... Pancadan sinar >>> gama... Kemungkinan merubah building block dari suatu kehidupan... >>> Microirganism.... >>> Virus belum dipahami sepenuhnya.. >>> Politikus dan pabrik obat berkolaborasi.. >>> >>> Sent from Rogers Yahoo Mail on Android >>> <https://go.onelink.me/107872968?pid=InProduct&c=Global_Internal_YGrowth_AndroidEmailSig__AndroidUsers&af_wl=ym&af_sub1=Internal&af_sub2=Global_YGrowth&af_sub3=EmailSignature> >>> >>> On Mon., Dec. 7, 2020 at 10:38 p.m., Chan CT >>> <[email protected]> wrote: >>> Pokoknya virus Covid-19 ini aneh dan menunjukkan banyak gejala yang >>> membingungkan orang, ...! Yang juga nakutkan, setidaknya TIDAK BOLEH >>> dianggap enteng! Sekalipun telah dinyatakan SEMBUH, ternyata juga ada >>> gejala-gejala buntutnya yang aneka-ragam. Tapi, ada yang mengganggu/merusak >>> organ tubuh bahkan otak manusia, katanya, tergantung kemana serangan virus >>> itu terjadi. Artinya, virus Covid-19 BUKAN hanya menyerang/merusak organ >>> paru-paru dan sistem pernafasan manusia saja! >>> >>> Saya di Amsterdam juga sudah beberapa kali nengok teman-teman, termasuk >>> So En yang masuk panti-jompo, ... melihat kondisi dan suasana kehidupan di >>> panti-jompo begitu sungguh nyaman rasanya, jauh, jauh beda sekali yang saya >>> lihat di Hong Kong, ... Begitu sumpek, sesak sangat, sangat TIDAK NYAMAN, >>> ditambah pelayanannya yang kurang bersahabat dan kasar, .... Di HK, >>> beberapa panti-jompo jadi wadah penyebaran Covid-19. Sekalipun keluarga >>> dilarang mengunjungi panti-jompo, tapi penmularan tetap terjadi! Sekali >>> keserang puluhan orang-tua di satu panti-jompo terjadi, ... saya perhatikan >>> beberapa kali akibat pelayan, jururawat yang bekerja disana. Yang sudah >>> terjangkit, positif Covid-19 tapi TIDAK ada gejala sakit! >>> >>> >>> >>> *From:* kh djie >>> *Sent:* Tuesday, December 8, 2020 7:50 AM >>> *To:* Chan CT ; GELORA45_In >>> *Subject:* Re: [GELORA45] Ada yang bisa bebas Covid-19? >>> >>> Baru dapat telpon dari kenalan yang tinggal sekota dengan >>> tante umur 93 tahun, yang sering dijemput teman pergi ke >>> kami. Tante ini kena terjangkit Corona, ditest positif, tetapi >>> tidak menunjukkan gejala sakit. Tante ini luar biasa aktif, >>> bantu masak di toko jual makanan Indonesia tiap hari. Wah, >>> orang yang jaga flat ketakutan, takut ketularan. Jadi tante ini >>> dipindah ke flat khusus untuk orang2 yang kena Corona. Tetapi >>> anehnya atau kebetulan sudah karena umur, jadi pelupa. >>> Akhirnya oleh anaknya dipindah ke perumahan orang dement. >>> Puluhan tahun yang lalu, anaknya pernah jadi dokter di >>> perawatan orang dement ini. Mungkin karena itu bisa dapat >>> cepat tempat untuk ibunya, dengan kamar yang besar sekali. >>> Kami pernah niliki seorang tante lain puluhan tahun yang lalu >>> yang dement. Pintu keluar masuk hanya bisa dibuka oleh perawat, >>> karena kalau patient bisa keluar, bisa jalan kemana-mana, >>> tetapi lupa tidak tahu namanya, tidak tahu tinggalnya. Lha, >>> anaknya sendiri bulan Maret yang lalu sudah kena Corona, sembuh, >>> sering datang niliki ibunya, ditest positif terjangkit Corona lagi, >>> tetapi kali ini tidak sakit. Rupanya antibody yang terbentuk >>> waktu kena Corona pertama kali, masih kuat. >>> >>> Op ma 7 dec. 2020 om 15:44 schreef Chan CT <[email protected]>: >>> >>> Masih dibulan-bulan Maret yl. cukup keras suara menyatakan karena virus >>> Covid-19 takut panas, maka dinegara-negara tropik bisa bebas serangan wabah >>> Covid-19, begitu juga ada suara virus Covid-19 mati dibawah sinar matahari, >>> ... Ternyata TIDAK juga! TIDAK aDA YANG BISA kebal DAN bebas DARI COVID-19! >>> Kenyataan negara2 Arab, Afrika, dan kemudian Indonesia sendiri juga >>> terserang! >>> >>> Lalu, bagi yang bekerja kejemur matahari, seperti buruh bangunan di HK >>> juga kenyataan ada yang kena, kok! Sekalipun ada yang bilang, virus >>> Covid-19 memang tidak tahan lama dibawah sinar matahari, bahkan virus yang >>> melekat dibenda padat didalam udara diatas 30C, juga hanya bisa tahan >>> beberapa jam saja. Temperatur makin rendah, virus itu daya hidupnya lebih >>> panjang, makanya bisa ditemukan virus Covid-19 dibungkusan daging beku, >>> ikan beku dari Eropa, AS, Brasil, ... dipasar beberapa kota di Tiongkok, >>> termasuk juga di HK. Jadi, saat beli makanan beku yang masak harus lebih >>> hati-hati, ... saat membuka bungkusan dan memasaknya sebaiknya mateng >>> betul, jangan setengah mateng! >>> >>> >>> >>> >>> *From:* kh djie >>> *Sent:* Monday, December 7, 2020 2:35 PM >>> *To:* undisclosed-recipients: >>> *Subject:* [GELORA45] >>> >>> Ada yang bilang, orang ekonomi lemah, yang terpaksa kerja di luar di >>> bawah matahari dan di lingkungan kurang hygienis, justru terhindar dari >>> Corona, karena punya antibody. Tidak tahu, apa kesimpulannya berdasarkan >>> data, atau dari lihat sekeliling. >>> -- >>> Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "GELORA45" di Google >>> Grup. >>> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, >>> kirim email ke [email protected]. >>> Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi >>> https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/CAG8taviVxRE6UB0WJBZ%2Bg88ivbe6Jk7Ri90m_9G-vVPmQbpvOg%40mail.gmail.com >>> <https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/CAG8taviVxRE6UB0WJBZ%2Bg88ivbe6Jk7Ri90m_9G-vVPmQbpvOg%40mail.gmail.com?utm_medium=email&utm_source=footer> >>> . >>> >>> -- >>> Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "GELORA45" di Google >>> Grup. >>> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, >>> kirim email ke [email protected]. >>> Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi >>> >>> https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/6F683479C49C47D0BDA08F8689818C38%40A10Live >>> <https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/6F683479C49C47D0BDA08F8689818C38%40A10Live?utm_medium=email&utm_source=footer> >>> . >>> >>> -- >>> Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "GELORA45" di Google >>> Grup. >>> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, >>> kirim email ke [email protected]. >>> Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi >>> https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/541643557.3536952.1607429226764%40mail.yahoo.com >>> <https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/541643557.3536952.1607429226764%40mail.yahoo.com?utm_medium=email&utm_source=footer> >>> . >>> >> -- > Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "GELORA45" di Google Grup. > Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, > kirim email ke [email protected]. > Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi > https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/AEA7F99BCCEA410B918673E896BEB705%40A10Live > <https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/AEA7F99BCCEA410B918673E896BEB705%40A10Live?utm_medium=email&utm_source=footer> > . > -- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/CAGjSX2AHQpvqYnK8M5Ra_4hSyzd8-59wFUo%2BfytvGZ9V5gzLTg%40mail.gmail.com.
