Rocky Gerung Bandingkan Kasus FPI dengan Dua Eks Menteri Korupsi

“Apakah FPI tidak berketuhanan yang maha esa?”
Laporan: Deni Muhtarudin -
Minggu, 3 Januari, 2021 / 10:02 WIB
https://monitor.co.id/2021/01/03/roger-bandingkan-kasus-fpi-dengan-dua-eks-menteri-korupsi/

MONITOR, Jakarta – Pengamat Sosial dan Politik, Rocky Gerung, menilai
bahwa tidak ada yang salah apabila publik membandingkan kasus
pelarangan pembubaran Front Pembela Islam (FPI) oleh pemerintah dengan
kasus dugaan korupsi yang menjerat mantan Menteri Kelautan dan
Perikanan Edhy Prabowo dan Menteri Sosial Juliari P. Batubara.

Pasalnya, Rocky menjelaskan, publik menganggap landasan hukum yang
digunakan pemerintah dalam melarang dan membubarkan FPI karena dianggap
bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945 hingga dinyatakan sebagai
ormas terlarang tidak masuk akal.

Sedangkan, menurut Rocky, dua menteri yang terjerat kasus korupsi di
atas yang masing-masing berasal dari Partai Gerindra dan PDI Perjuangan
itu jelas-jelas telah mengangkangi Pancasila serta UUD 1945 harusnya
lebih mendapat perhatian serius dari pemerintah ketimbang FPI.

“Itu yang menyebabkan orang mikir kok enggak adil?. Partai-partai
politik yang koruptor itu justru yang memecah belah bangsa, memecah
belah keadilan. Kok bukan mereka yang dibubarin? Kan itu logika publik
gampang aja hal semacam itu,” ungkapnya saat berbincang dengan Wartawan
FNN Senior Hersubeno Arief dalam kanal Youtube Rocky Gerung Official
seperti dikutip pada Minggu (3/1/2021).

Namun, Rocky yakin, pemerintah akan berkilah dan menyebut bahwa antara
kasus FPI dan kasus dua menteri yang terjerat korupsi itu lain soal.
Meskipun, Rocky menegaskan, kasus menteri korupsi justru lebih
prioritas dibanding mengurusi FPI.

“Kan disebutin dasar pembubaran FPI adalah karena FPI bertentangan
dengan Pancasila. Sila mana? Sila pertama, apakah FPI tidak
berketuhanan yang maha esa? Sila kedua, kemanusiaan yang adil dan
beradab, apakah FPI tidak membantu proses-proses kemanusiaan bencana
segala macam. Sila kelima keadilan sosial bagi seluruh rakyat
Indonesia, apakah FPI tidak membagi-bagi bansos hasil sumbangan mereka
sendiri?,” ujarnya.

Pria yang kini akrab disapa Roger itu pun meminta pemerintah
menunjukkan dan menjelaskan Sila mana yang telah dilanggar oleh FPI.

“Jadi kan mesti ditunjukkan. Kalau tidak sesuai dengan Pancasila yang
mana?,” katanya.

-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/20210104160248.429cfe13%40lilik-ThinkPad-T420s.

Reply via email to