*Yang bersangkutan bisa mengatakan saya tidak mau melanggar undang-undang, tetapi karena dikehendaki rakayat maka untuk memenuhi kehendak rakyat maka saya mencalongkan diri lagi. Suara rakyat adalah suara Tuhan. Saya tidak mau melanggar kehendak Tuhan. hehehehe*
On Tue, Jun 22, 2021 at 7:38 PM 'j.gedearka' via GELORA45 < [email protected]> wrote: > > > > https://mediaindonesia.com/podiums/detail_podiums/2179-bila-rakyat-menghendaki-presiden-tiga-periode > > > > Selasa 22 Juni 2021, 05:00 WIB > > Bila Rakyat Menghendaki Presiden Tiga Periode > > Usman Kansong Dewan Redaksi Media Group | Editorial > > Bila Rakyat Menghendaki Presiden Tiga Periode MI/Ebet Usman Kansong > Dewan Redaksi Media Group. RAKYAT kiranya satu mantra politik. Demokrasi, > katanya, ialah pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat, untuk rakyat. > Populisme di berbagai belahan dunia mengatasnamakan rakyat. Parlemen, > katanya, merepresentasikan rakyat. Sebagai jargon politik, rakyat kiranya > korban klaim elite. Dalam demokrasi, yang dimaksud rakyat ialah rakyat > kebanyakan, sebagian besar rakyat, mayoritas rakyat; suara rakyat > kebanyakan diklaim serupa suara seluruh rakyat. Dalam populisme, rakyat > dianggap entitas homogen; populisme tak ubahnya peopleism, rakyatisme. DPR > senantiasa mengklaim mewakili rakyat, meski sering kali kebijakan dan > perilakunya jauh dari kehendak rakyat. Presiden tiga periode yang kini baru > sebatas wacana, katanya, juga atas kehendak rakyat. Baiklah, kita lihat > apakah presiden tiga periode sungguh-sungguh suara rakyat atau sekadar > klaim. Kehendak rakyat bisa dipotret dari survei dan dari hitung-hitungan > di atas kertas suara wakil rakyat di parlemen. Survei Saiful Mujani > Research & Consulting menyebutkan 74% rakyat menghendaki aturan yang > mengatur masa jabatan presiden maksimal dua periode tetap dipertahankan. > Itu artinya, bila kita pakai makna rakyat sebagai mayoritas rakyat serupa > dalam demokrasi, rakyat tidak menghendaki presiden tiga periode. Akan > tetapi, rakyat yang tidak setuju Presiden Jokowi mencalonkan diri sebagai > presiden untuk ketiga kalinya, sebesar 52%. Ketika disodorkan nama Jokowi > untuk kembali menjadi calon presiden pada 2024, jawaban para pendukung > presiden dua periode goyah. Itu artinya, Jokowi masih memiliki pengaruh > yang kuat terhadap rakyat. Rakyat yang setuju Jokowi menjabat presiden 3 > periode sebanyak 40,2%. Sejumlah 6,9% tidak menjawab. Bila konstitusi > diamandemen dan memungkinkan presiden menjabat tiga periode, lalu Jokowi > dicalonkan kembali, peluangnya dipilih rakyat untuk ketiga kalinya memang > sangat besar. Survei lembaga KedaiKOPI menemukan nama Presiden Joko Widodo > mendapat elektabilitas teratas calon presiden 2024. Di atas kertas, > amendemen kelima konstitusi sangat mungkin kesampaian. Amendemen diusulkan > sepertiga jumlah anggota MPR. MPR selanjutnya bersidang dan harus dihadiri > minimal dua per tiga anggota. Amendemen harus mendapat persetujuan 50% plus > satu anggota parlemen. Melihat komposisi anggota parlemen yang sebagian > besar anggota partai koalisi pendukung Presiden Jokowi, kun faya kun, > jadilah amendemen kelima konstitusi. Itu artinya rakyat yang diklaim > direpresentasikan parlemen setuju presiden (Jokowi) tiga periode. Itu > dengan asumsi amendemen mengizinkan seseorang menjadi presiden tiga periode > berturut-turut. Konstitusi sejumlah negara, misalnya Iran dan Tanjung Verde > di Afrika Barat, mengatur presiden boleh menjabat tiga periode, dengan dua > periode berturut-turut dan satu periode berikutnya harus melalui jeda > minimal satu periode. Bila amendemen konstitusi mengatur masa jabatan > presiden serupa di kedua negara, yang bisa mencalonkan atau dicalonkan > sebagai presiden 2024 ialah Susilo Bambang Yudhoyono. Namun, bila amendemen > mengatur presiden bisa menjabat tiga periode berturut-turut, Jokowi, SBY, > juga Megawati yang baru satu periode menjabat, bisa mencalonkan atau > dicalonkan menjadi Presiden 2024-2029. Namun, bila amendemen kesampaian, ia > kiranya mengatur presiden boleh menjabat tiga periode berturut-turut. > Deklarasi relawan Jokowi-Prabowo 2024 kiranya mengindikasikan itu. Itulah > sebabnya Presiden Jokowi kembali meresponsnya dengan mengatakan wacana itu > ingin menampar mukanya, mencari muka, meski dia sudah punya muka dan > menjerumuskannya. Konstitusi bukan kitab suci. Konstitusi boleh diamendemen > berkali-kali. Kita sudah melakukan amendemen keempat. Amerika tercatat 27 > kali mengamendemen konstitusinya. Namun, agar tidak ada kesenjangan antara > suara rakyat kebanyakan dengan suara parlemen, supaya kehendak rakyat tidak > sekadar klaim, wakil rakyat sepantasnya menyesuaikan suara mereka dengan > suara rakyat hasil survei bila ingin mengamendemen konstitusi. Survei > menggambarkan kenyataan suara rakyat. Parlemen juga mesti turun langsung ke > lapangan menjaring suara rakyat sesungguhnya. Terus terang, kita khawatir > ‘rakyat menghendaki presiden tiga periode’ sebatas klaim. Pak Harto setiap > menjelang periode baru kepresidenannya senantiasa mengucapkan mantra > politik ‘bila rakyat menghendaki’ dan dia menjadi presiden selama 32 tahun. > Pak Harto mengklaim kepresidenannya yang berlangsung berperiode-periode itu > atas kehendak rakyat, bukan atas kehendak dirinya atau elite di sekitarnya. > Reformasi yang merupakan suara autentik rakyat hadir untuk mengoreksinya > melalui amendemen konstitusi yang mengatur masa jabatan presiden dibatasi > dua periode. > > Sumber: > https://mediaindonesia.com/podiums/detail_podiums/2179-bila-rakyat-menghendaki-presiden-tiga-periode > > > > > > -- > Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari > Google Grup. > Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, > kirim email ke [email protected]. > Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi > https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/20210622193847.6e9dc0e360d6dd201fd97af6%40upcmail.nl > . > -- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/CAGjSX2CawsUV52DP8NpH2G2GrqeQN3oOwHKgQwpac1-ysqW0Vg%40mail.gmail.com.
