Tokoh Mancanegara Menilai Tinggi Prestasi PKT Selama Seratus Tahun Ini
2021-07-06 15:05:28  
http://indonesian.cri.cn/20210706/4bb78900-5f79-2e6e-6014-f369fda45505.htmlDalam
 wawancara China Media Group(CMG), politikus dan ilmuwan berbagai negara 
beramai-ramai menilai tinggi pidato Sekjen Komite Sentral Partai Komunis 
Tiongkok (PKT) Xi Jinping di depan Upacara Perayaan HUT ke-100 PKT dan memuji 
prestasi luar biasa yang dicapai PKT selama satu abad ini.



Ketua Asosiasi Persahabatan Laos-Tiongkok Khammany Inthirath menyatakan, pidato 
Presiden Xi tentang “Rakyat Tiongkok mutlak menolak pemerasan, penindasan 
ataupun perbudakan dari kekuatan asing” telah memberikan kesan mendalam 
kepadanya. Dalam pergaulannya dengan Tiongkok, dirinya merasa rakyat Tiongkok 
sangat mencintai perdamaian dan bangga pada bangsanya. Inisiatif “Sabuk dan 
Jalan” yang diajukan Sekjen Xi telah mendatangkan kepentingan yang 
sungguh-sungguh kepada berbagai negara di dunia, dan cetak biru pembentukan 
“Komunitas Senasib Manusia” pun didukung luas masyarakat internasional.



Ketua Partai Buruh dan Petani Nepal Narayan Man Bijukche Rohit menyatakan, 
pidato Sekjen Xi di depan perayaan HUT ke-100 PKT sangat menginspirasikan. 
Sebagai negara sahabat Tiongkok, Nepal merasa gembira dan bangga pada prestasi 
Tiongkok dan PKT. Dia mengatakan, Tiongkok sedang melangkah menuju perwujudan 
target seratus tahun ke-2, di bawah proses tersebut, inisiatif “Sabuk dan 
Jalan” yang dianjurkan Presiden Xi akan mendatangkan banyak peluang pembangunan 
kepada negara-negara di dunia.



Duta Besar Nigeria untuk Tiongkok Baba Ahmad Jidda dalam wawancara menilai 
tinggi sistem pembangunan organ serta sistem penataran kader PKT. Dubes 
tersebut menyatakan, setiap parpol di dunia seharusnya melayani rakyat, 
sedangkan kinerja PKT dalam bidang ini sangat menonjol .



Ahli India dari Universitas Bahasa Asing Beijing (BFSU) Kumar Singh pernah 
berkunjung ke banyak tempat di Tiongkok. Dia mencatat bahwa kebutuhan pokok 
kehidupan sehari-hari termasuk pasokan air, listrik dan fasilitas lalu lintas 
di daerah terpencil Tiongkok telah terjamin. Pada awal reformasi dan 
keterbukaan, PKT mengajukan pembangunan masyarakat sejahtera moderat, dan saat 
ini PKT telah menepati janjinya. Dia berpendapat, sekarang Tiongkok telah 
memasuki sebuah tahap pembangunan yang lebih tinggi, dan hal ini terutama 
berkat kepemimpinan PKT.



Intrik Menghasut Perpecahan Hubungan PKT dengan Rakyat Tiongkok Pasti Gagal!
2021-07-06 11:01:35  
http://indonesian.cri.cn/20210706/8192155d-f622-da45-e738-2694bf91b408.html“Niat
 apapun yang ingin memecahkan hubungan PKT dengan rakyat Tiongkok itu pasti 
gagal dan akan menimbulkan perlawanan! 95 juta lebih anggota PKT tak akan 
setuju! 1,4 miliar rakyat Tiongkok tak akan setuju!” Dalam upacara perayaan HUT 
ke-100 PKT, Sekretaris Jenderal Komite Sentaral PKT Xi Jinping memberikan 
pernyataan tegas.

Untuk memahami PKT, harus mengenal hubungan mendarah-daging antara PKT dengan 
rakyat Tiongkok. Mengenang kembali riwayat perjuangan PKT selama seratus tahun, 
tak sulit untuk memahami mengapa perkataan pemimpin tertinggi PKT tersebut 
begitu tegas dan meyakinkan.

Dilihat dari sifat partai, sifat mewakili rakyat adalah warna dasar  PKT yang 
paling nyata dan juga merupakan tanda penting perbedaan partai politik Marxisme 
dengan partai politik lain. Sejak didirikan, PKT sudah bersumpah akan 
memprioritaskan kepentingan rakyat pada waktu kapan pun. PKT tak mempunyai 
kepentingan sendiri yang khusus.

Selama seratus tahun ini, PKT mempersatukan dan memimpin rakyat mendirikan RRT, 
mengadakan pembangunan sosialis, melakukan reformasi dan keterbukaan, 
merampungkan pembentukan masyarakat sejahtera moderat secara menyeluruh dan 
menuju target makmur bersama. Tujuan fundamentalnya ialah terus memenuhi 
keinginan rakyat untuk mendambakan kehidupan yang indah dan menempuh kehidupan 
yang bahagia.

Selama seratus tahun ini, melalui ujian berbagai periode revolusi, pembangunan 
dan reformasi Tiongkok, PKT dan rakyat Tiongkok telah menjalin hubungan yang 
erat.

PKT selalu memandang dambaan rakyat terhadap kehidupan indah sebagai target 
perjuangannya dari generasi ke generasi. Sementara itu, PKT juga yakin bahwa 
rakyat adalah pencipta sejarah dan pahlawan sejati. “Negara adalah rakyat, 
rakyat adalah negara”. Inilah kesimpulan mendalam proses perjuangan PKT selama 
seratus tahun ini.


-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/43884A80A3A243C3A3EAD74F9CB069AC%40A10Live.

Reply via email to