Kalau keadaan pasar stabil....tidak perpengaruh oleh sosiopolitik....ekonomi 
stabil...Pertambangan kerjasama menginginkan keadaan politik yang 
stabil....karena keuntungan bari bisa diraih setelah 20-30 tahun...Pembagian 
keuntungan seperti minyak Bumi tidak langsung 51-49.....bertahap..Pejabat 
Indonesia yang ilmu ekonominya dapet nyontek...mau bersaing dengan ekonom yang 
punya noble price....dan accounting yang menangani miyar-Triliun dollar....
Kata Duterte....we are committing suicide to go to war with China..
Udah bodoh sombong pula....

Sent from Rogers Yahoo Mail on Android 
 
  On Thu., Jul. 29, 2021 at 8:55 p.m., Chan CT<[email protected]> wrote:   
Lhooo, ... kenyataan yang terjadi didunia ini dan tidak terbantahkan, adalah 
“AMERICAN TRAP!” Bagaimana AS secara keji menggempur hancur pengusaha besar 
yang menjadi sangian beratnya, dari Alstom di Perancis, lalu Toshiba dan 
terakhir setelah menggempur ZhongXing yang tidak bisa melawan dan mereka gempur 
Huawei yang melawan sampai sekarang ini, ... nampaknya AS kena batunya! 
Setidaknya, AS sendiri, khususnya perusahaan Chip sangat dirugikan dengan 
kehilangan pembeli Huawei yang sangat besar itu! Masalah pembagian keuntungan, 
saya yakin saat menandatangani perjanjian penanaman modal sudah dibicarakan 
baik-baik yang bisa diterima semua pihak, kecuali pejabat Indonesia yang korup 
tidak pedulikan kepentingan bangsa dan rakyatnya sendiri, ...! Atau mungkin 
ditahun-tahun awal produksi karena modal sepenuhnya dari Tiongkok, jadi 
keuntungan lebih banyak untuk mengembalikan modal lebih dahulu, baru entah 
ditahun keberapa dibalik keuntungan lebih besar untuk pihak Indonesia?! Bagi 
saya, diatas segalanya yang harus direbut adalah kemampuan mengerjakan sendiri 
secepat mungkin! Jangan lewatkan kesempatan BELAJAR mengerjakan sendiri, ...!   
From: BILLY GUNADIE Sent: Friday, July 30, 2021 4:43 AMTo: [email protected] 
; GELORA45_In Subject: Re: [GELORA45] Re: 90% untuk China, Sisanya Indonesia, 
Puasa-Covid-19 Apa Hubungannya dan Bukan Bantuan Pemerintah Memangnya si Cina 
itu mau nge- Bom..Kalu ga setuju 10%...? Iraq mengusir perusahaan minyak 
asing...Sadam Di gantung..Afghanistan...Ga memberi Izin pipa minyak lewat 
kawasanya...Di Bom... Sukarno tidak mau modal asing....G30S .3 juta Di bantai 
bangsa sendiri...

Sent from Rogers Yahoo Mail on Android 
  On Tue., Jul. 27, 2021 at 8:33 p.m., Chan CT <[email protected]> wrote:    
  Entah bagaimana dan sampai dimana kebenaran pernyataan Faisal Basri didepan 
acara video Refly Harun dibawah ini,  90% PERSEN KEUNTUNGAN NIKEL KITA DIAMBIL 
CHINA! KITA CUMA DAPAT 10 PERSEN!!  Namun, saya menjadi lebih tertarik dengan 
perbandingan keuntungan RI setelah dikatakan berhasil membeli 51% saham Free 
Port, karena pembelian saham dari hutang, ... hasil keuntungan yang didapatkan 
ternyata TIDAK CUKUP untuk bayar hutang, dan entah untuk berapa tahun kedepan!  
 Jadi, ... sangat jelas menunjukkan KESADARAN BANGSA untuk TEGAK BERDIKARI 
masih sangat BUTUUUUT! Kenapa TIDAK menitik beratkan usaha BELAJAR untuk 
belajar menguasai dan mengerjakan sendiri, tapi melulu berusaha menarik 
keuntungan lebih besar bagi segelintir pejabat bersama kroni2nya saja? Lha, 
penjualan hasil produksi baja-antikarat saja harus melalui calo/agen dan tidak 
bisa langsung pada pembeli. Artinya pemerintah harus beri untung calo/agen itu! 
  Tapi, pernyataan Faisal, dengan data 3 ribuan/hari TKA-Cina masuk ke 
Indonesia dan diperuntukkan BUKAN tenaga ahli, ... patut menjadi pertanyaan, 
sekalipun untuk menghindari keharusan membayar US$100 bagi TKA?! Bukankah 
tempohari ada yang membandingkan gaji TKA-Cina setidaknya 4X lebih tinggi, 
karyawan lokal cukup dibayar sekitar Rp.4juta - 10juta/bln, sedang TKA-Cina 
Rp.15juta - 40juta/bln, mengapa perusahaan tetap saja harus gunakan TKA-Cina 
yang bisa dikerjakan buruh setempat yang jauh lebih murah? Kalaupun ada 
TKA-Cina yang mau dibayar Rp.5 juta/bln saja, PASTI akan kesulitan dapatkan 
orang di Tiongkok yang mau, tetap lebih mahal daripada buruh lokal, kenapa 
harus menerjang UU TKA, dan kalau tertangkap TKA dideportasi dan kena didenda, 
... sungguh tidak masuk akal! Kecuali kenyataan buruh/karyawan TKA-Cina itu 
betul-betul dibutuhkan karena buruh/karyawan lokal BELUM bisa mengerjakannya! 
Itupula sebab di smelter Nikel Morowali itu, ada pendidikan dan kursus bagi 
karyawan lokal sebelum mereka masuk kerja, ...     -----原始郵件-----  From: Lusi 
D.  Sent: Wednesday, July 28, 2021 5:24 AM  To: nasional-list ; GELORA45_In ; 
chalik.hamid  Subject: [GELORA45] 90% untuk China, Sisanya Indonesia, 
Puasa-Covid-19 Apa Hubungannya dan Bukan Bantuan Pemerintah    1. 90% PERSEN 
KEUNTUNGAN NIKEL KITA DIAMBIL CHINA! KITA CUMA DAPAT 10 PERSEN!!  
https://www.youtube.com/watch?v=99WY6DXqrzs   2. APA HUBUNGAN PUASA DAN 
COVID-19? AKHIRNYA ADA DOKTER BICARA INI !! Deddy Corbuzier 
https://www.youtube.com/watch?v=zV_eGjZOGcM   3. BUKAN BANTUAN PEMERINTAH - 
Nasi Bungkus Gratis dari Warga https://www.youtube.com/watch?v=7wmKUczIZW0   -- 
 Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, 
kirim email ke [email protected]. Untuk melihat diskusi 
ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/20210727232419.79c9a84e%40lilik-ThinkPad-T420s.--
 
Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "GELORA45" di Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/97713997E1F24FA88EF637294622FDF1%40A10Live.

  

-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/659321235.748908.1627611600353%40mail.yahoo.com.

Reply via email to