BRIN: HUT ke-76 RI ditandai dengan sejarah riset dan inovasi Indonesia
 Selasa, 17 Agustus 2021 09:03 
WIBhttps://www.antaranews.com/berita/2331938/brin-hut-ke-76-ri-ditandai-dengan-sejarah-riset-dan-inovasi-indonesia

 
Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Laksana Tri Handoko. 
(ANTARA/Martha Herlinawati Simanjuntak)

Jakarta (ANTARA) - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengatakan 
peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 Republik Indonesia ditandai dengan 
tonggak sejarah riset dan inovasi Indonesia melalui pembentukan BRIN.

"Peringatan Kemerdekaan RI tahun ini sangat spesial untuk BRIN, karena tahun 
ini merupakan tahun awal pembentukan BRIN yang diharapkan membuat perubahan 
besar manajemen dan ekosistem riset dan inovasi di Indonesia. Tahun ini adalah 
milestone (tonggak sejarah) riset dan inovasi Indonesia," kata Kepala BRIN 
Laksana Tri Handoko saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Selasa.

Oleh karena itu, Handoko menuturkan BRIN yang dibentuk pada 28 April 2021 harus 
mampu menunjukkan tugas yang telah diamanatkan, yakni eksekusi segera integrasi 
lembaga penelitian dan pengembangan di kementerian/lembaga.

Selain itu, dengan integrasi sumber daya riset tersebut, BRIN mampu menjadi 
fasilitator dan pengungkit bagi seluruh pemangku kepentingan untuk masuk ke 
aktivitas riset tanpa investasi yang besar dan risiko yang seminimal mungkin.

Menurut Handoko, riset adalah kunci bagi masa depan ekonomi Indonesia untuk 
menjadi negara maju dan tidak masuk dalam jebakan negara berpendapatan menengah.

Untuk itu, BRIN siap menjadi pengungkit utama untuk mendukung peningkatan nilai 
tambah bagi berbagai produk barang dan jasa berbasis riset.

Ia mengajak seluruh komunitas riset dan periset Indonesia untuk bersama-sama 
memperbaiki ekosistem riset di Indonesia yang masih jauh dari ideal, yang masih 
berkutat dengan masalah rendahnya critical mass terkait sumber daya riset yang 
meliputi manusia unggul, infrastruktur dan anggaran.

"Kita harus berani menatap masa depan tanpa dibebani dengan sejarah masa lalu, 
harus berani melakukan perubahan besar demi meningkatkan kapasitas dan 
kompetensi riset di Indonesia untuk menghasilkan berbagai invensi dan inovasi 
yang berdaya saing global," ujar Handoko.

Sesuai arahan dari Presiden Jokowi, BRIN akan fokus pada riset untuk mendukung 
ekonomi digital, ekonomi hijau dan ekonomi biru yang berbasis pada sumber daya 
alam lokal dan keanekaragaman hayati, geografis dan seni budaya)yang sudah 
dimiliki dan menjadi daya saing lokal Indonesia secara global.

Dengan demikian, kata Handoko, Indonesia akan lebih mampu berkompetisi dan 
merebut kesempatan. 
Pewarta: Martha Herlinawati Simanjuntak
Editor: Masuki M. Astro

-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/FC69464FA8BB4481A38E8A2DE56970EE%40A10Live.

Reply via email to