Satu Pun Tak Boleh Tertinggal 2021-08-20 17:05:47 http://indonesian.cri.cn/20210820/838df543-92ea-1b7d-540b-cb0d7f75f6e5.htmlTiongkok telah sukses menyelesaikan masalah kemiskinan absolut, dan membangun masyarakat sejahtera yang menyeluruh pada tahun 2021. Pembangunan masyarakat sejahtera yang menyeluruh, tidak boleh kurang seorang pun. Bagaimana mengentaskan kemiskinan, khususnya bagi rakyat etnis minoritas yang tinggal di daerah pegunungan, dan menuju ke jalan berkembang dan makmur bersama, ini selalu menjadi pikiran Xi Jinping, sebagai pemimpin tertinggi PKT dan negara.
Kecamatan Dulong Jiang terletak di Kabupaten Gongshan, Provinsi Yunnan, dianggap sebagai daerah pegunungan terpencil di Tiongkok dan disebut sebagai “tempat yang terlalu miskin”. Etnis Dulong adalah salah satu etnis minoritas yang populasinya paling sedikit di Tiongkok. Sebelum tahun baru 2014, sejumlah kader setempat menulis surat kepada Xi Jinping untuk melaporkan kabar yang menggembirakan, yaitu terowongan jalan Dulong Jiang yang akan diresmikan, dan mendapat surat ucapan selamat dari Presiden Xi Jinping. Ketika mengadakan inspeksi di Yunnan pada 2015, Xi Jinping secara khusus mengundang penduduk etnis Dulong sebagai tamunya. Xi Jinping menunjukkan, populasi etnis Dulong tidak banyak, hanya terdapat 6.900 lebih orang, namun tetap adalah salah satu anggota keluarga bangsa Tionghoa yang setara. Kita semua bertanggung jawab atas misi mulia, yaitu merealisasi kejayaan kembali bangsa Tionghoa dan impian Tiongkok, satu etnis pun tidak boleh kurang, semuanya harus mewujudkan masyarakat sejahtera. PKT memperhatikan pembangunan berbagai etnis, rakyat seluruh negeri harus bersama-sama menempuh jalan menuju ke masyarakat sejahtera yang menyeluruh. PKT dan pemerintah selalu memperhatikan dan mendukung rakyat. Pada paro pertama tahun 2019, 3 etnis “transisi langsung etnis” (istilah umum untuk beberapa etnis minoritas yang secara langsung bertransisi dari masyarakat primitif atau masyarakat budak ke masyarakat sosialis dengan dukungan pemerintah setelah berdirinya RRT) Yunnan diumumkan secara resmi mewujudkan pengentasan kemiskinan secara menyeluruh. Presiden Xi Jinping sekali lagi menulis surat kepada rakyat etnis Dulong pada 10 April 2019 untuk menyatakan ucapan selamat kepada etnis Dulong yang secara komprehensif mewujudkan pengentasan kemiskinan, dan mengajak mereka terus berjuang untuk kehidupan yang lebih bahagia dan indah. Pada April 2014, dalam perjalanan ke Xinjiang sesudah Kongres Nasional PKT ke-18, Xi Jinping melakukan inspeksi di Kashgar bagian selatan Xinjiang. Ketika mengunjungi keluarga etnis Uighur Abudukeyomu Rouzi, Xi Jinping mengunjungi kamar, dapur, kandang domba, kebun buah dan mesin pertaniannya untuk mengenal kehidupan mereka. Xi Jinping menyatakan, kunjungannya kali ini khusus untuk menginspeksi apakah kebijakan patronase Komite Pusat PKT telah dilaksanakan secara tuntas dan sesuai dengan keinginan rakyat. Semua kebijakan PKT harus dilaksanakan sesuai dengan keinginan dan kepentingan rakyat. Etnis Hezhe juga adalah salah satu etnis minoritas Tiongkok yang populasinya sedikit, mereka yang bermukim di bagian timur laut Tiongkok hidup dengan memancing dari generasi ke generasi. Pada Mei 2016, ketika menginspeksi Provinsi Heilongjiang, Presiden Xi mengunjungi Desa Bacha yang ditinggali oleh Etnis Hezhe dengan berkendaraan selama satu jam dalam cuaca hujan. Xi Jinping menyatakan, ini merupakan pertama kalinya ia mengunjungi desa yang ditinggali oleh Etnis Hezhe. Dirinya memperhatikan setiap etnis minoritas. Semua etnis harus erat bersatu seperti biji delima, bersatu padu merealisasi pembangunan dan maju bersama dalam jalan menuju ke kejayaan kembali bangsa Tionghoa. Ketika masih bekerja di pemerintahan daerah, Xi Jinping juga sangat memperhatikan perkembangan daerah etnis minoritas. Pada April 1997, sebagai Wakil Ketua Komite PKT Provinsi Fujian merangkap Ketua Tim Pemimpin Bantuan Ningxia, Xi Jinping mengunjungi Daerah Otonom Etnis Hui Ningxia dan mengusulkan mendirikan proyek kerja sama pengentasan kemiskinan Desa Minning. Pada Juli 2016, Xin Jinping kembali mengunjungi Ningxia. Selama 20 tahun, Desa Minning yang hanya terdapat 8.000 imigran miskin pada masa lalu telah berkembang menjadi Kecamatan Minning yang mempunyai populasi lebih dari 60 ribu orang, gurun gobi juga berubah menjadi kecamatan percontohan imigrasi ekologi modern. Ketika menyaksikan perubahan luar biasa yang terjadi di Minning, Xi Jinping menyatakan, selama 20 tahun, Desa Minning telah berkembang menjadi Kecamatan Minning, pendapatan masyarakat juga bertambah dari 500 yuan hingga kini 10 ribu yuan lebih. Melihat kehidupan masyarakat sekarang, dirinya sangat gembira. Semoga kehidupan semua rakyat semakin baik, dan target pengentasan kemiskinan Ningxia dapat segera terwujud. Pada April 2019, ketika melakukan inspeksi di Chongqing, Xi Jinping secara khusus mengunjungi Kabupaten Otonom Etnis Tujia Shizhu yang terletak di dalam daerah pegunungan terpencil. Xi Jinping menyatakan, kunci untuk merealisasi masyarakat sejahtera bergantung pada rakyat, dan yang paling penting ialah, pekerjaan pengentasan kemiskinan. Sekarang masalah sandang pangan rakyat telah terselesaikan, akses pendidikan, pengobatan pokok dan ketahanan perumahan memiliki jaminan. Kebahagiaan terwujud dari perjuangan. “Kalian semua sedang berjuang, ini sangat bagus!” Kata Xi Jinping. -- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/2489D7DF23654494845997047CD37C01%40A10Live.
