Wang Yi: 
Tiongkok Menyambut Prakarsa Kerjasama Yang Sungguh-sungguh Menguntungkan 
Perkembangan Berbagai Negara
2021-12-19 11:19:21  
http://indonesian.cri.cn/20211219/5a823406-f6d4-4343-8e4b-abb64de1d9dc.html

Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi menghadiri Sidang Tahunan 2021 Komite 
Konsultasi Forum Puncak Kerja Sama Internasional “Sabuk dan Jalan” secara 
virtual di Beijing pada Jumat lalu (17/12). Dia menyatakan, sejauh ini sejumlah 
negara mengajukan prakarsa kerjasama internasional terkait infrastruktur dan 
persetujuan kerangka ekonomi regional.



Tiongkok berpendapat, bagaimana menentukan berbagai prakarsa, kuncinya ialah 
mencari tahu apakah prakarsa tersebut mempertahankan pembangunan, keterbukaan 
dan inklusif, saling menguntungkan dan menang bersama serta berorientasi pada 
aksi. Apabila sengaja memisahkan komunitasi antar berbagai negara dan rantai 
industri dan rantai pasokan, membentuk kelompok kecil, bahkan melakukan 
perlawanan politik berdasarkan ideologi, ternyata berlawanan dengan arus  
perkembangan sejarah dan pasti akan disisihkan dalam sejarah.



Tiongkok menegaskan kembali, Tiongkok menyambut baik dan bersikap terbuka 
terhadap segala prakarsa kerjasama yang sungguh-sungguh bermanfaat untuk 
mendorong interkonektivitas, perkembangan ekonomi, perbaikan kehidupan dan 
kemajuan sosial berbagai negara, dan bersedia melakukan sinergi, kerjasama, 
untuk berkoordinasi dan membentuk kekuatan gabungan.



Wang Yi Temui Sekjen SCO Vladimir Norov yang Akan Letakkan Jabatan
2021-12-19 11:16:46  

Pada Sabtu kemarin (18/12), anggota Dewan Negara merangkap Menteri Luar Negeri 
Tiongkok Wang Yi di kota Beijing bertemu dengan sekretaris jenderal Organisasi 
Kerja Sama Shanghai (SCO) Vladimir Norov yang akan meletakkan jabatannya dan 
kembali ke Uzbekistan.

Wang Yi memuji kontribusi yang diberikan Norov untuk mengembangkan SCO dan 
meningkatkan pertukaran dan kerja sama antara SCO dengan Tiongkok selama masa 
jabatannya, diharapkan Norov akan terus memainkan peranan positif dalam usaha 
SCO dan persahabatan Tiongkok-Uzbekistan di masa depan.



Norov menilai tinggi kontribusi penting Tiongkok kepada pengembangan SCO 
sebagai negara anggota pendiri SCO, memuji inisiatif penting yang diprakarsai 
oleh presiden Xi Jinping pada KTT Dushanbe, dan berterima kasih kepada Tiongkok 
yang telah memberikan dukungan dan bantuan dalam pelaksanaan tugasnya. Norov 
mengatakan bahwa di bawah bimbingan “Semangat Shanghai”, negara-negara anggota 
SCO mempertahankan rasa saling percaya dan adil, telah membentuk suasana yang 
bersatu padu dan harmonis, serta menjadi teladan hubungan internasional yang 
baru. Daya pengaruh SCO terus meningkat, telah menjadi organisasi kerja sama 
regional terbesar di dunia. Sebagai negara ketua bergilir SCO tahun depan, 
Uzbekistan berharap agar belajar pengalaman Tiongkok dan mempersiapkan baik 
berbagai kegiatan penting seperti pertemuan pucak dan pertemuan tingkat menlu 
pada tahun mendatang.




-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/5C862DE0B94E4AFCA03906949DA8F6C7%40A10Live.

Reply via email to