Dengan Lusi saja jelas ada pertanyaan yang si agen remo dengan sadar tidak bias 
menjawabnya. Dengan saya, uih banyak sekali pertanyaan yang engkau lewati dan 
tak dijawab… Misalnya, mengapa 4 Besar dihapuskan oleh Deng Xiaoping? Apa mode 
of production yang berdominasi di China? Mengapa dihapuskan status kerja tetap? 
Mengapa dibubarkan Komune Rakyat? 
Kaum revisionis selalu bilang sekarang di china adalah tahap awal dari 
sosialisme, lantas Revolusi Nasional Demokratis itu tahap apa? Dengan 
menyalahkan Mao terlalu cepat membabat kaum kapitalis, dihidupkan dan didorong 
perkembangan kaum kapitalis. Dalih yang dipakai si Chan, seolah-olah sekarang 
ini tahap Revolusi Demokrasi baru di mana kaum kapitalis merupakan sekutu. Saya 
pernah tanya, kalua sekrang tahap RDB, siapa musuh2 revolusinya? Di zaman Mao, 
ketika memimpin RDB, musuhnya adalah kaum tuan tanah feudal, kapitalisme 
birokrat dan imperialisme. Apakah rezim Deng melawan tuan tanah feudal, 
kapitalisme birokrat dan imperialisme?? Ini tak pernah dijawab dari dulu. Sifat 
kontradiksi China sekarang dengan imperialisme AS TIDAK SAMA dengan kontradiksi 
Tiongkok dulu dengan imperialisme AS. Dulu, Tkk melawan imperialisme AS melalui 
dukungan kongkrit kepada perjuangan pembebasan nasional rakyat sedunia. 
Sekarang China melawan imp. AS karena rebutan pasar, bahan baku, ruang untuk 
penanaman modal dan pengaruh politik untuk mendapat bagian dalam dalam 
mendominasi dunia.
Pertanyaan; mengapa diubah konstitusi PKT dengan mengijinkan kaum 
kapitalis/penghisap menjadi anggota PKT? Sedangkan dulu kaum kapitalis harus 
meninggalkan praktek penghisapannya, baru bias jadi anggota PKT.. Dengan 
begitu, apakah tidak merevisi watak kelas PKT sebagai pelopor kelas buruh??

Sekarang agen remo menggunakan dalih MENGEMBANGKAN TENAGA PRODUKSI. APAKAH 
TIDAK TAHU BAHWA JUTAAN BURUH KEHILANGAN PEKERJAANNYA KETIKA PERUSAHAAN NEGARA 
DITUTUP/DIJUAL DENGAN HARGA MURAH?? APAKAH  MENGEMBANGKAN TENAGA PRODUKSI 
MELALUI PENGANGGURAN??? APAKAH 6 JUTA PENDERITA PENYAKIT PNEUMOCONIOSIS ITU 
HASIL DARI PENGEMBANGAN TENAGA PRODUKSI???

JAWAB DULU PERTANYAAN DIATAS…TO THE POINT!! JANGAN DEBAT KUSIR!!!
Sent from Mail for Windows

From: Chan CT
Sent: Friday, December 24, 2021 2:40 AM
To: GELORA45_In; Tatiana Lukman
Subject: Re: [GELORA45] demokrasi a la Chinese capitalism

Bagaimana bisa dikatakan saya TIDAK menjawab pertanyaan dengan argumentasi, 
...? Bukankah, sudah sekian puluh tahunan kita berdebat dengan masalah yang 
sama, hanya saja masing-masing mempertahankan pendapat dan pemikiran sendiri 
saja dan TIDAK juga bisa menerima dan mengerti pendapat lawan debat, ... inilah 
yang terjadi!
 
Liu-Deng mewarisi jalan Khruschov? Hehehee, ... nenek yang satu ini TIDAK 
mengikuti perjuangan faksi-faksi yang ada di Tiongkok dengan baik! Asal jeplak 
atau main fitnah saja. Bagaimana mungkin Deng yang menjadi KETUA grup teori 
mengeluarkan 9 Komentar dalam memblejeti kesalahan remo Khruschov justru 
mewarasi jalan Khruschov? Bukankah kenyataan Jalan Sosialisme Berkaraktrer 
Tiongkok yang diajukan Deng dengan tandas mempertahankan 4 prinsip (Yaitu: 1. 
Tetap Menempuh jalan sosialisme; 2. Mempertahankan Diktatur Proletariat; 3. 
Dibawah pimpinan PKT; 4. Menjunjung tinggi Marxisme-Leninisme dan Fikiran Mao 
Zedong), 4 prinsip inilah yang membedakan dengan jalan Khruchov! 
 
Yang juga patut diperhatikan, sikap Deng justru membela dan melindungi 
KEWIBAWAAN dan KEBESARAN kepemimpinan Ketua Mao saat menghadapi serangan dan 
gempuran pengkritik ekstrimis yang hendak menimpakan semua KESALAHAN dan 
menjatuhkan Mao! Akhirnya PKT berhasil melestarikan kekuasaan Diktatur 
Proletariat dan mendapatkan dukungan kuat seluruh rakyat Tiongkok! Dunia barat, 
termasuk nenek yang satu ini sejak 20an tahun yl ikut-ikutan berteriak RRT akan 
bankrut, roboh, ...! Ternyata sampai sekarang RRT dengan pimpinan PKT masih 
saja tetap tumbuh berkembang makin jaya dan sejahtera! Sebaliknya Khruschov 
bukan hanya mengkritik kesalahan, tapi juga menghitamkan dan menghujat Stalin, 
... Justru karena berpikiran ekstrim menyalahkan segalanya pada Stalin itulah 
akhirnya PKUS meluncur kejalan salah dan akhirnya ambruk dicampakan rakyatnya 
sendiri!
 
Sebenarnya saja, diawal mula menjalankan kebijakan Reformasi dan Keterbukaan 
(Gai Ge Gai Fang) kembali memperkenankan kapitalis tumbuh berkembang dan 
berlakukan ekonomi pasar, pemikiran Sosial Demokrat juga berhasil menangkan 
pemikirannya hendak secara menyeluruh berlakukan dan jalankan ekonomi pasar, 
bukan saja berkeras hendak lebih banyak dan menyeluruh merubah BUMN menjadi 
milik swasta, kapitalis perseorangan, tapi Deng bersama PKT tetap teguh dan 
berkeras mempertahankan BUMN utama yang menentukan kehidupan rakyat banyak, dan 
yang mutlak harus dipertahankan untuk peganga tali kendali ekonomi nasional!
 
Begitu juga kaum Sosial Demokrat ketika itu berhasil berlakukan ekonomi pasar 
dibidang pendidikan dan kesehatan. Artinya sekolah dan rumah sakit TIDAK lagi 
sepenuhnya ditunjang pemerintah, tapi diberlakukan HARUS menghidupi kebutuhan 
Sekolah dan RS nya sendiri, ... Yang akhirnya mengakibatkan banyak persoalan 
sosial ditengah masyarakat! Kesalahan-kesalahan yang terjadi, berangsur-angsur 
diperbaiki oleh PKT. Dan sekarang, pendidikan seluruh warga bukan hanya 
ditunjang penuh 12 tahun, tapi bagi pelajar terbaik juga bisa ditunjang penuh 
sampai menyelesaikan pelajaran di Universitas oleh negara dan koperasi-desa!
 
Yang agak menjadi sulit diseragamkan adalah masalah kesehatan, karena 
dilaksanakan berbeda-beda disetiap propvinsi, kota besar dan desa, ... Jadi, 
ada yang meneruskan gunakan jaringan asuransi-kesehatan, ada yang ditunjang 
oleh perusahaan dimana dia bekerja, ada yang ikut tergabung dengan jaminan 
penuh koperasi-desa yang sudah dibentuk! Dengan satu PRINSIP kemanusiaan, 
setiap warga sakit mutlak harus diobati lebih dahulu, ... Kepentingan dan 
keselamatan rakyat yang diutamakan! Begitulah saat pandemi Covid-19 menerpa 
Wuhan, seluruh biaya pengobatan yang dibutuhkan ditanggung pemerintah! Jadi 
sudah sepenuhnya melepaskan ketentuan pasar harus bayar lebih dahulu, baru 
diobati dan ditolong ...!
 
Segalanya harus bertolak dari kenyataan konkrit yang dihadapi, kebenaran 
ML-FMTT bagaimanapun juga harus ditrapkan sesuai dengan kondisi konkrit yang 
dihadapi dan menentukan bentuk perjuangan sesuai perubahan yang terjadi! Bentuk 
perjuangan konfrontasi melawan imperialisme AS dimasa Amerika jalankan politik 
blokade sejagad terhadap RRT, masa perang-dingin juga sudah berakhir dengan 
robohnya PKUS ditahun 1991, ... Berubah setelah Nixon terpaksa berkunjung ke 
Beijing diawal tahun 1972 dan bersalaman dengan Mao! Sepanduk dengan semboyan 
Ganyang Imperialisme AS harus ditrurunkan dan bentuk perjuangan berubah menjadi 
koeksistensi secara damai, ... Dan tentu dengan keteguhan PKT pegang 4 prinsip, 
bisa bertahan dan menangkan perjuangan mengembangkan dan memperkuat diri 
sendiri disegala bidang dengan mengalahkan monopoli dan hegemoni imperialisme 
AS didunia! Begitu juga kiranya yang dijalankan Lenin, dengan penuh keyakinan 
memenangkan perjuangan berkoeksistensi dan berlomba secara damai dengan 
perusahaan kapitalis raksasa didunia, ...
 
Nah, ... pada saat AS jalankan perang dagang 4-5 tahun terakhir ini, bukankah 
RRT juga menghadapinya dengan lincah dan kita semua bisa menyaksikan sendiri 
bagaimana RRT tetap lebih mengutamakan dan mempertahankan kepentingan rakyat 
Tiongkok sebaik mungkin! Jangan sampai rakyat dirugikan apalagi dicelakakan! 
PKT memimpin 1,4 milyar rakyat Tiongkok meneruskan perjuangan melawan 
imperialisme AS dan,... PASTI MENANG!
 
 
 
From: Tatiana Lukman 
Sent: Friday, December 24, 2021 12:07 AM
To: Chan CT ; GELORA45_In 
Subject: RE: [GELORA45] demokrasi a la Chinese capitalism
 
Ha…ha… terus menghujat nenek, tapi sama sekali tidak bias mengajukan 
argumentasi untuk membantah  kata-kata Mao sendiri dan menjawab pertanyaan saya 
to the point!! Kalau sudah menyalahkan Mao terlalu cepat membabat kaum 
kapitalis, dan mau ambil jalannya Liu-Deng yang mewarisi jalan Khrushchov, ya 
itulah jalan revisionisme!!! Siapa bilang jalan menuju sosialisme hanya satu??? 
Jalan menuju sosialisme untuk negeri-negeri setengah jajahan setengah feudal 
tidak dapat disamakan dengan jalan yang ditempuh negeri yang sudah mencapai 
kapitalisme seperti eropa!!! Tapi kalau mengaku M-L seperti yang dulu engkau 
petantang petenteng umumkan, dasar teorinya satu!! Mau jalan lain, boleh, yaitu 
jalan revisionisme!! Logis dan gampang dimengerti, nggak perlu susah-susah 
berdebat. Engkau sudah menghujat sosialismenya Mao dan menganggapnya sebagai 
perataan kemiskinan, dan mencium pantat Liu-Deng kowtow sama kaum kapitalis 
besar untuk menghisap kaum buruh migran China…
 
RBKP yang oleh kaum remo Liu-Deng dianggap kesalahan Mao justru merupakan 
sumbangan besar Mao kepada Marxisme-Leninisme!! Jelas bertolak belakangnya 
orang remo dengan orang Marxis sejati..
 
SOSIALISME TIDAK GAGAL, BAIK DI UNI SOVIET MAUPUN DI TIONGKOK, TAPI DIKHIANATI 
DAN DIKALAHKAN OLEH KAUM REVISIONIS…LEBIH MUDAH JADI REVISIONIS DARI PADA JADI 
MARXIS-LENINIS!!! 
Karena lebih mudah memelihara ideologi borjuisnya sendiri dari pada 
mengubahnya… Orang remo sudah tentu tak akan gai zao si xiang /melakukan 
pengubahan pikiran atau ideologi…
 
Ini pengertian yang diberikan Mao tentang revisionisme dan orang-orang rem:

” Revisionisme atau oportunisme kanan adalah satu aliran pikiran borjuis yang 
bahkan lebih berbahaya  dari pada dogmatisme. Kaum revisionis atau kaum 
o-portunis kanan memakai Marxisme hanya sebagai polesan di bibir dan mereka 
juga menyerang dogmatisme. Tetapi apa yang mereka serang sebenarnya ada-lah 
sari pati dari Marxisme”.

Jadi tidak mengherankan pepesan kosong si remo Chan tentang Sosialisme, 
REvolusi Oktober…
Sudah tentu orang remo tidak percaya akan terjadinya revolusi sosialis/proletar 
di Dunia…Lha wong sudah mengkhianati sari pati Marxisme, jelaslah yang 
dipercayai dan didukung adalah kapitalisme monopoli alias imperialisme China 
yang dipikirnya akan jaya terus…Logika orang remo bertolak belakang dengan 
logika orang marxis… Marxis sejati, bahkan di China sendiri, melihat tindakan 
fasis penguasa China , bahkan terhadap kaum kapitalisnya yang berani buka mulut 
dan menyaingi kaum kapitalis monopoli di PKT dan Negara penindasan dan kontrol 
semakin ketat terhadap rakyat, sebagai pencerminan betapa gugupnya penguasa 
melihat masalah-masalah social dan juga ekonomi semakin besar…Jelas hal-hal ini 
tidak ada dalam media masa propaganda penguasa yang diterompetkan oleh para 
anjing jaganya…
 
Saya extremis karena mendukung dan membela RBKPnya Mao dan ajaran-ajarannya?? 
Saya extremis radikalis karena menentang dedengkot LIU-DENG serta reforma 
kapitalisnya?? Saya extremis radikal karena anti-China imperialis yang sedang 
mempraktekkan kolonialisme di Afrika, yang bahkan kata seorang kawan, lebih 
jahat dari pada kolonialisme Belgia???  Itukah ciri-ciri orang extremis radikal 
menurut tikus remo Chan??? Wah, itu jadi kehormatan besar bagi saya!!! Kan saya 
juga sudah dihujat haus darah karena menolak setuju dengan pendapatnya yang 
memuji perwira tinggi AD… Tahu nggak, saya jadi melihat orang remo dan fanatik 
china yang mendukung kapitalisme-imperialisme China CENDERUNG LUNTUR DAN 
AKHIRNYA SECARA TAK LANGSUNG MENDUKUNG ORBA  DAN ANTI-PKI!!!!Contoh yang paling 
gamblang adalah pelana kuda , DAN SI CHAN INI TIDAK JAUH DARI POSISINYA PELANA 
KUDA!!!Dia lebih membenci saya yang katanya ‘ekstrim radikal’  dan “haus darah” 
ketimbang Soeharto dan orbanya. Betapa tidak! Saya “haus darah”, tapi sang 
perwira itu dipujinya setingg langit!!!
 

 
Sent from Mail for Windows
 
From: Chan CT
Sent: Thursday, December 23, 2021 2:28 AM
To: GELORA45_In; Tatiana Lukman
Subject: Re: [GELORA45] demokrasi a la Chinese capitalism
 
Ini nenek Tatiana BETUL-BETUL sudah menjadi ekstrimis-radikalis, ...! Didunia 
ini hanya ada satu jalan menuju SOSIALISME, tidak berani melihat kenyataan 
beraneka-ragam kondisi masyarakat dan negara-negara didunia ini, yang TIDAK 
MUNGKIN dipatok yang satu inilah model JALAN SOSIALISME yang benar! Jadi, yang 
berbeda adalah SALAH dan harus diganyang, ... bahkan disudutkan jadi satu 
dengan kapitalisme-monopoli dan imperialisme! Padahal dalam kenyataan juga 
SUDAH TIDAK mungkin didunia ini terjadi sekali lagi macam Revolusi Oktober yang 
dijalankan Lenin-Stalin, saat menggulingkan kekuasaan Tsar Rusia dan mendirikan 
Sovyet Uni, negara sosialis pertama didunia. Proletariat melancarkan 
pemberontakan di kota dan begitu merebut kemenangan membabat kapitalis! Model 
atau jalan macam begini TIDAK akan terulang dan terjadi lagi didunia, ... Dan, 
akhirnya roboh dengan sendirinya setelah lewat 70 tahun!
 
Bukankah kenyataan juga sudah membuktikan, berbeda dengan jalan yang ditempuh 
Rusia, Lenin-Stalin, Mao menemukan dan menempuh sendiri jalan menuju Sosialisme 
sesuai dengan KONDISI Tiongkok! Jalan yang ditempuh Mao di Tiongkok, bukan 
merebut kemenangan dari kota, tapi dari desa mengepung kota! Bukan dan tidak 
mungkin langsung membabat kapitalis, tapi tetap mengajak kapitalis-kapitalis 
untuk ikut serta membantu dan membangun ekonomi Tiongkok! Justru karena terjadi 
proses perjuangan membangun daerah-basis, kekuasaan rakyat didesa-desa dengan 
penuh kesulitan dan penderitaan dimasa perang melawan Jepang dan perang 
pembebasan itulah, kekuasaan Rakyat Tiongkok dibawah pimpinan PKT berhasil 
melestarikan kekuasaan dan lebih lanjut membangun Tiongkok lebih sejahtera dan 
jaya sampai sekarang ini! Disaat dunia dilanda pandemi Covid-19, negara-negara 
maju bahkan AS yang selalu membanggakan sistem kesehatan termaju didunia, 
sampai sekarang setelah lewat hampir 2 tahun dengan jatuh lebih 800 Ribu 
korbvan jiwa, BELUM juga berhasil mengatasi dan mengendalikan merebaknya 
pandemi Covid-19! TIONGOK, Republik Rakyat Tiongkok yang dimaki-maki nenek 
Tatiana ini, justru menjadi satu-satu negara didunia ini yang BERHASIL dalam 70 
hari mengatasi dan mengendalikan wabah pandemi Covid-19, ... kembali 
berangsur-angsur kerja produksi dan hidup normal! 
 
Bahwa dalam poerjalanan lebih 70 tahun, setelah Republik Rakyat Tiongkok 
ditegakkan, tidak ada yang perlu disangkal juga terjadi tidak sedikit 
riak-riak, kesalahan-kesalahan yang terjadi bahkan jatuh banyak KORBAN, ... 
Itulah proses pengenalan yang seringkali sulit dihindari! Disana-sinia terjadi 
kesalahan kebijakan sampai kebablasan sejak jalankan penyitaan tanah, penetapan 
tuan-tanah jahat, kapitalis-jahat, penipuan, perampokkan, perkosaan, ... bahkan 
muncul banyak pejabat daerah sampai pusat terjadi korupsi, TIDAK PERLU 
DISANGKAL. Adalah kenyataan yang terjadi ditengah masyarakat dalam proses 
kemajuan dan kesadaran yang tidak terhindarkan dan merupakan tantangan berat 
bagi PKT untuk mengatasi dan meneruskan tugas berat yang harus dipikul, ...!
 
Tapi, riak-riak dan kesalahan yang muncul seiring dengan setiap proses 
perkembangan itu, harus dilihat secara TEPAT sebagai yang pokok atau sekunder, 
... setiap pemimpin harus objektif melihat kenyataan yang terjadi, tidak 
membesar-besarkan keberhasilan sesuai keinginan dan harapan subjektif, juga 
sebaliknya tidak mengecilkan bahkan meniadakan kesalahan, kegagalan yang 
muncul! Bahwa kenyataan terjadi penghisapan berlebih terhadap sementara buruh, 
baik pelanggaran polusi, kerusakan limbah yang merusak kesehatan buruh, sampai 
pada jam kerja lembur yang tidak dibayar semestinya bahkan terjadi bunuh-diri, 
... Tapi, juga harus melihat dan mengakui kenyatan Pemerintah Tiongkok TIDAK 
MEMBIARKAN kesalahan2 begitu! Tetap masih bisa menangani dan mengatasi dengan 
baik, ... Begitulah kita semua bisa saksikan bersama RRT dibawah pimpinan PKT 
pandai secara objektif melihat keberhasilan dan kesalahan/kegagalan yang harus 
dikoreksi untuk majuuu terus lebih baik dan lebih cepat! Saya melihat inilah 
yang terjadi di Tiongkok, masih terus maju lebih baik, lebih sejahtera dan akan 
tumbuh menjadi negara kuat didunia!
 
Jadi, janganlah berprilaku seperti PREMAN yang dijalankan AS menjadi polisi 
dunia, lalu menggebuki negara-negara yang tidak sesuai jalankan “demokrasi”, 
“humanisme” dengan pemikirannya sendiri! Bukan saja menggebuki negara-negara 
Arab yang mengakibatkan penderitaan dan jatuh korban jutaan rakyat, ... Lalu, 
berusaha menghadang perkembangan RRT yang terus maju begitu cepat, menuduh RRT 
tidak demokratis dan melanggar HAM, tanpa segan-segan memfitnah RRT jalankan 
kerja-paksa dan genosida terhadap suku Uighur di Xinjiang! 
 
Begitu juga pandangan nenek yang satu ini tidak beda dengan semua sikap dan 
tindak-tanduk AS membuktikan dirinya SANGAT TIDAK DEMOKRATIS bahkan KEJAHATAN 
HAM-BERAT!!! Bukan saja tidak bisa menerima dan menghormati perbedaan demokrasi 
yang dijalankan bangsa dan rakyat negara lain, tapi juga tidak berhasil melihat 
kenyataan KEMAJUAN pertumbuhan jumlah suku Uighur. Berdasarkan sensus 2020, 
penduduk Uighur mencapai 25,85 juta orang meningkat 4,04 juta orang dibanding 
tahun 2010, dan ditahun 2020 juga penduduk Uighur dinyatakan sepenuhnya bebas 
dari kemiskinan-absolut! Sebaliknya suku Indian di Amerika sendiri yang 
mengalami genosida, terus menurun dan nyaris musnah, ... sungguh sangat 
memprihatinkan dan menyedihkan!
 
 
From: Tatiana Lukman 
Sent: Wednesday, December 22, 2021 9:35 PM
To: Chan CT ; GELORA45_In 
Subject: RE: [GELORA45] demokrasi a la Chinese capitalism
 
Ha…ha… pepesan kosong , MASIH MAU NGOTOT, TANPA ARGUMENTASI DAN FAKTA,  TIDAK 
MENGAKUI PERBEDAAN POKOKNYA PADA WATAK KELAS PERJUANGAN KELAS MAO DAN  KAISAR 
XI JINPING!!! Mao sudah menjawab kaum revisionis DENGAN menertawakan mereka 
yang “ menyeret langkah seperti nenek-nenek yang diikat kakinya, sehingga 
jalannya terhuyung-huyung sambal mengeluh dan berteriak ‘hei kalian jalan 
terlalu cepat’’ !!  Alasan “terlalu cepat membabat kaum kapitalis adalah dalih 
untuk menutupi keinginan kaum revisionis untuk TIDAK MEMBANGUN SOSIALISME!!!
 
Belum juga menjawab berkaitan dengan tuduhan ngawur kepada Lenin dan Stalin 
terlalu pagi membabat kapitalisme, lantas dimana bedanya dengan Revolusi 
borjuis Perancis 1789?? Apakah Lenin harus melakukan revolusi borjuis, untuk 
mengembangkan kapitalisme??? Bener-bener otak orang yang gobloknya nggak 
ketulungan si Chan ini!! Kenapa orang bilang Revolusi sosialis??? Dengan bilang 
Lenin dan stalin terlalu pagi membabat kaum kapitalis artinya si remo yang gila 
ini ingin menegasi/memungkiri dan menghujat Revolusi Oktober !!?? Wow, sungguh 
HEBAT TIKUS REMO INI yang otaknya ditaruh di pantat!!
 
Masih petentengan bilang soal melenyapkan kelas???!!!Dengan reformasi kapitalis 
Deng Xiao-ping itu ingin melenyapkan kelas??? Wong kelas borjuis yang lari ke 
Hongkong dan Taiwan pada kembali lagi menanam modalnya di Tkk daratan untuk 
menghisap dan memeras buruh Tiongkok, dimana faktanya mau menghilangkan 
kelas??? Tuh lihat 6 juta penderita pneumopconiosis, hasil nyata dan fakta dari 
cara Deng Xiaoping mengembangkan tenaga produksi melalui pembunuhan pelan-pelan 
terhadap kaum buruh!! Buruh Foxcon loncat bunuh diri…Mengapa?? OO, karena 
bahagia dengan cara Deng mengembangkan tenaga produksi?? Caranya, ya itu, 
membuat buruh sampai putus asa, sehingga hanya melihat jalan keluarnya, loncat 
bunuh diri!!!
 

Buruh penderita pneumoconiosis, penyakit akibat kerja yang paling umum. 
Diperkirakan terdapat 6 juta penderita pneumoconiosis di Tiongkok

Buruh Foxconn protes kondisi kerja tak berperikemanusiaan dengan loncat dari 
gedung pabrik
 
Negara maju belum tiba waktunya membabat kapitalis?? Apa sih tahunya si Chan 
tentang gerakan buruh/progresif di negeri-negeri maju?? Tahu nggak sih bahwa 
KAUM KAPITALIS MONOPOLI BESAR  adalah KELAS PENGUASA YANG SESUNGGUHNYA DI 
NEGERI-NEGERI MAJU YANG TELAH MENGUBAHNYA MENJADI KEKUATAN IMPERIALIS!!!  
Justru karena dunianya si agen remo ini hanya negeri leluhurnya yang dijunjung 
secara membabi buta, tidak mungkin dia tahu tentang apa yang dikerjakan oleh 
buruh dan orang progresif lainnya di negeri-negeri yang disebutnya “negeri 
maju” itu.
 
Seperti biasa, si remo chan ini selalu debat kusir. Bukannya menjawab SEMUA 
PERTANYAAN YANG SAYA AJUKAN, TAPI MENGAJUKAN MASALAH LAIN LAGI, SOAL Maju Besar 
Melompat Kedepan dan PENG TE HUAI!!!!Itu satu tema besar lain dan kalua mau 
jujur, justru menunjukkan kemunafikan Liu-Deng dan kawan-kawannya. Tapi tak mau 
saya mengikuti debat kusir agen remo ini… Jawab dulu SEMUA PERTANYAAN YANG SAYA 
AJUKAN DALAM POSTINGAN SAYA….
 
Mau tahu pendapat orang yang sangat dikenal oleh semua anggota keluarga Siauw 
tentang sosialisme dengan ciri Tkk, ketika saya kirimi fakta di Congo di mana 
orang-orang china lari tunggang langgang digebuk…??? Sangat betul sekali, 
kejahatan imperialisme Tkk mungkin melebihi kejahatan kolonialisme Belgie!!!!
 
“Ya, tingkah laku yang sama hakikinya dan malah mungkin melebihi kejahatan 
kolonialisme Belgie, neo kolonialisme Amerika , dan mencatut nama sosialisme 
yaitu Sisialisme dengan karakteristik Tiongkok”.
 
 
 
 
Sent from Mail for Windows
 
From: Chan CT
Sent: Wednesday, December 22, 2021 1:18 AM
To: Tatiana Lukman; GELORA45_In
Subject: Re: [GELORA45] demokrasi a la Chinese capitalism
 
Iyaaa, ... BETUUUL, yang menjadi perbedaan pokok BUKAN penyangkalan klas dan 
perjuangan klas, tapi KAPAN dan BAGAIMANA melenyapkan klas! Deng menganggap 
kesalahan Lenin, Stalin dan Mao TERLALU PAGI/CEPAT MEMBABAT KAPITALIS! 
PERJUANGAN RAKYAT DITINGKAT SEKARANG, dimana masyarakat masih sangat miskin, 
tenaga-produksi masih sangat terbelakang, bahkan di NEGARA-NEGARA MAJU DIDUNIA 
SEKALIPUN, juga BELUM TIBA WAKTUNYA MEMBABAT KAPITALIS,...! Tingkat perjuangan 
rakyat sekarang ini, masih harus membiarkan kapitalis tumbuh dan berkembang, 
kapitalis tetap di ikut sertakan menodorong perkembangan ekonomi nasional lebih 
cepat dan meningkatkan kesejahteraan rakyat banyak lebih dahulu! Setiap 
pemerintah yang berkuasa harus menegakkan HUKUM sebaik mungkin, cukup membatasi 
PENGHISAPAN KAPITALIS-KAPITALIS berlebihan saja! Sebaik mungkin melakukan 
keseimbangan keuntungan kapitalis yang didapatkan dengan peningkatan 
kesejahteraan rakyat banyak sesuai pertumbuhan ekonomi setiap tahun. CUKUP 
menindak tegas kapitalis nakal yang berani melanggar HUKUM termasuk penggelapan 
pajak saja, ...! Ini pertama;
 
Kedua, pertentangan klas-klas yang tajam dan antagonis tak terdamaikan itu 
TIDAK BERARTI boleh saja melupakan dan menginjak HAM seenak udelnya sendiri, 
... menghakimi sendiri TANPA MELALUI PROSES HUKUM yang ADIL! Itulah KESALAHAN 
yang banyak terjadi dimasa “Maju MELOMPAT” setelah 1958 dan puncaknya kerusuhan 
10 tahun RBKP, ... Akibatnya BANYAK JATUH KORBAN yang TIDAK DIPERLUKAN! Karena 
terjadi tindakan BRUTAL main menghakimi sendiri tanpa jalankan proses HUKUM 
dengan baik dan sebenarnya harus dihindari! Begitulah Marsekal Peng Dehuai 
jatuh korban, satu-satunya jenderal di Tiongkok yang sempat dipuji dalam puisi 
yang dibuat Mao sendiri, seorang jenderal yang ditugaskan memimpin Perang Korea 
dan berhasil mengalahkan jenderal Mc Arthur kebanggaan AS itu! Jatuh korban 
hanya karena mengajukan pendapat dan mengkritik kebijakan Komune Rakyat, lalu 
dituduh anti-sosialisme, anti-Mao dan, ... diperlakukan tidak manusia sampai 
merenggut jiwa kepahlawannya! Begitu juga dengan Liu Shaoqi dan termasuk 3 
anaknya jadi korban yang tidak seharusnya terjadi!
 
 
 
From: Tatiana Lukman 
Sent: Wednesday, December 22, 2021 4:40 AM
To: Chan CT ; 'Jonathan Goeij' via GELORA45 
Subject: RE: [GELORA45] demokrasi a la Chinese capitalism
 
Ah, bla-bla-bla pepesan kosong agen remo!!!Masalah Revolusi Demokrasi Baru dan 
Pembangunan sosialis sudah saya bahas baik dalam tulisan di Sulindo maupun 
dalam perdebatan dengan agen remo Chan. Bahkan dulu pernah si Chan ini berdebat 
dengan bung Tan Sie tik. Sama sekali tidak bias membantah argumentasi yang 
diajukan. Jelas, pada tahap RDB, borjuasi nasional bukan musuh revolusi, maka 
itu mereka yang tidak menentang RDB, dianggap sekutu. Tapi perusahaannya disita 
negara, dan mereka masih mendapat dividen. Penghisapan dibatasi melalui 
peraturan dan UU yang melindungi kaum buruh. TAPI TAHAP INI ADA AKHIRNYA, DAN 
TIONGKOK MASUK DALAM TAHAP PEMBANGUNAN SOSIALISME DI MANA KONTRADIKSI POKOK 
ADALAH ANTARA RAKYAT DENGAN KAUM BORJUASI. DISINILAH KONTRADIKSI ANTARA MAO 
DENGAN KAUM REVISIONIS LIU-DENG YANG INGIN TERUS MEMPERTAHANKAN DAN 
MENGEMBANGKAN KEPEMILIKAN TANI ATAS TANAH DENGAN MENENTANG GERAKAN KOMUNE 
RAKYAT.
 
Maka itu si Chan remo ini berkali-kali menuduh Mao TERLALU PAGI MEMBABAT KAUM 
KAPITALIS, BAHKAN LENIN-STALIN PUN DIKRITIK KARENA MEMBABAT KAUM KAPITALIS. 
MAKA SAYA TANYA, KALAU LENIN, STALIN, MAO TIDAK MEMBABAT KAUM KAPITALIS, LANTAS 
DI MANA BEDANYA REVOLUSI SOSIALIS DENGAN REVOLUSI BORJUIS PERANCIS 1789?? TAK 
PERNAH DIJAWAB OLEH CHAN!!! AYO JAWAB DULU PERTANYAAN ITU!!!!
 
Dan baca baik-baik pendapat Mao tentang kontradiksi pokok antara kelas pekerja 
dan klas borjuasi adalah kontradiksi pokok di Tiongkok, ketika Revolusi 
Demokrasi Baru sudah dianggap SELESAI PADA POKOKNYA, MAKA KELAS BORJUASI SUDAH 
MENJADI MUSUH DALAM PEMBANGUNAN SOSIALISME.
 
Pada bulan Juni 1950, setelah kemenangan Revolusi Demokrasi Baru, Mao 
mengkarakterisasi situasi sebagai berikut:” Pada akhirnya kaum borjuasi 
na-sional tidak akan ada lagi, tetapi pada tahap saat ini kita harus 
mengumpulkan mereka di sekitar kita dan tidak mendorong mereka keluar. Di satu 
pihak, kita harus berjuang menentang mereka, di lain pihak kita harus bersatu 
dengan mereka.”  (”Jangan memukul ke semua arah” PT MTT V). 
 
Dua tahun kemudian, situasi sudah begitu berubah sehingga Mao menggaris bawahi: 
”Kontradiksi antara klas pekerja dan klas borjuasi adalah kontradiksi pokok di 
Tiongkok” (Ibid,  77).
 
JAWAB DULU PERTANYAAN DIATAS ITU CHAN!!!!
 
 
Sent from Mail for Windows
 
From: Chan CT
Sent: Tuesday, December 21, 2021 1:17 AM
To: Tatiana Lukman; GELORA45_In
Subject: Re: [GELORA45] demokrasi a la Chinese capitalism
 
Pemimpin Tiongkok sejak Mao samp Xi Jinping sekarang ini TIDAK seorangpun yang 
menyangkal adanya klas dan perjuangan klas! Yang jadi masalah kapan dan 
bagaimana klas kapitalis dihilangkan! Dan yang juga menjadi penekanan dan 
penegasan sejak Mao, bagaimanapun juga kapitalis adalah juga MANUSIA normal 
yang TETAP HARUS diperlakukan secara MANUSIAWI! 
 
Sejak tahun 1945, dimana pemikiran Mao Revolusi Demokrasi Rakyat dimenangkan 
dan menjadi Garis PKT, sejak itu struktur ekonomi Tiongkok tidak hanya BUMN, 
milik negara (sebelum 1 Okt. 1949 milik Pemerintah Rakyat setiap daerah basis 
revolusioner), tapi juga mempertahankan berlakukan milik perseorangan kapitalis 
dan milik kolektif (koperasi). Struktur ekonomi macam inilah yang tetap 
diberlakukan setelah RRT didirikan 1 Oktober 1949 yang kemudian hanya 
berlakukan BUMN, milik negera sejak 1958. Dan, sejak tahun 1980 kembali 
berlakukan struktur ekonomi BUMN, milik kolektif dan milik kapitalis 
perseorangan! Dengan BUMN yang utama sebagai jaminan pemerintah tetap 
pertahakan pegang tali kendali ekonomi nasional.
 
Dimasa Mao sebenarnya juga ada kapitalis yang menjadi anggota PKT, contoh 
klasik yang diajukan Rong Yi Ren, kapitalis Shanghai yang berani dan banyak 
membantu PKT. Tentu tidak semua kapitalis bisa jadi anggota PKT, ... yang perlu 
diingat, sebagaimana manusia normal, diantara kapitalis kapitalis itu juga 
tidak sedikit yang peduli dan berani pertaruhkan jiwa mendukung gerakan 
revolusi rakyat! Bahkan Mao sendiri tidak segan-segan menyatakan, TANPA 
dukungan kapitalis revolusi Tiongkok tidak bisa menang! Lalu, apa dan dimana 
salahnya adanya kapitalis menjadi anggota PKT?
 
Tentu kalau saja kwalitas PKT berubah setelah banyak kapitalis rongsokan, 
menjadi tercocok hidung oleh klas kapitalis dan melupakan perjuangan RAKYAT 
sesungguhnya! Untuk itu, mudah saja kok, lihat saja gerak langkah yang 
dijalankan, lebih menguntungkan rakyat banyak atau segelintir kapitalis, ... 
Siapa bisa bilang DEMOKRASI RAKYAT Tiongkok hanya dinikmati borjuis? Bukankah 
kenyataan semua kapitalis TETAP bisa di disiplin dan TUNDUK melaksanakan 
kebijakan dan ketentuan pemerintah! Bukankah yang terjadi terakhir dengan Jack 
Mao, dimana pemerintah tetap saja berani membatalkan IPO Grup Semut dan 
dikenakan sanksi 2,7 milyar USdollar dengan keharusan TUNDUK lakasanakan 
ketentuan yang ada! Lalu, sikap ini membuktikan siapa tunduk pada siapa, dan 
... membela, melindungi kepentingan rakyat banyak atau kepentingan segelintir 
kapitalis???
 
From: Tatiana Lukman 
Sent: Tuesday, December 21, 2021 1:49 AM
To: Sunny ambon ; BILLY GUNADIE 
Cc: [email protected] ; GELORA45_In 
Subject: RE: [GELORA45] demokrasi a la Chinese capitalism
 
Jelas, seperti kata Mao, stempel kelas nempel di tiap pikiran, perbuatan dan 
sudah tentu semua peraturan dan Lembaga bangunan atas. Mereka yang mengikuti 
nasehat bung Karno untuk menggunakan pisau Marxisme dalam menganalisa soal-soal 
politik/sosial, mengakui hubungan dialektis antara struktur ekonomi (bangunan 
bawah) dengan bangunan atas. Maka itu bicara tentang demokrasi tanpa 
menghubungkannya dengan struktur ekonomi yang berdominasi di suatu negeri, sama 
dengan bohong. Soalnya, kaum revisionis tidak mau mengakui bahwa sistim ekonomi 
(sosialsme) pada zaman Mao sudah berubah total menjadi kapitalisme 
monopoli-imperialisme. Lihat saja kongkritnya siapa yang menikmati “demokrasi 
borjuis” di China. Bla…bla petantang petenteng bilang Demokrasi Rakyat, tapi 
nggak bisa jawab pertanyaan mengapa dihilangkan 4 Kebebasan Besar?? Soalnya 
yang masuk dalam kategori Rakyat adalah kaum bilyuner-kapitalis monopoli yang 
bersarang di PKT dan Negara, sedangkan kaum buruh dan kaum tani dianggap sampah 
dan dapat diperas/dihisap dan diengkuk-engkuk… Ah, sudah begitu banyak 
postingan diajukan selama bertahun-tahun yang memperlihatkan betapa buruh dan 
tani diperlakukan seperti “keset”, tapi kaum revisionis tak akan tergugah otak 
dan hatinya. 
 
Sent from Mail for Windows
 
From: Sunny ambon
Sent: Monday, December 20, 2021 5:17 AM
To: BILLY GUNADIE
Cc: [email protected]; Tatiana Lukman; GELORA45_In
Subject: Re: [GELORA45] demokrasi a la Chinese capitalism
 
Ada yang bilang demokrasi itu berkarakter kelas, jadi tergantung siapa yang 
berkuasa.
 
On Mon, Dec 20, 2021 at 4:11 AM BILLY GUNADIE <[email protected]> wrote:
Kalau sejarah China sudah berjalan ribuan tahun kekaisaran...
Dan behasil....bangunan..... monument...penemuan... Productivity pasar 
Dunia.....Marco Polo Terheran heran.......kenapa harus ganti metaphor  
DEMOKRASI...DARI RAYAT UNTUK PEJABAT......Modren slavery....
 
 
....
 
 
 
 
 
Sent from Rogers Yahoo Mail on Android
 
On Sun., Dec. 19, 2021 at 8:29 p.m., Chan CT
<[email protected]> wrote:
DEMOKRASI yang diteriakkan dan dijalankan disetiap negara didunia ini akan 
dirasakan betul oleh rakyat dinegara bersangkutan! Jadi, sebetulnya yang berhak 
bicara bagaimana demokrasi adalah rakyat dinegara itu sendiri, ... Dan ingat, 
DEMOKRASI bisa saja beraneka ragam bentuk dengan lebih menitik beratkan pribadi 
perseorangan atau kepeentingan umum dan TIDAK ada negara atau siapapun didunia 
ini menepuk dada demokrasi yang dijalankan adalah demokrasi yang paling benar 
dan baik, yang berbeda adalah salah dan bukan demokrasi!
 
Yang paling menarik dan kurang mendapat perhatian banyak orang, adalah TRADISI 
BUDAYA Tionghoa seruan 天下為公 (= Dibawah Langit Ini Demi Kepentingan UMUM. Atau 
dengan bahasa umum yang digunakan PKT sekarang menjadi Mengabdi Rakyat!) yang 
sudah berlangsung ribuan tahun itu, ... Titik berat demokrasi dan kebebasan itu 
pada pribadi seseorang atau kepentingan umum, rakyat banyak! Menurut tradisi 
budaya Tionghoa bagaimanapun juga harus pentingkan dan utamakan kepentingan 
umum, kepentingan RAKYAT banyak. Tidak bisa dan tidak boleh kepentingan pribadi 
seseorang diatas kepentingan umum! Inilah PRINSIP DEMOKRASI yang dijalankan di 
Tiongkok. Yang kebalikan dari demokrasi barat, ... dimana lebih mementingkan 
dan utamakan kebebasan kepenetingan pribadi seseorang! Dan akhirnya menjadi 
anarkis semau-maunya sendiri yang lepas kontrol dan tidak tunduk pada HUKUM dan 
ketentuan Pemerintah!
 
Begitulah dunia barat mengutuk ketentuan ketat RRT “Menutup Wuhan” dan jalankan 
prokes ketat bagi seluruh warga di Wuhan ketika itu sebagai TINDAKAN mencabut 
kebebasan orang yang tidak demokratis dan tidak manusiawi! Tapi, tidak melihat 
justru kebebasan perseorangan yang dicabut itu untuk kepentingan dan 
keselamatan rakyat banyak! 
 
Baik saya berikan kisah nyata bagaimana pemerintah Tiongkok saat menjalankan 
“MENUTUP WUHAN”, seorang pejabat Wuhan dipecat hanya karena keluar kota Wuhan 
pulang kampung merayakan Imlek dan sekalian Ulang-tahun bapaknya; Seorang 
pensiunan mantan pejabat Wuhan kena sanksi diturunkan setingkat uang-pensiun, 
karena tidak dapatkan kamar tersendiri di RS setelah terditeksi positif Corona 
dengan pulang mengkarantina diri di rumah sendiri! Begitu ketat mendisiplin 
setiap warga jalankan prokes yang ditentukan itulah, menjadikan hanya RRT 
satu-satunya negara didunia ini yang BERHASIL sekitar 70 hari mengatasi dan 
mengendalikan pandemi Covid-19, sedang negara-negara maju, terutama AS yang 
selalu banggakan sistem kesehatannya termaju didunia kewalahan menghadapi 
serangan pandemi, bahkan menjadi juara No.1 didunia baik dari jumlah warga 
terjangkit maupun angka kematian yang sudah lebih 800 ribu orang, ... dan 
sampai sekarang, setelah lewat hampir 2 tahun BELUM juga nampak terkendalikan!
 
Lalu, apakah rakyat Tiongkok merasa tidak DEMOKRASI pada diri mereka? Tentu 
saja TIDAK! Rakyat Tiongkok justru sekarang ini makin merasakan DEMOKRASI yang 
lebih luas dari tahun ketahun, ... Bagaimana tidak? Sejak tahun 50-70, begitu 
berani mengeritik politik kebijakan pemeriantah langsung saja dituduh “anti 
sosialisme”; “penempuh jalan kapitalis”, “penghianat bangsa” dsb. dsbnya, ... 
bahkan sekitar sejuta orang/kader dijebloskan dalam kamp konsentrasi kerja! 
Tapi kenyataan, lebih dari 98% dari mereka yang dijebloskan tahunan sampai 
belasan tahun dalam konstgrasi kerja itu, diawal tahun 1980 harus 
DIREHABILITASI! Diantara mereka termasuk Zhu Rongji yang kemudian kita kenal 
menjadi Perdana Menteri RRT itu!
 
Sebaliknya setelah tahun 1980, RRT menjalankan kebijakan reformasi dan 
keterbukaan, menempuh Jalan Sosialisme Berkarakter Tiongkok, bukan saja 
membiarkan setiap warga bersuara, berbeda pendapat bahkan mengeritik kebijkan 
pemerintah, juga memberi kebebasan beropini dimedia massa dan, ... 
mengembangkan kemampuan sendiri untuk memperbaiki kemiskinan, berusaha dan 
berdagang, termasuk pergi keluar negeri untuk sekolah! Rakyat dibebaskan 
berkarya, berusaha dan sekolah, melancong, berusaha sampai keluarnegeri, ... 
Dimana KEBEBASAN pribadi seluas itu TIDAK pernah terjadi sebelumnya! Dan ingat, 
kamp konsentrasi kerja yang dimaksud untuk mendidik orang/kader melalui kerja, 
yang tidak manusiawi itu sudah dibubarkan oleh Xi Jinping di tahun 2014!
 
 
 
From: 'Tatiana Lukman' via GELORA45 
Sent: Sunday, December 19, 2021 2:13 AM
To: Chan CT ; GELORA45_In 
Subject: RE: [GELORA45] demokrasi a la Chinese capitalism
 
Buat orang yang terus ngotot mau mencampurbaurkan, seolah-oleh  sosialisme dan 
kapitalisme yang secara hakiki bertolak belakang/berkontradiksi dapat 
“dikombinasi”.  “sosialisme a la China” hanyalah penipuan tak tahu malu dari  
kaum penguasa revisionis-imperialis china.
 

Agen remo Chan sangat senang sekali mencatut sosialisme yang dibangun Mao. 
Meskipun selalu mengatakannya sebagai “perataan kemiskinan”, tapi kalua 
diperlukan, dia catut dan dimasukkan kedalam penilaian  tentang sejarah PKT dan 
Tiongkok sejak pembebasan sampai sekarang. Dengan sadar menghapus perbedaan 
mode of production/ sistim ekonomi yang berdominasi sekarang dengan yang dulu 
sebelum kudeta kaum revisionis 1976.
 
Kalau system ekonominya sudah berubah 180 derajat, sosialisme menjadi 
kapitalisme bahkan imperialisme, sudah tentu HUKUM juga berpihak kepada kaum 
kapitalis/revisionis yang berkuasa!! Pembelaan diri agen remo hanya PEPESAN 
KOSONG!!! SAMA SEPERTI REAKSI KAUM REAKSIONER INDONESIA YANG TERUS MENGHUJAT 
PKI, WALAUPUN BARU-BARU INI SUDAH DIDEKLASIFIKASI RIBUAN HALAMAN DOKUMEN AS!!!
 
 
Sent from Mail for Windows
 
From: Chan CT
Sent: Saturday, December 18, 2021 1:07 AM
To: Tatiana Lukman; GELORA45_In
Subject: Re: [GELORA45] demokrasi a la Chinese capitalism
 
Lalu, yang diangkat dan dipuja dunia barat adalah juga aktivis-aktivis 
penentang penguasa Tiongkok yang jadi pahlawan nenek yang satu itu,...! 
Hahahaa, ...
 
Setiap negara ada dan berlakukan HUKUM yang patut dan harus ditaati! Aparat 
keamanan PASTI akan menindak setiap orang dinegaranya yang berani melanggar 
HUKUM yang berlaku itu, ... Dan, tidak ada negara asing manapun yang berhak 
mencampuri HUKUM yang diberlakukan dinegara itu! Orang-orang yang ditangkap di 
Tiongkok, yang saya ikuti dan ketahui, BUKAN sekadar pejuang demokratis seperti 
diuar-uarkan dunia barat, tapi juga ada BANTUAN dan hubungan dengan asing! Bagi 
mereka yang tidak ada hubungan atau belum ditemukan bukti terjadi 
hubungan/bantuan asing, negara manapun juga, tentu TIDAK ditahan/ditangkap! 
Begitulah dengan Fang Fang, seorang ibu penulis buku “Harian Wuhan” yang juga 
sudah diterbitkan dalam berbagai bahasa diluarnegeri, negara-negara barat 
dengan fiktif memfitnah berbagai penanganan pemerintah Tiongkok mengatasi 
pandemi yang merebak di Wuhan itu...! Baru saja 12 Oktober kemarin ini 
ditangkap, setelah lebih setahun dibiarkan saja dia berteriak memfitnah 
pemerintah yang berkuasa! Itulah DEMOKRASI RAKYAT yang dijalankan di Tiongkok! 
Berani membiarkan siapa saja bersuara, mengeluarkan pendapat bahkan bernada 
menentang kebijakan pemerintah dan sementara pejabat tinggi, ... selama tidak 
terbukti ada hubungan, bantuan asing!
 
 
From: 'Tatiana Lukman' via GELORA45 
Sent: Friday, December 17, 2021 8:42 PM
To: 'Jonathan Goeij' via GELORA45 
Subject: [GELORA45] demokrasi a la Chinese capitalism
 
Di antara 15 orang yang dapat Franco-German Prize for Human rights, terdapat 
Chang Weiping, pengacara yang ditangkap sejak 22 Oktober 2020. Namun tidak 
semua orang/aktivis yang ditangkap/dihilangkan paksa oleh penguasa China 
mendapat penghargaan dari dunia Barat. Banyak yang namanya tidak dikenal di 
dunia luar Tiongkok 
 
 
 
 
 
Chang Weiping is a Chinese human rights lawyer. He has been in detention once 
again since 22 October 2020. Chang has primarily worked to advocate LGBTI 
rights and fight discrimination against women and HIV positive people, which 
led to his losing his licence to practise. He was first detained in January 
2020 in an operation known as the Xiamen crackdown. Following his release he 
publicly discussed the torture he had experienced, which led to a second arrest 
in October 2020. Despite having been formally arrested and charged in April 
2021, he has not yet been granted direct access to lawyers.
Sent from Mail for Windows
 
-- 
Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "GELORA45" di Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke mailto:gelora1945%[email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/2118766092.81048.1639744929735%40yahoo.com.
-- 
Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "GELORA45" di Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/01A0E82F261D44C289F7414932F37E98%40A10Live.
 
-- 
Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "GELORA45" di Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/1715451201.166975.1639851209621%40yahoo.com.
-- 
Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "GELORA45" di Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/B3AEA770F63146B888AB2594331400FC%40A10Live.
-- 
Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "GELORA45" di Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/1109225002.2052778.1639969900903%40mail.yahoo.com.
-- 
Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "GELORA45" di Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/CAGjSX2CBARpwYEvVR8wzi36Eo1M0ba7mb%2BPF-%2BxHTDEAcsOQRw%40mail.gmail.com.
 
-- 
Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "GELORA45" di Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/15A9F86D800B43BCB85A32C3F3CFD9B4%40A10Live.
 
-- 
Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "GELORA45" di Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/A399BCCDC0F54942B292451E14E103FD%40A10Live.
 
-- 
Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "GELORA45" di Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/09DD36A9692C48778E0FC4BF77D7DAF4%40A10Live.
 
-- 
Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "GELORA45" di Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/789D0591559E494DB11CA7B51020C390%40A10Live.

-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/1538060381.249274.1640954788530%40yahoo.com.

Reply via email to