UNIQLO Jepang: Tidak Memihak Siapa Pun
2022-01-07 10:53:29  
http://indonesian.cri.cn/20220107/460b4134-b836-10bc-f6fe-6a9aa5c151e0.html

Menurut laporan situs web Nikkei Asian Review baru-baru ini, Kepala Eksekutif 
perusahaan induk UNIQLO, yaitu Fast Retailing, Tadashi Yanai menyatakan, UNIQLO 
milik perusahaannya tidak akan memihak siapa pun di antara Tiongkok dan AS yang 
memiliki hubungan tegang.



Sebelumnya Tadashi Yanai menolak untuk berkomentar apakah ia menggunakan kapas 
Xinjiang, dan apakah khawatir akan diboikot oleh Tiongkok. Tadashi Yanai 
menyatakan, ini bukan hal sebenarnya, dirinya ingin memelihara kenetralan di 
antara Tiongkok dan AS, perbuatan AS ialah memaksa perusahaan untuk setia. 
Sedangkan dirinya ingin menyatakan bahwa ia tidak akan memainkan permainan 
semacam itu.

Tadashi Yanai menunjukkan, pada masa lalu, sikap AS terhadap Jepang sama dengan 
sikapnya terhadap Tiongkok pada saat ini. Mobil-mobil di AS yang diimpor dari 
Jepang dirusak. Toyota dipanggil oleh Kongres AS di bawah asas praduga bersalah 
karena penarikan mobilnya. AS juga mempunyai kecenderungan ini terhadap lawan 
potensialnya.



Tadashi Yanai menyatakan, di belakang perang kata-kata antara kedua negara 
besar global, hubungan ekonomi AS-Tiongkok sebenarnya baik, arus modal dan 
perdagangannya stabil. Modal keuangan AS sedang mengalir ke pasar Tiongkok. 
Produk Perusahaan Apple semuanya buatan Tiongkok. Ekspor Tiongkok ke AS pun 
meningkat. Di bidang ekonomi, Kemajuan antara Tiongkok dan AS berjalan lancar.





RCEP Majukan Hubungan Perdagangan Tiongkok-ASEAN
2022-01-07 15:57:04  
http://indonesian.cri.cn/20220107/641dfb25-3a8f-3d06-fcc4-66f270322170.htmlPada 
tanggal 1 Januari 2022, Perjanjian Hubungan Kemitraan Ekonomi Komprehensif 
Regional RCEP diberlakukan secara resmi dan ini menandakan mulai 
dioperasionalkannya secara resmi kawasan perdagangan bebas yang paling banyak 
polulasinya, terbesar skalanya ekonomi dan perdagangan dan paling potensial 
perkembangannya di dunia. Negara-negara gelombang pertama yang memberlakukannya 
antar lain 6 negara ASEAN yaitu Brunei, Kamboja, Laos, Singapura, Thailand dan 
Vietnam serta 4 negara lain yaitu Tiongkok, Jepang, Selandia Baru dan Australia.

  Ketua Eksekutif Dewan Bisnis Tiongkok-ASEAN Xiu Ningning menyatakan, RVEP 
merupakan sebuah langkah penting yang lebih terbuka daripada WTO, dan yang 
terbuka tidak hanya pasar perdagangan jasa, diturunkannya tariff, sementara 
juga mencakup 100 lebih badan perdagangan jasa antara lain moneter, 
telekomunikasi, logistika, transportasi dan ekonomi digital.


-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/AE9EBF5FB44A4E0AB0A42AF154AA84F7%40A10Live.

Reply via email to