Arus Kas Pertamina Defisit US$2,44 Milyar
Banjar Chaeruddin
- Kamis, 19 Mei 2022 | 23:14 WIB
https://www.sinarharapan.co/ekonomi/pr-3853423746/arus-kas-pertamina-defisit-us244-milyar
    

Menkeu Sri Mulyani (dok)


SINARHARAPAN--Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menyebutkan arus kas 
operasional PT Pertamina mengalami defisit sebesar 2,44 miliar dolar AS pada 
Maret 2022 karena kenaikan harga minyak mentah (ICP) yang signifikan.

"Pertamina harus menanggung perbedaan Harga Jual Eceran Bahan Bakar Minyak (HJE 
BBM) dan harga keekonomian sejak Januari," ungkap Sri Mulyani dalam Rapat Kerja 
bersama Badan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI di Jakarta, Kamis.

Maka dari itu, Pertamina membutuhkan dukungan pemerintah untuk menanggung 
selisih yang ada dari lonjakan harga minyak dunia.

Baca Juga: Satu Orang Tewas, Tiga Luka Bakar Dalam Kebakaran Kilang Pertamina 
Balikpapan

Walaupun selisih HJE dan harga keekonomian meningkat tajam, pemerintah 
berkomitmen untuk menjaga pasokan BBM serta satu harga BBM dan LPG yang 
terjangkau masyarakat.

Maka dari itu, Sri Mulyani menuturkan pemerintah akan menambah subsidi dan 
kompensasi energi pada tahun 2022 sebesar Rp291 triliun menjadi Rp443,6 triliun.

Dari alokasi tersebut, subsidi BBM dan LPG ditetapkan sebesar Rp149,4 triliun 
atau naik Rp71,8 triliun dari Rp77,5 triliun, sedangkan kompensasi BBM senilai 
Rp213,2 triliun atau meningkat Rp194,7 triliun dari Rp18,5 triliun.

Baca Juga: Dewas KPK Harap Dirut Pertamina Kooperatif soal Etik Lili Pintauli

"Jika tidak ada tambahan penerimaan dari pemerintah, maka pada Desember 2022 
arus kas operasional Pertamina akan defisit 12,98 miliar dolar AS," jelasnya.

Menurut dia, seluruh rasio keuangan Pertamina mengalami pemburukan yang 
signifikan sejak awal 2022.

Hal tersebut berpotensi menurunkan peringkat utang atau credit rating Pertamina 
dan pada akhirnya akan berdampak pada credit rating pemerintah.




Editor: Banjar Chaeruddin

Sumber: Antara

-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/391B533F6A9C42129D28331CC243673D%40A10Live.

Reply via email to