Beginn der weitergeleiteten Nachricht:

Datum: Fri, 20 May 2022 14:02:08 +0000
Von: nesare hotmail <[email protected]>
An: [email protected]
Cc: GELORA45_In <[email protected]>
Betreff: RE: [GELORA45] Fw: 'Jebakan Utang China' Dituduh Jadi Penyebab
Utama Krisis Ekonomi Paling Mengerikan di Sri Lanka

Nesare:
>Bung lagi diskusi sama saya.

Lusi:
Bukan begitu! Awalnya saya menanggapi pendapat bung Chan tentang
peranan antara sistim dan manusianya. Lihat email tgl.12 May 2022
08:22:38

Ne.:
>Saya bukan sedang berdiskusi sama faisal basri yg jelas2 saya tahu isi
>perutnya. Ini sudah saya tulis sebelumnya. Apakah belum mengerti?
>Silahkan pakai Faisal basri sbg referensi, ttp apa ide bung?

L.:
Saya ingin bandingkan bung punya uraian argumen dengan argumen
Faisal Basri. Maksud saya supaya jangan hanya untuk umuk-umukan saja.
Lalu soal pendapat: Saya baru menyimpulkan pendapat setelah mempelajari
dan membandingkan argumen substansi ekonomi oleh masing-masing pihak.
Ini bukan masalah person masing-masing.

Ne.:
>Mulai dari sini dulu, gak usah kemana2 apalagi skrg mau bawa2 rizal
>ramli lagi. Ngaco!!! Pertanyaan sederhana saya: apa itu ekonomi nekolim
>ditinggalkan oleh bung sendiri tanpa dasar. Moso saya salah bilang ini
>NGACO??!!!

L.:
Bung baca lagi pengantar saya sebelumnya itu mengapa saya mengajukan
argumentasi Faisal Basri, karena dia mengetengahkan argumen data
ekonomi yang kongkrit untuk memberi pengertian ttg apa itu ekonomi
nekolim dan akibat apa yang menimpa Indonesia berkaca dari situasi
kebangkrutan ekonomi di Ceylon. Jadi ada manfaatnya bagi kita untuk
menarik pelajaran. Ingat sekali lagi, bukan masalah perseorangan yang
bung singgung itu, tentang siapa itu Faisal Basri dan siapa itu Rizal
Ramli yang saya persoalkan.
Kalau kata nekolim itu singkatan dari kata neo-kolonialisme dan
imperialisme. Masak bung belum pernah kenal kata yang sering
dicanangkan Bung Karno selama periode perjuangan nasion Indonesia itu? 

Ne.:
>NB: saya juga gak buka videonya rizal ramli ini. Saya sdh tahu isinya
>tanpa hrs lihat kontennya. Kenapa? Saya bukan dukun ttp dr themanya dan
>siapa dia setelah keluar dr kabinet jokowi ke 2, ide2 nya ttg ekonomi
>sdh berubah alias ter distorsi dgn kepentingan politiknya. Saya hanya
>tanya lbh sederhana lagi masalah hutang ini, dijaman dia jadi pejabat
>republik indonesia, apakah ada hutang dari RRT ke indonesia? Kalau ada
>apa tindakan dia saat itu? Drpd bung bingung mau jawab atau tidak, saya
>jawab sendiri disini: pasti ada hutang RRT ke Indonesia yg sdh ada
>sejak dulu kala. Gak usah repot2 cari datanya, saya saja gak cari
>data2nya krn pasti ada hutangnya krn bisnis kedua negara sdh berjalan
>sejak lamaaaa sekali. Heran saya, sudah tua kelakuan kayak kanak2.
>Pertanyaan sederhana dibawa2 kemana2.

L.:
Sudah tua kayak gitu kok nggak ngerti arti kata ekonomi dan juga kata
nekolim?

Ne.:
>Kalau mau ngomong politk ya jgn bawa2 ekonomi. Kalau mau mengaitkan
>politk dan ekonomi,  ngerti dulu apa itu politik dan apa itu ekonomi.
>Kalau gak ngerti jangan bikin istilah ekonomi nekolim. Gitu aja
>repottttt!!!!

>Nesare


Lu.:

Bicara soal politik dengan masalah perekonomiannya itu tentu ada saling
hubungannya. Hubungan perdagangan antar negara sama derajat dan saling
menguntungkan. Bukan merentekan kapital dan monopoli seperti yang
dilakukan pemerintah RRT yang sekarang. Inilah bedanya hubungan ekonomi
dengan RRT tipe dulu. 
Nggak pernah dengar anjuran bung Karno: Untuk memecahkan masalah
kemasyarakatan harus menggunakan pisau analisa filsafat mdh. Sementara
metode berfikir bung itu memang apa yang disebut filsafat metafisika!
Bukan materialisme dialektik dan historis seperti yang dianjurkan oleh
Bung Karno. Maka itu tidak perlu diherankan kalau cara kita memandang
masalah jadi berbeda beneran. Sedang tambahan kata ekonomi didepan kata
nekolim itu untuk menekankan peninjauan masalahnya

Dari satu kata nekolim sudah terkandung masalah politik, perekonomian
dan kebudayaan suatu nasion. Belum pernah berfikir untuk mempertahankan
kemerdekaan nasional dari jeratan ekonomi nekolim?

Nah untuk menambah pembandingan fakta antara substansi umukan bung ttg
Rizal Ramli itu, saya teruskan cerita jejak digital yang diutarakan RR
sendiri. Artinya oleh yang bersangkutan dan kalau tidak cocok harap bung
bantah substansi kongkritnya, sbb:
NGERI SEDAP, KISAH DI BALIK TURUNNYA SOEHARTO! RIZAL RAMLI: BARU KALI
INI SAYA CERITAKAN! https://www.youtube.com/watch?v=gNS34-hMOOg

Lusi.-




-----Original Message-----
From: Lusi D. <[email protected]> 
Sent: Friday, May 20, 2022 5:28 AM
To: nesare hotmail <[email protected]>
Cc: GELORA45_In <[email protected]>
Subject: Re: [GELORA45] Fw: 'Jebakan Utang China' Dituduh Jadi Penyebab
Utama Krisis Ekonomi Paling Mengerikan di Sri Lanka

Saya hadirkan uraian FB karena argumennya mengandung angka-angka
kongkret yang ditanggung oleh Indonesia sekarang ini. Saya mengharapkan
bung yang termasuk ngerti urusan ilmu perekonomian, memberikan kontra
argumen. Bukan berlagak tidak ambil peduli atas argumen ekonomi-politik
dari SB itu.

Nah ok-lah. Sekarang saya unggah 2 uraian Rizal Ramli yang menganalisis
bagaimana praktek kongkrit hubungan ekonomi antara RI dan Tiongkok yang
punya watak pemerintahan peng-peng ( = penguasa-pengusaha).

1.
Apa Tujuan China Berikan Utang kepada Indonesia
https://www.youtube.com/watch?v=0J4lYqflHtI

2.
Rizal: Cina Sengaja Beri Utang Besar Biar Kita Tak Mampu Bayar,
Sehingga Bisa Dimiliki Asetnya
https://www.youtube.com/watch?v=dES4APVTD3E

Lusi.-



Am Thu, 19 May 2022 16:52:09 +0000
schrieb nesare hotmail <[email protected]>:

> Apa argumentasi faisal basri?
> Saya kan sdg diskusi sama bung? Emangnya saya lagi ngomong sama
> faisal basri? Saya tanya apa itu ekonomi nekolim sama bung bukan sama
> Faisal basri. Gak usah bawa2 faisal basri lah. Saya lbh tahu siapa
> Faisal basri dan pemikiran dia dlm ilmu ekonomi dan politiknya.
> 
> Koq berdiskusi bawa2 orang lain sbg jawaban? Kalau mau bawa2 orang 
> lain, itu namanya referensi. Kalau pake referensi, penulis hrs
> menulis sesuatu dulu lalu pendukungnya itu referensi. Lucu
> komentarnya tdk ada, eh disuruh baca pendapat orang lain. Sebenarnya
> saya sdh ingatkan yaitu dgn: coba diringkas. Dasar gak ngerti. Lebih
> lucu lagi setelah saya gak mau gubris videonya, eh dibilang saya gak
> mampu meringkas. Koq antipati banget sama saya? Saya mah biasa2 aja
> sama bung, penginnya berdiskusi tokh. Wong kita gak saling kenal.
> Emangnya ada permusuhan apa bung sama saya?
> 
> Nesare
> 
> 
> -----Original Message-----
> From: Lusi D. <[email protected]>
> Sent: Tuesday, May 17, 2022 12:59 PM
> To: nesare hotmail <[email protected]>
> Cc: GELORA45_In <[email protected]>
> Subject: Re: [GELORA45] Fw: 'Jebakan Utang China' Dituduh Jadi 
> Penyebab Utama Krisis Ekonomi Paling Mengerikan di Sri Lanka
> 
> "Saya disuruh baca ttp itu youtube yg adalah video kan Panjang jadi 
> saya malas" atau tidak punya data ekonomi yang autentik untuk 
> membantah argumentasi Faisal Basri?
> 
> 
>  Am Tue,
> 17 May 2022 15:40:44 +0000 schrieb nesare hotmail
> <[email protected]>:
>   
> > Saya disuruh baca ttp itu youtube yg adalah video kan Panjang jadi 
> > saya malas. Saya minta bung yg ringkas, eh bung berkilas saya tdk 
> > mampu meringkas. Saya ajak diskusi, bung menjustifikasi. Wong 
> > pertanyaan nya sederhana eeh dijawab dgn ceritera orang lain plus 
> > bumbu bego dan stop diskusinya. Payahhhh
> > 
> > Nesare
> > 
> > 
> > -----Original Message-----
> > From: Lusi D. <[email protected]>
> > Sent: Monday, May 16, 2022 2:55 PM
> > To: nesare hotmail <[email protected]>
> > Cc: GELORA45_In <[email protected]>
> > Subject: Re: [GELORA45] Fw: 'Jebakan Utang China' Dituduh Jadi 
> > Penyebab Utama Krisis Ekonomi Paling Mengerikan di Sri Lanka
> > 
> > Loh bung tidak mampu meringkas uraian pembicaraan Faisal Basri 
> > dengan yang mewawancarainya itu tokh? Yah kalau begitu nggak
> > usahlah dilanjutkan sebelum kita terjerembab berbelit-belit, sesuai
> > kesukaan bung, menurut pengamatan saya, dalam debat-debatan urusan
> > istilah yargon ilmu pengetahuan pada umumnya. Salam sajalah.
> > 
> > 
> >  Am Mon, 16 May 2022 16:03:04 +0000 schrieb nesare hotmail
> > <[email protected]>:
> >     
> > > Coba diringkas apa maksudnya Faisal basri ttg ekonomi nekolim 
> > > kalau ada? Memangnya dia pakai istilah itu?
> > > Setahu saya dari dulu faisal basri itu mengkritik ekonomi 
> > > kapitalis krn dia ekonom dan ngerti apa artinya ekonomi itu. Dia 
> > > bukan orang politik ttp mestinya ngerti ada istilah polltik 
> > > ekonomi jadi pasti dia tahu ada penjajahan imperialism dlm 
> > > konteksnya di jaman Orla. Kalau dia pakai istilah nekolim pasti 
> > > itu konteksnya dlm politik ekonomi itu dan pasti bukan krn dlm 
> > > ilmu ekonomi ada ekonomi nekolim. Nekolim yg adalah istilah bung 
> > > karno saja gak pernah kedengaran bung karno menyebut istilah 
> > > "ekonomi nekolim" ini. Atau mungkin saya kelewatan dgn istilah 
> > > ini?
> > > 
> > > Nesare
> > > 
> > > 
> > > -----Original Message-----
> > > From: Lusi D. <[email protected]>
> > > Sent: Thursday, May 12, 2022 2:49 PM
> > > To: nesare hotmail <[email protected]>
> > > Cc: GELORA45_In <[email protected]>
> > > Subject: Re: [GELORA45] Fw: 'Jebakan Utang China' Dituduh Jadi 
> > > Penyebab Utama Krisis Ekonomi Paling Mengerikan di Sri Lanka
> > > 
> > > Mungkin artikel Faisal Basri berikut ini bisa membantu menjawab 
> > > pertanyaan bung. Lusi.-
> > > 
> > > 
> > > Faisal Basri Blak-blakan: Jangan Obral Fasilitas ke China 
> > > https://www.youtube.com/watch?v=sbmxq2Ba0jA
> > > 
> > > 
> > > 
> > > 
> > > 
> > > Am Thu, 12 May 2022 16:53:50 +0000 schrieb nesare hotmail 
> > > <[email protected]>:
> > >       
> > > > Apa itu sistim ekonomi nekolim?
> > > > 
> > > > Nesare
> > > > 
> > > > 
> > > > -----Original Message-----
> > > > From: [email protected] <[email protected]> 
> > > > On Behalf Of Lusi D. Sent: Thursday, May 12, 2022 3:18 AM
> > > > To: Chan CT <[email protected]>
> > > > Cc: GELORA45_In <[email protected]>
> > > > Subject: Re: [GELORA45] Fw: 'Jebakan Utang China' Dituduh Jadi 
> > > > Penyebab Utama Krisis Ekonomi Paling Mengerikan di Sri Lanka
> > > > 
> > > > Lalu sistim ekonomi nekolim yang dijadikan syarat hubungan 
> > > > ekonomi antar negara tidak punya peranan yang menentukan?
> > > > Analisisnya kok pincang sekali.
> > > > 
> > > > 
> > > > Am Thu, 12 May 2022 08:22:38
> > > > +0800 schrieb "Chan CT" <[email protected]>:
> > > >         
> > > > > Sebenarnya saja, jangan salahkan Utang nya! Yang SALAH
> > > > > manusia yang menjalankan utang itu digunakan untuk apa, ...?!
> > > > > Darimanapun datang utang itu, kalau saja digunakan untuk 
> > > > > mengembangkan produksi, membangun industri dan menguntungkan 
> > > > > pembangunan dasar ekonomi, tentu kesejahteraan masyarakat
> > > > > akan terangkat! Tapi, kalau utang itu dikorup segelintir
> > > > > pejabat untuk hidup bermewah-mewah, yaa tentu saja tidak
> > > > > mampu bayar utang, ... terancam bankrutlah negara itu! Begitu
> > > > > juga dengan pembangunan pelabuhan Hambantota yang sepenuhnya
> > > > > dibiayai dari utang Tiongkok itu, karena manajemen
> > > > > menjalankan pelabuhan tidak beres, jatuh rugi. Tidak bisa
> > > > > membayar utang, ... akhirnya pelabuhan disewakan ke Tiongkok
> > > > > ternyata pelabuhan itu bisa menghasilkan keuntungan dan mampu
> > > > > membayar 1,12 miliar dollar, ....
> > > > > https://www.suara.com/bisnis/2022/04/19/125835/jebakan-utang-c
> > > > > hi
> > > > > na
> > > > > -dit
> > > > > uduh-jadi-penyebab-utama-krisis-ekonomi-paling-mengerikan-di-s
> > > > > ri
> > > > > -l
> > > > > anka
> > > > > 
> > > > > 'Jebakan Utang China' Dituduh Jadi Penyebab Utama Krisis 
> > > > > Ekonomi Paling Mengerikan di Sri Lanka M NurhadiSelasa, 19 
> > > > > April 2022 | 12:58 WIB Ilustrasi [The Hindu]
> > > > > 
> > > > > Suara.com - Sri Lanka terus tertekan menuju jurang krisis 
> > > > > ekonomi terparah sepanjang sejarah mereka pasca kemerdekaan 
> > > > > gegara gagal bayar utang luar negeri.
> > > > > 
> > > > > Krisis ekonomi juga membuat Sri Lanka kekurangan pasokan 
> > > > > pangan dan bahan bakar, situasi di negara itu makin memanas 
> > > > > usai harga berbagai kebutuhan naik hingga terjadinya
> > > > > pemadaman listrik berulang. Sejumlah pakar menyebut hal ini
> > > > > sebagai dampak dari jebakan utang China.
> > > > > 
> > > > > -ADVERTISEMENT-
> > > > > Salah seorang guru besar di Tata Institute of Social 
> > > > > Sciences,R Ramakumar, dalam tulisannya yang diterbitkan 
> > > > > Channel News Asia, kebijakan pinjaman China adalah penyebab 
> > > > > utama situasi ekonomi yang mengerikan di Sri Lanka.
> > > > > 
> > > > > "Banyak yang percaya bahwa hubungan ekonomi Sri Lanka dengan 
> > > > > China adalah pendorong utama di balik krisis. Amerika Serikat 
> > > > > menyebut fenomena ini diplomasi jebakan utang," tulis dia.
> > > > > 
> > > > > Baca Juga:
> > > > > Kenapa PeduliLindungi Dituding Langgar HAM oleh AS?
> > > > > 
> > > > > Ia juga mengatakan, saat ini situasi dimana negara atau 
> > > > > lembaga kreditur memberikan utang kepada negara peminjam
> > > > > untuk meningkatkan pengaruh politik pemberi pinjaman hingga 
> > > > > membuatnya tidak dapat membayar uang kembali, mereka berada
> > > > > di belas kasihan kreditur.
> > > > > 
> > > > > Gagal bayar utang negara yang melambung, terutama pembiayaan 
> > > > > pelabuhan Hambantota, disebut-sebut sebagai faktor yang 
> > > > > berkontribusi terhadap krisis.
> > > > > 
> > > > > Bank Exim China adalah pihak yang memberi utang Sri Lanka 
> > > > > dalam proyek pembangunan pelabuhan Hambantota. Namun, 
> > > > > pelabuhan ini ternyata tak memberikan keuntungan bagi Sri 
> > > > > Lanka.
> > > > > 
> > > > > Dampaknya, laporan itu menyebut, negara tersebut memilih
> > > > > untuk menyewakan pelabuhan itu selama 99 tahun kepada Grup
> > > > > Pedagang China, yang membayar Sri Lanka USD 1,12 miliar.
> > > > > 
> > > > > Pada 1 April, Presiden Sri Lanka Gotabaya Rajapaksa telah 
> > > > > mengumumkan keadaan darurat, yang dicabut dalam waktu 
> > > > > seminggu, menyusul protes besar-besaran oleh warga yang marah 
> > > > > atas penanganan krisis oleh pemerintah.
> > > > > 
> > > > > 
> > > > > Baca Juga:
> > > > > Total Utang Indonesia ke China dan Proyeknya, Berikut Dana 
> > > > > Jumbo Kereta Cepat
> > > > > 
> > > > > Sri Lanka dilaporkan sulit terbebas dari krisis ekonomi 
> > > > > terbesarnya akibat kekurangan mata uang yang disebabkan oleh 
> > > > > larangan bepergian yang diberlakukan selama epidemi Covid-19.
> > > > > 
> > > > > Ditambah lagi, negara kesulitan membeli pasokan bahan bakar 
> > > > > hingga mengakibatkan kelangkaan kebutuhan pokok serta 
> > > > > komoditas penting seperti migas.
> > > > > 
> > > > > Laporan PBB juga mengatakan, Sri Lanka dalam ambang batas 
> > > > > krisis kemanusiaan akibat masalah keuangannya meningkat, 
> > > > > dengan kenaikan harga pangan, dan pundi-pundi negara telah 
> > > > > mengering.  
> > > > 
> > > > --
> > > > Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45"
> > > > dari Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti 
> > > > menerima email dari grup ini, kirim email ke
> > > > [email protected]. Untuk melihat diskusi
> > > > ini di web, kunjungi
> > > > https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/20220512091805.2e32ea6c%40lilik-ThinkPad-T420s.
> > > >         
> > >       
> >     
>   

-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari
Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email
dari grup ini, kirim email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/BL0PR07MB544165A1E57CBEB9E6897C66F0D39%40BL0PR07MB5441.namprd07.prod.outlook.com.

-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/20220526130937.1af53ecc%40lilik-ThinkPad-T420s.

Reply via email to