Loh bung tidak mampu meringkas uraian pembicaraan Faisal Basri dengan
yang mewawancarainya itu tokh? 
Yah kalau begitu nggak usahlah dilanjutkan sebelum kita terjerembab
berbelit-belit, sesuai kesukaan bung, menurut pengamatan saya, dalam
debat-debatan urusan istilah yargon ilmu pengetahuan pada umumnya.
Salam sajalah.


 Am Mon, 16 May 2022 16:03:04 +0000 schrieb
nesare hotmail <[email protected]>:

> Coba diringkas apa maksudnya Faisal basri ttg ekonomi nekolim kalau
> ada? Memangnya dia pakai istilah itu?
> Setahu saya dari dulu faisal basri itu mengkritik ekonomi kapitalis
> krn dia ekonom dan ngerti apa artinya ekonomi itu. Dia bukan orang
> politik ttp mestinya ngerti ada istilah polltik ekonomi jadi pasti
> dia tahu ada penjajahan imperialism dlm konteksnya di jaman Orla.
> Kalau dia pakai istilah nekolim pasti itu konteksnya dlm politik
> ekonomi itu dan pasti bukan krn dlm ilmu ekonomi ada ekonomi nekolim.
> Nekolim yg adalah istilah bung karno saja gak pernah kedengaran bung
> karno menyebut istilah "ekonomi nekolim" ini. Atau mungkin saya
> kelewatan dgn istilah ini?
> 
> Nesare
> 
> 
> -----Original Message-----
> From: Lusi D. <[email protected]> 
> Sent: Thursday, May 12, 2022 2:49 PM
> To: nesare hotmail <[email protected]>
> Cc: GELORA45_In <[email protected]>
> Subject: Re: [GELORA45] Fw: 'Jebakan Utang China' Dituduh Jadi
> Penyebab Utama Krisis Ekonomi Paling Mengerikan di Sri Lanka
> 
> Mungkin artikel Faisal Basri berikut ini bisa membantu menjawab
> pertanyaan bung. Lusi.-
> 
> 
> Faisal Basri Blak-blakan: Jangan Obral Fasilitas ke China
> https://www.youtube.com/watch?v=sbmxq2Ba0jA
> 
> 
> 
> 
> 
> Am Thu, 12 May 2022 16:53:50 +0000
> schrieb nesare hotmail <[email protected]>:
> 
> > Apa itu sistim ekonomi nekolim?
> > 
> > Nesare
> > 
> > 
> > -----Original Message-----
> > From: [email protected] <[email protected]> On
> > Behalf Of Lusi D. Sent: Thursday, May 12, 2022 3:18 AM
> > To: Chan CT <[email protected]>
> > Cc: GELORA45_In <[email protected]>
> > Subject: Re: [GELORA45] Fw: 'Jebakan Utang China' Dituduh Jadi
> > Penyebab Utama Krisis Ekonomi Paling Mengerikan di Sri Lanka
> > 
> > Lalu sistim ekonomi nekolim yang dijadikan syarat hubungan ekonomi
> > antar negara tidak punya peranan yang menentukan? Analisisnya kok
> > pincang sekali.
> > 
> > 
> > Am Thu, 12 May 2022 08:22:38
> > +0800 schrieb "Chan CT" <[email protected]>:
> >   
> > > Sebenarnya saja, jangan salahkan Utang nya! Yang SALAH manusia
> > > yang menjalankan utang itu digunakan untuk apa, ...?! Darimanapun
> > > datang utang itu, kalau saja digunakan untuk mengembangkan
> > > produksi, membangun industri dan menguntungkan pembangunan dasar
> > > ekonomi, tentu kesejahteraan masyarakat akan terangkat! Tapi,
> > > kalau utang itu dikorup segelintir pejabat untuk hidup
> > > bermewah-mewah, yaa tentu saja tidak mampu bayar utang, ...
> > > terancam bankrutlah negara itu! Begitu juga dengan pembangunan
> > > pelabuhan Hambantota yang sepenuhnya dibiayai dari utang Tiongkok
> > > itu, karena manajemen menjalankan pelabuhan tidak beres, jatuh
> > > rugi. Tidak bisa membayar utang, ... akhirnya pelabuhan disewakan
> > > ke Tiongkok ternyata pelabuhan itu bisa menghasilkan keuntungan
> > > dan mampu membayar 1,12 miliar dollar, ....
> > > https://www.suara.com/bisnis/2022/04/19/125835/jebakan-utang-china-dit
> > > uduh-jadi-penyebab-utama-krisis-ekonomi-paling-mengerikan-di-sri-lanka
> > > 
> > > 'Jebakan Utang China' Dituduh Jadi Penyebab Utama Krisis Ekonomi 
> > > Paling Mengerikan di Sri Lanka M NurhadiSelasa, 19 April 2022 |
> > > 12:58 WIB Ilustrasi [The Hindu]
> > > 
> > > Suara.com - Sri Lanka terus tertekan menuju jurang krisis ekonomi 
> > > terparah sepanjang sejarah mereka pasca kemerdekaan gegara gagal
> > > bayar utang luar negeri.
> > > 
> > > Krisis ekonomi juga membuat Sri Lanka kekurangan pasokan pangan
> > > dan bahan bakar, situasi di negara itu makin memanas usai harga
> > > berbagai kebutuhan naik hingga terjadinya pemadaman listrik
> > > berulang. Sejumlah pakar menyebut hal ini sebagai dampak dari
> > > jebakan utang China.
> > > 
> > > -ADVERTISEMENT-
> > > Salah seorang guru besar di Tata Institute of Social Sciences,R 
> > > Ramakumar, dalam tulisannya yang diterbitkan Channel News Asia, 
> > > kebijakan pinjaman China adalah penyebab utama situasi ekonomi
> > > yang mengerikan di Sri Lanka.
> > > 
> > > "Banyak yang percaya bahwa hubungan ekonomi Sri Lanka dengan
> > > China adalah pendorong utama di balik krisis. Amerika Serikat
> > > menyebut fenomena ini diplomasi jebakan utang," tulis dia.
> > > 
> > > Baca Juga:
> > > Kenapa PeduliLindungi Dituding Langgar HAM oleh AS?
> > > 
> > > Ia juga mengatakan, saat ini situasi dimana negara atau lembaga 
> > > kreditur memberikan utang kepada negara peminjam untuk
> > > meningkatkan pengaruh politik pemberi pinjaman hingga membuatnya
> > > tidak dapat membayar uang kembali, mereka berada di belas kasihan
> > > kreditur.
> > > 
> > > Gagal bayar utang negara yang melambung, terutama pembiayaan
> > > pelabuhan Hambantota, disebut-sebut sebagai faktor yang
> > > berkontribusi terhadap krisis.
> > > 
> > > Bank Exim China adalah pihak yang memberi utang Sri Lanka dalam
> > > proyek pembangunan pelabuhan Hambantota. Namun, pelabuhan ini
> > > ternyata tak memberikan keuntungan bagi Sri Lanka.
> > > 
> > > Dampaknya, laporan itu menyebut, negara tersebut memilih untuk 
> > > menyewakan pelabuhan itu selama 99 tahun kepada Grup Pedagang
> > > China, yang membayar Sri Lanka USD 1,12 miliar.
> > > 
> > > Pada 1 April, Presiden Sri Lanka Gotabaya Rajapaksa telah
> > > mengumumkan keadaan darurat, yang dicabut dalam waktu seminggu,
> > > menyusul protes besar-besaran oleh warga yang marah atas
> > > penanganan krisis oleh pemerintah.
> > > 
> > > 
> > > Baca Juga:
> > > Total Utang Indonesia ke China dan Proyeknya, Berikut Dana Jumbo 
> > > Kereta Cepat
> > > 
> > > Sri Lanka dilaporkan sulit terbebas dari krisis ekonomi
> > > terbesarnya akibat kekurangan mata uang yang disebabkan oleh
> > > larangan bepergian yang diberlakukan selama epidemi Covid-19.
> > > 
> > > Ditambah lagi, negara kesulitan membeli pasokan bahan bakar
> > > hingga mengakibatkan kelangkaan kebutuhan pokok serta komoditas
> > > penting seperti migas.
> > > 
> > > Laporan PBB juga mengatakan, Sri Lanka dalam ambang batas krisis 
> > > kemanusiaan akibat masalah keuangannya meningkat, dengan kenaikan 
> > > harga pangan, dan pundi-pundi negara telah mengering.
> > >     
> > 
> > --
> > Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45"
> > dari Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima
> > email dari grup ini, kirim email ke
> > [email protected]. Untuk melihat diskusi ini
> > di web, kunjungi
> > https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/20220512091805.2e32ea6c%40lilik-ThinkPad-T420s.
> >   
> 

-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/20220516205448.6fae3e05%40lilik-ThinkPad-T420s.

Reply via email to