Mungkin artikel Faisal Basri berikut ini bisa membantu menjawab
pertanyaan bung. 
Lusi.-


Faisal Basri Blak-blakan: Jangan Obral Fasilitas ke China 
https://www.youtube.com/watch?v=sbmxq2Ba0jA





Am Thu, 12 May 2022 16:53:50 +0000
schrieb nesare hotmail <[email protected]>:

> Apa itu sistim ekonomi nekolim?
> 
> Nesare
> 
> 
> -----Original Message-----
> From: [email protected] <[email protected]> On
> Behalf Of Lusi D. Sent: Thursday, May 12, 2022 3:18 AM
> To: Chan CT <[email protected]>
> Cc: GELORA45_In <[email protected]>
> Subject: Re: [GELORA45] Fw: 'Jebakan Utang China' Dituduh Jadi
> Penyebab Utama Krisis Ekonomi Paling Mengerikan di Sri Lanka
> 
> Lalu sistim ekonomi nekolim yang dijadikan syarat hubungan ekonomi
> antar negara tidak punya peranan yang menentukan? Analisisnya kok
> pincang sekali.
> 
> 
> Am Thu, 12 May 2022 08:22:38
> +0800 schrieb "Chan CT" <[email protected]>:
> 
> > Sebenarnya saja, jangan salahkan Utang nya! Yang SALAH manusia yang 
> > menjalankan utang itu digunakan untuk apa, ...?! Darimanapun datang 
> > utang itu, kalau saja digunakan untuk mengembangkan produksi, 
> > membangun industri dan menguntungkan pembangunan dasar ekonomi,
> > tentu kesejahteraan masyarakat akan terangkat! Tapi, kalau utang
> > itu dikorup segelintir pejabat untuk hidup bermewah-mewah, yaa
> > tentu saja tidak mampu bayar utang, ... terancam bankrutlah negara
> > itu! Begitu juga dengan pembangunan pelabuhan Hambantota yang
> > sepenuhnya dibiayai dari utang Tiongkok itu, karena manajemen
> > menjalankan pelabuhan tidak beres, jatuh rugi. Tidak bisa membayar
> > utang, ... akhirnya pelabuhan disewakan ke Tiongkok ternyata
> > pelabuhan itu bisa menghasilkan keuntungan dan mampu membayar 1,12
> > miliar dollar, ....
> > https://www.suara.com/bisnis/2022/04/19/125835/jebakan-utang-china-dit
> > uduh-jadi-penyebab-utama-krisis-ekonomi-paling-mengerikan-di-sri-lanka
> > 
> > 'Jebakan Utang China' Dituduh Jadi Penyebab Utama Krisis Ekonomi 
> > Paling Mengerikan di Sri Lanka M NurhadiSelasa, 19 April 2022 |
> > 12:58 WIB Ilustrasi [The Hindu]
> > 
> > Suara.com - Sri Lanka terus tertekan menuju jurang krisis ekonomi 
> > terparah sepanjang sejarah mereka pasca kemerdekaan gegara gagal
> > bayar utang luar negeri.
> > 
> > Krisis ekonomi juga membuat Sri Lanka kekurangan pasokan pangan dan 
> > bahan bakar, situasi di negara itu makin memanas usai harga
> > berbagai kebutuhan naik hingga terjadinya pemadaman listrik
> > berulang. Sejumlah pakar menyebut hal ini sebagai dampak dari
> > jebakan utang China.
> > 
> > -ADVERTISEMENT-
> > Salah seorang guru besar di Tata Institute of Social Sciences,R 
> > Ramakumar, dalam tulisannya yang diterbitkan Channel News Asia, 
> > kebijakan pinjaman China adalah penyebab utama situasi ekonomi yang 
> > mengerikan di Sri Lanka.
> > 
> > "Banyak yang percaya bahwa hubungan ekonomi Sri Lanka dengan China 
> > adalah pendorong utama di balik krisis. Amerika Serikat menyebut 
> > fenomena ini diplomasi jebakan utang," tulis dia.
> > 
> > Baca Juga:
> > Kenapa PeduliLindungi Dituding Langgar HAM oleh AS?
> > 
> > Ia juga mengatakan, saat ini situasi dimana negara atau lembaga 
> > kreditur memberikan utang kepada negara peminjam untuk meningkatkan 
> > pengaruh politik pemberi pinjaman hingga membuatnya tidak dapat 
> > membayar uang kembali, mereka berada di belas kasihan kreditur.
> > 
> > Gagal bayar utang negara yang melambung, terutama pembiayaan
> > pelabuhan Hambantota, disebut-sebut sebagai faktor yang
> > berkontribusi terhadap krisis.
> > 
> > Bank Exim China adalah pihak yang memberi utang Sri Lanka dalam
> > proyek pembangunan pelabuhan Hambantota. Namun, pelabuhan ini
> > ternyata tak memberikan keuntungan bagi Sri Lanka.
> > 
> > Dampaknya, laporan itu menyebut, negara tersebut memilih untuk 
> > menyewakan pelabuhan itu selama 99 tahun kepada Grup Pedagang
> > China, yang membayar Sri Lanka USD 1,12 miliar.
> > 
> > Pada 1 April, Presiden Sri Lanka Gotabaya Rajapaksa telah
> > mengumumkan keadaan darurat, yang dicabut dalam waktu seminggu,
> > menyusul protes besar-besaran oleh warga yang marah atas penanganan
> > krisis oleh pemerintah.
> > 
> > 
> > Baca Juga:
> > Total Utang Indonesia ke China dan Proyeknya, Berikut Dana Jumbo 
> > Kereta Cepat
> > 
> > Sri Lanka dilaporkan sulit terbebas dari krisis ekonomi terbesarnya 
> > akibat kekurangan mata uang yang disebabkan oleh larangan bepergian 
> > yang diberlakukan selama epidemi Covid-19.
> > 
> > Ditambah lagi, negara kesulitan membeli pasokan bahan bakar hingga 
> > mengakibatkan kelangkaan kebutuhan pokok serta komoditas penting 
> > seperti migas.
> > 
> > Laporan PBB juga mengatakan, Sri Lanka dalam ambang batas krisis 
> > kemanusiaan akibat masalah keuangannya meningkat, dengan kenaikan 
> > harga pangan, dan pundi-pundi negara telah mengering.
> >   
> 
> --
> Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari
> Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email
> dari grup ini, kirim email ke
> [email protected]. Untuk melihat diskusi ini di
> web, kunjungi
> https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/20220512091805.2e32ea6c%40lilik-ThinkPad-T420s.
> 

-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/20220512204840.1b270b59%40lilik-ThinkPad-T420s.

Reply via email to