Capres dan Cawapres PDIP Lebih Bervisi Pembangunan Pedesaan Banjar Chaeruddin - Senin, 20 Juni 2022 | 20:54 WIB https://www.sinarharapan.co/politik/pr-3853707838/capres-dan-cawapres-pdip-lebih-bervisi-pembangunan-pedesaan
SINARHARAPAN--Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PDIP yang akan digelar Selasa (21/6) selama tiga hari belum akan menetapkan nama Calon Presiden (Capres) dan Calon Wakil Presiden (Cawapres) yang akan diusung pada Pemilu 2024 nanti. PDIP tampaknya tidak merasa perlu tergesa menetapkan tokoh yang akan diusung nanti, meski nama Ganjar Pranowo dan Puan Maharani sudah banyak diperbincangkan sebagai kandidat terkuat partai berlambang kepala banteng ini. Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto hanya mengatakan bahwa Rakernas ini akan membahas konsep dasar Capres dan Cawapres yang akan diusung partai. Secara umum, Rakernas akan membahas pemenangan Pemilu 2024. Menurut Hasto, Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri pada momentum yang tepat akan mengambil keputusan terkait Capres dan Cawapres. "Ketika Ibu Megawati Soekarno Putri pada momentum yang tepat mengambil keputusan terkait dengan capres dan cawapres, seluruh konsolidasi partai, pergerakan akar rumput partai dan juga konsepsi tentang tata pemerintahan ke depan itu sudah diselesaikan oleh PDI Perjuangan," ujar Hasto, Senin (20/6). Rakernas sendiri, menurut Hasto, mengambil tema 'Desa Kuat Indonesia Maju dan Berdaulat'. Masalah pembangunan desa akan menjadi fokus pembahasan peserta Rakernas. Bagi PDIP, kata Hasto, desa adalah ujung tombak pemerintahan, yang berada di garda terdepan pelayanan publik, sekaligus tempat hidup tradisi dan adat istiadat. PDIP ingin memperjuangkan perbaikan kehidupan rakyat melalui keputusan-keputusan politik yang jelas. Sehingga benar terwujudlah upaya membangun Indonesia dari desa. Bila demikian acuannya, bisa diperkirakan PDIP akan mengusung Capres dan Cawapres yang memberikan memahami dan memiliki perhatian besar bagaimana memperbaiki nasib dan kemajuan warga pedesaan. Cakupannya tentu sangat luas. Bagaimana mengembangkan kualitas SDM warga pedesan, peningkatan UMKM, pengembangan sektor pertanian dan berbagai aspek lainnya. Srategi ini menyasar pada percepatan pemerataan ekonomi dan kesejahteraan rakyat mengingat sebagian besar penduduk Indonesia memang masih tinggal di pedesaan. Mereka selama ini relatif tertinggal dari kemajuan pembangunan yang lebih berorientasi pada pertumbuhan (growth), yang ditopang investasi asing dan korporasi besar. Visi pembangunan berbasis pedesaan yang akan dikembangkan PDIP bukannya tanpa tantangan. Terutama berkaitan dengan kualitas SDM, infrastruktur dan sumber-sumber pembiayaan yang masih minim di pedesaan. Maka kajian visi dan misi yang akan dikembangkan PDIP menarik untuk diikuti. Bagaimana mengawinkan kepentingan pengembangan pedesaan dengan institusi-institusi ekonomi yang umumnya berada di perkortaan dan lebih profit oriented. Pertanyaan selanjutnya, siapa kira-kira tokoh PDIP yang cocok dengan visi dan misi baru tersebut? Apakah Puan Maharani? Atau Ganjar Pranowo lebih cocok? Jawabannya patut ditunggu. (Heru Lelono) -- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/6FAF0E8DC8AB41E48A8F678FC4840954%40A10Live.
