https://mediaindonesia.com/politik-dan-hukum/511448/wapres-penduduk-surga-nantinya-mayoritas-orang-indonesia




Senin 01 Agustus 2022, 22:02 WIB 

Wapres: Penduduk Surga Nantinya Mayoritas Orang Indonesia 

Mediaindonesia | Politik dan Hukum 

  Wapres: Penduduk Surga Nantinya Mayoritas Orang Indonesia ANTARA 
FOTO/Hafidz Mubarak A Presiden Joko Widodo (kedua kiri) dan Wakil Presiden 
Ma'ruf Amin (kedua kanan) mengikuti zikir dan doa kebangsaan 77 tahun Indonesia 
merdeka WAKIL Presiden Ma'ruf Amin menyebut berdasarkan hadits Nabi Muhammad 
SAW yang menyatakan "La ilaha illallah" akan masuk surga, maka penduduk 
Indonesia dapat menjadi penghuni surga terbanyak. "Kenapa begitu? karena memang 
yang banyak mengucap 'La ilaha illallah' itu adalah bangsa Indonesia. Jadi 
nanti di surga itu bangsa Indonesia semua itu," kata Wapres Ma'ruf saat 
memberikan tausiyah dalam acara "Zikir dan Doa Kebangsaan" 77 Tahun Indonesia 
Merdeka di halaman Istana Merdeka Jakarta, malam ini. Hanya saja lanjut Ma'ruf, 
ada proses yang harus dilalui bangsa Indonesia untuk menjadi penghuni surga. 
"Ada yang pakai proses, proses pemanggangan, mudah-mudahan saja yang mengalami 
proses pemanggangan itu sedikit, jangan banyak-banyak. Apalagi kata ulama, 
tidak ada dosa kecil kalau dilakukan terus-menerus, tidak ada dosa besar kalau 
dilakukan istigfar," tambah Wapres. Wapres mengungkapkan membaca istigfar 
dilakukan sehingga walau mungkin ada maksiat yang dilakukan tapi ujungnya 
banyak yang kembali ke hadirat Allah SWT "Mudah-mudahan ini bagian dari 
kehidupan kita bangsa Indonesia dan dengan doa dan zikir kita malam ini kita 
kembali bertobat kepada Allah SWT," ungkap Wapres. Dalam kesempatan itu, Wapres 
juga mengungkapkan nikmat kemerdekaan yang Allah SWT berikan selama 77 tahun 
terakhir harus disyukuri dengan terus menjaga keutuhan bangsa. "Untuk itu, kita 
wajib mensyukuri, menghargai dan berterimakasih kepada para pejuang bangsa. 
Rasullullah SAW mengatakan, siapa yang tidak berterimakasih kepada manusia dia 
juga tidak berterimakasih kepada Allah, menjadi kewajiban kita adalah menjaga 
bangsa ini tetap utuh," kata dia. Baca juga: Presiden Ajak Masyarakat Bersyukur 
di Bulan Kemerdekaan Menjadi kewajiban bangsa Indonesia, menurut Wapres, adalah 
menjaga bangsa agar tetap utuh. "Jangan sampai kemudian Allah mencabut 
menghilangkan cahaya-Nya dan meninggalkan kita dalam kegelapan karena kita 
saling berselisih, saling membenci dan bermusuhan. Kalau hal itu terjadi, 
cahaya terang yang kita dapatkan berupa kemerdekaan ini tentu akan kembali 
gelap," tambah Wapres. Wapres juga mengajak agar bangsa Indonesia bersyukur 
kepada Allah SWT karena telah memberikan banyak sumber daya alam. "Imam 
Attobari mengatakan 'Allah menjadikan di suatu negeri yang tidak diberikan ke 
negeri yang lain untuk memberikan penghidupan sebagian manusia melalui 
perdagangan dari negeri yang satu ke negeri lain'. Saya bilang tafsir ini, 
'Indonesia banget' karena memang Indonesia diberi Allah banyak yang tidak 
dimiliki oleh negara lain, seperti produk pertanian, perkebunan, kelautan, 
tambang," jelas Wapres. Namun, Wapres menegaskan memang butuh usaha untuk 
mengolahnya. "Karena itu yang kita butuhkan adalah 'hamzah wassal', apa itu? 
'Hamzah wassal' adalah yang menghubungkan antara satu kalimat dengan kalimat 
lain sehingga menjadi untaian kata yang indah," tutur Wapres. Atas tausiyah 
Wapres Ma'ruf tersebut, Presiden Jokowi pun menyampaikan rasa terima kasih. 
"Tadi saya rasa sudah banyak disampaikan oleh Pak wapres mengenai nikmatnya 
kemerdekaan. Ini enaknya kalau wakil presidennya itu Pak kiai. Makasih Pak 
kiai, tausiyahnya jelas, jadi saya tidak usah mengulang lagi," ucap Presiden. 
Zikir dan Doa Kebangsaan di halaman Istana Merdeka ini dihadiri sekitar 100 
tokoh yang terdiri dari para kiai, habaib, pejabat negara, tokoh berbagai ormas 
serta tokoh lintas agama. Selain itu, hadir juga 500 jamaah dan santri dari 
berbagai pondok pesantren di Indonesia. Sejumlah pejabat yang hadir antara lain 
Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir 
Effendy, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Pertanahan Prabowo 
Subianto, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, Imam Besar Masjid Istiqlal 
Nasaruddin Umar dan pejabat terkait lain. (Ant/OL-4)   TAGS: # kemerdekaan 
Indonesia # Wapres # Ma'ruf Amin # Surga

Sumber: 
https://mediaindonesia.com/politik-dan-hukum/511448/wapres-penduduk-surga-nantinya-mayoritas-orang-indonesia







-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/20220801223921.c3bc4fe16cf9aacb064cc2a0%40upcmail.nl.

Reply via email to