Bukankah partai-partai agama  melaksanakan politiknya sesuai paham agama
yang dianut.?

On Wed, Aug 17, 2022 at 2:44 AM Chan CT <[email protected]> wrote:

>
> *KSP Jelaskan Maksud Jokowi Minta Tak Ada Lagi Politisasi Agama*Kanavino
> Ahmad Rizqo - detikNews
> Selasa, 16 Agu 2022 17:26 WIB
> [image: Jokowi di Sidang Tahunan MPR]Jokowi di sidang tahunan MPR
> (YouTube Sekretariat Presiden)
>
> Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mewanti-wanti agar tak ada lagi
> politik identitas dan politisasi agama pada Pemilu 2024. Kantor Staf
> Presiden (KSP) menjelaskan pesan Jokowi tersebut berangkat dari situasi
> kontestasi politik yang cenderung memecah belah bangsa.
> "Kompetisi politik tidak seharusnya menghalalkan segala cara yang
> destruktif," kata Deputi IV KSP Juri Ardiantoro dalam keterangan tertulis,
> Selasa (16/8/2022).
>
> Baca juga:
> Jokowi: Jangan Ada Lagi Politik Identitas dan Politisasi Agama!
>
> Juri mengatakan politik identitas dan politisasi agama merupakan bahaya
> laten yang perlu diwaspadai bersama, terutama menjelang momentum politik.
> Hal itu juga dinilai bisa menjadi akselerator bagi rontoknya konstruksi
> sosial yang melahirkan konflik horizontal berkepanjangan.
>
>
> "Politik identitas dan agama yang dipolitisir, adalah formula yang sangat
> mudah untuk melakukan radikalisasi dan penyesatan masyarakat," ujar Juri.
>
>
> Juri menyebut politik yang dibungkus agama selalu menjadi komoditas
> favorit menjelang pemilu seperti saat ini. Agama disebut dijadikan
> justifikasi untuk meraih tujuan politik dengan menjajakan politik identitas.
>
> "Kepada siapa pesan itu diberikan? Kepada semua pihak, baik para elite
> politik maupun masyarakat umum. Keterbelahan politik di masyarakat adalah
> akibat dari perilaku politik para elit dalam berbagai level yang tidak
> sadar betapa berbahayanya politisasi agama dan politik identitas," imbuh
> Juri.
>
> Baca juga:
> Jokowi Bentuk Tim Penyelesaian Pelanggaran HAM Berat Masa Lalu
>
> Sebelumnya, Jokowi mengingatkan agar tak ada lagi politik identitas dan
> agama pada Pemilu 2024. Hal ini disampaikan Jokowi saat menyampaikan pidato
> dalam Sidang Tahunan MPR 2022 di gedung MPR, Jakarta Pusat (Jakpus), Selasa
> (16/8).
>
> "Adapun tahapan pemilu yang sedang dipersiapkan oleh KPU harus kita dukung
> sepenuhnya. Saya ingatkan, jangan ada lagi politik identitas. Jangan ada
> lagi politisasi agama," tegas Jokowi
>
> Selain itu, Jokowi mengingatkan agar tak ada lagi polarisasi sosial dalam
> kontestasi politik. "Jangan ada lagi polarisasi sosial," sambung Jokowi.
>
> Jokowi kehidupan berdemokrasi di Tanah Air harus makin dewasa. Dia pun
> mengucapkan terima kasih pada para tokoh dari berbagai kalangan yang
> dinilainya berkontribusi besar dalam memperkokoh persatuan.
>
> "Demokrasi kita harus semakin dewasa. Konsolidasi nasional harus
> diperkuat. Terima kasih kepada ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan
> tokoh kebudayaan, yang berkontribusi besar memperkokoh fondasi kebangsaan,
> serta merawat persatuan dan kesatuan nasional," ucap dia.
>
> Jokowi kemudian berharap semua lembaga negara mendukung terjaganya
> demokrasi dan mendukung upaya-upaya pengokohan ideologi Pancasila.
>
> "Saya juga mengharapkan dukungan dari semua lembaga negara untuk menjaga
> dan membangun demokrasi di negeri tercinta ini, untuk memperkokoh ideologi
> bangsa," tutur Jokowi.
>
> Simak Video: Wanti-wanti Jokowi soal Pemilu: Jangan Ada Lagi Politik
> Identitas!
>
>
>
> (knv/fjp)
>
> Baca artikel detiknews, "KSP Jelaskan Maksud Jokowi Minta Tak Ada Lagi
> Politisasi Agama" selengkapnya
>
> https://news.detik.com/berita/d-6238144/ksp-jelaskan-maksud-jokowi-minta-tak-ada-lagi-politisasi-agama
> .
>
> Download Apps Detikcom Sekarang https://apps.detik.com/detik/
>
> --
> Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "GELORA45" di Google Grup.
> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
> kirim email ke [email protected].
> Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi
> https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/7BF8F316F0D64A5098DC3809DC22ECD2%40A10Live
> <https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/7BF8F316F0D64A5098DC3809DC22ECD2%40A10Live?utm_medium=email&utm_source=footer>
> .
>

-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/CAGjSX2AgVLQhdkcsaLmF4R7CtrDH%2BpjPZTDeE_2u6sSwo-FnHQ%40mail.gmail.com.

Reply via email to