Harga Pangan Global Turun, Harga Pangan Indonesia Justru Naik
Yuanita SH
- Senin, 5 September 2022 | 06:45 WIB
    
https://www.sinarharapan.co/ekonomi/pr-3854397805/harga-pangan-global-turun-harga-pangan-indonesia-justru-naik

Ilustrasi pangan (Unsplash.com /Inigo De la Maza)
SINAR HARAPAN - Food and Agriculture Organization (FAO) melaporkan harga 
rata-rata pangan global kembali mengalami penurunan pada Agustus 2022 sedangkan 
di Indonesia sendiri harga pangan terpantau naik seiring dengan kenaikan harga 
BBM.

Dikutip dari bisnis.com, Senin 5 September 2022, meningkatnya pasokan sejumlah 
bahan pangan dan menurunnya permintaan menjadikan penurunan pada bulan Agustus 
adalah penurunan kelima berturut-turut pada tahun ini.

Berdasarkan FAO, panen gandum di belahan bumi bagian utara memberikan angin 
segar bagi pasokan pangan global. Di sisi lain, pasokan gandum yang sempat 
terhambat oleh konflik Rusia-Ukraina mulai mengalir lagi dari Ukraina.

Baca Juga: Berbeda Dengan Indonesia yang Naikkan BBM, Malaysia Justru Turunkan 
BBM

Penurunan harga pangan global memberikan sedikit kelegaan bagi konsumen saat 
mereka bergulat dengan tekanan akibat krisis ekonomi. Kendati demikian, harga 
harga jual produk olahan berpeluang berada di level yang tinggi. Sebab, dengan 
naiknya harga bahan bakar seperti minyak, gas dan batu bara berpeluang 
meningkatkan biaya pemrosesan.

Di Indonesia sendiri, harga pangan naik seiring dengan kenaikan harga BBM.
Berdasarkan data PPIHPS, Senin 3 September 2022, beberapa bahan pangan yang 
harganya naik adalah cabai merah besar, cabai merah keriting, beras kualitas 
bawah II, beras kualitas medium II, dan beras kualitas super I.

Baca Juga: Kemenparekraf Cari Solusi Atasi Dampak Kenaikan BBM Terhadap UMKM

harga rata-rata cabai merah besar naik Rp250 menjadi Rp60.750 per kg per 2 
September 2022. Begitu juga dengan harga cabai merah keriting yang naik Rp600 
menjadi Rp63.550 per kg.

Bahkan, Harga rata-rata cabai rawit merah ikut naik Rp200 menjadi Rp62.500 per 
kg. Bahkan, harga komoditas itu tembus Rp90 ribu per kg di Nusa Tenggara Timur 
(NTT).

Selanjutnya, harga beras kualitas bawah II naik Rp50 menjadi Rp10.600 per kg 
per 2 September 2022. Kemudian, harga beras kualitas medium II dibanderol 
Rp11.800 per kg atau naik Rp50 dan beras kualitas super I dijual Rp13.250 per 
kg atau naik Rp50.

Baca Juga: APBN Tergerus, Masih Ada Cara Lain Selain Menaikan Harga BBM

Kenaikan harga BBM akan mengerek naik biaya transport bahan pangan sehingga mau 
tidak mau harga pangan di pasar akan ikut terkerek.***

-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/F81BD1B2DDA64AE2827D1D73584D4C4E%40A10Live.

Reply via email to