PDIP Full Team, Dari Mega hingga Risma Menangkan Ahok-Djarot 
http://www.jurnas.com/artikel/7735/-PDIP-Full-Team-Dari-Mega-hingga-Risma-Menangkan-Ahok-Djarot/

 
 
 PDIP Full Team, Dari Mega hingga Risma Menangkan Ahok-Djarot 
http://www.jurnas.com/artikel/7735/-PDIP-Full-Team-Dari-Mega-hingga-Risma-Menangkan-Ahok-Djarot/
 Tiga pasangan cagub-cawagub yang akan bertarung nanti yakni Agus 
Yudhoyono-Sylviana, Ahok-Djarot dan Anies-Sandiaga, dinilai sebagai kandidat 
yang sebanding kuat untuk menjadi pemenang Pilkada.
 
 
 
 View on www.jurnas.com 
http://www.jurnas.com/artikel/7735/-PDIP-Full-Team-Dari-Mega-hingga-Risma-Menangkan-Ahok-Djarot/
 
 Preview by Yahoo 
 
 
  
 PDIP Full Team, Dari Mega hingga Risma Menangkan Ahok-Djarot Hatim | 25 Sep 
2016 | 21:21 WIB


 
 
 Jakarta - Pertarungan pilkada DKI 2017 mendatang diprediksi akan berlangsung 
ketat. Tiga pasangan cagub-cawagub yang akan bertarung nanti yakni Agus 
Yudhoyono-Sylviana, Ahok-Djarot dan Anies-Sandiaga, dinilai sebagai kandidat 
yang sebanding kuat untuk menjadi pemenang Pilkada.
 Rupanya, kekuatan dua pasangan pesaing Ahok-Djarot sampai juga ke telinga 
ketua umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Khawatir kandidatnya kalah, Mega siap 
turun tangan untuk memimpin langsung jadi juru kampanye (jurkam) Ahok-Djarot.
 Namun tidak hanya untuk Ahok-Djarot, mantan presiden kelima RI itu juga siap 
jadi jurkam bagi cagub-cawagub usungan PDIP di 101 daerah peserta pilkada 
serentak.
 "Bu Megawati menjadi jurkam seluruh cagub-cawagub yang diusung PDI-P baik itu 
di DKI Jakarta, Papua Barat, Sulawesi Barat, Babel, Banten, Gorontalo daerah 
lain," ujar Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto di kediaman 
Megawati, Jalan Teuku Umar, Jakarta Pusat, Minggu (25/9/2016). 
 Hasto menambahkan pihaknya akan total mengawal usaha untuk pemenangan maksimal 
di Pilkada serentak pada periode 2017 mendatang. Sehingga, PDIP akan 
mengerahkan seluruh potensinya untuk menopang target keinginannya untuk menjadi 
partai pemenang.
 PDIP memastikan pihaknya tidak hanya mengandalkan Megawati. Hasto menegaskan 
sejumlah kader PDIP yang dianggap berpotensi menarik perhatian massa akan turut 
disertakan dalam daftar jurkam utusan partainya. Di antaranya, sebut Hasto, 
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dan Walikota Surabaya Tri Rismaharini.
 Hasto mengutarakan, pihaknya tidak akan mengganggu kerja para kader yang 
selama ini bertugas menjadi pembantu presiden sebagai menteri. Karena itu, kata 
dia, PDIP tidak akan memerintahkan kadernya yang menjabat para menteri untuk 
ikut jadi jurkam.
 "Kalau menteri kami ikut fatsun yang ditetapkan presiden. Pak presiden meminta 
seluruh jajaran kabinet kerja untuk betul-betul bekerja menyelesaikan 
program-program pemerintahan," ungkapnya.
 Sebelumnya, hasil polling yang dilakukan tim salah satu program televisi 
nasional Indonesia Lawyers Club (ILC) menemukan angka mengejutkan dengan 
menempatkan pasangan Agus-Sylviana sebagai cagub-cawagub dengan persentase 
tertinggi pilihan responden.
 Dari 3.730 responden, Agus-Sylviana mendapat angka 39 persen yang dikuti 
Ahok-Djarot dengan 35 persen dan Anies-Sandiaga 25 persen.

 

 

Kirim email ke