Ujung mestilah pangkal dari sesuatu yang berbeda.Kalau cuma baru tapi masih
sama ya berarti bukan ujung.
Belum.
--- billygunadie@... wrote:
Wah ....... apakah sudah bisa diramalkan?
On Tuesday, September 27, 2016 12:23 PM, ajeg wrote:
--- jetaimemucho1@... wrote:
He...he... Cuma tahu tengahnya...Serius mau tahu ujungnya???
On Tuesday, September 27, 2016 4:18 PM, BILLY GUNADIE wrote:
Tambahan,
Saya engga tau ujungnya, cuma tau tengahnya.... buntutnya bakal bagaimana?
On Tuesday, September 27, 2016 10:15 AM, BILLY GUNADIE wrote:
Pada dasarnya, semua ideology dicetuskan merasa ada kebenaran, yang kita lihat
hasilnya?
Hasilnya ampir 1/2 penduduk ditingkatkan taraf kehidiupannya? Belum pernah
terjadi selama sejarah manusia, mungkin semenjak ditemukannya agreeculture,
sehingga penduduk dunia mencapai 1 milyar.
It doesn't what color of the cat, as long can catch a mouse?
On Tuesday, September 27, 2016 9:57 AM, Tatiana Lukman wrote:
Kalau anda memang ingin melibatkan diri dalam diskusi/perdebatan yang sekarang
sedang berlangsung (tentang digunakannya kebijakan NEP Lenin tahun 1921 oleh
para pendukung revisionis Tiongkok untuk membenarkan RESTORASI KAPITALIS Deng),
baca saja dulu semua tulisan/reaksi/jawaban yang sudah saya postingkan. Kalau
anda ikuti dan baca dengan cermat, di situ anda akan menemukan TIDAK HANYA
emosi, tapi juga ARGUMENTASI. Nah, anda tidak perlu ikut-ikut emosi seperti
saya, coba berikan reaksi atau jawaban kepada apa yang sudah saya tulis. Dengan
demikian anda bisa membantu dengan kongkrit S. Suroso dan Chan yang sampai
sekarang tetap membisu. Yang keluar hanya cacian (dari Chan bukan dari Suroso)
kepada pribadi saya.
On Tuesday, September 27, 2016 3:35 PM, BILLY GUNADIE wrote:
Aneh juga, apakah sebaiknya segala emosi dihindarkan, tata krama kesopanan dan
respect adalah jalan yang terbaik. Emosi bisa menyesatkan lho? On Tuesday,
September 27, 2016 9:28 AM, Tatiana Lukman wrote:
O ya, perlu saya ingatkan lagi fakta sejarah kepada Chan. Tentunya tahu dulu
pernah ada "sosial-imperialisme", bukan? Kepada siapa nama itu ditujukan dan
apa arti dari "sosial-imperialisme"???? Tiongkok dan PKT dulu mengkwalifikasi
kaum revisionisme Soviet sebagai "sosial-imperialisme". Artinya dimulut
"sosialisme" tapi dalam tindakan "imperialisme"!!
On Tuesday, September 27, 2016 1:46 PM, Chan CT wrote: Inilah orang yang kena
sakit jiwa, semua dimusuhi, ... kalau saja benar menempatkan imperialisme AS sb
musuh pokok didunia ini, tapi dalam praktek anda menempatkan RRT MUSUH UTAMA
yang juga HARUS disasar dan dihujat habis-habisan, ... bahkan diHAJAR lebih
dahsyat dengan penuh KEBENCIAN, lalu SIAPA dan negara mana didunia ini yang
anda harus ditarik dalam FRONT untuk melawan imperialisme AS itu? Bisa dan
cukup kuatkah anda dengan berkoar-koar begitu melawan imperialisme AS?????
From: Tatiana LukmanOooo, kalau soal peran Imperialis AS sebagai kekuatan
teroris nomer satu didunia, di milis ini belum/ tidak pernah ada perdebatan.
Belum ada orang yang berani dengan terang-terangan membela AS. Yang
diperdebatkan adalah Tiongkok yang masih terus dibela oleh orang seperti Chan
dan S. Suroso sebagai negeri "sosialis dengan ciri Tkk" walaupun tidak pernah
bisa membuktikan dan menunjukkan unsur-unsur sosialisnya. Sedangkan saya
menganggap Tkk sebagai negeri kapitalis 100% dan bahkan sudah menjadi kekuatan
imperialis yang sedang berkembang. Itulah alasannya kenapa saya tidak
mempostingkan berita yang bersangkutan dengan AS.
On Tuesday, September 27, 2016 3:25 AM, BILLY GUNADIE wrote:
Why no one said any thing .. US coalition sent more that 500,000military
personnel .... during gulf war ....
and US mercenaries as contractors .....
On Monday, September 26, 2016 9:15 PM, Chan CT wrote:
Video ini darimana sumbernya saya tidak nampak, ... tapi saya masih YAKIN RRT
tidak akan mengirimkian TPRT nya keluar untuk menyerang negara lain didunia!
Yang ada mungkin, RRT sebagai anggota PBB hanya ikut membantu pasukan PBB untuk
penertiban dan palang-merah saja, spt yang pernah terjadi. Lalu, apa salahnya?
Salam,ChanCT From: Tatiana LukmanDari AS sampai Tiongkok menggunakan alasan
"war against terrorism" untuk memperkuat tentaranya dan menempatkannya di luar
perbatasan negerinya sendiri. Wow, akan ada basis militer Tkk di Jibouti!!!!
"The new emerging imperialist power" akan memperlihatkan "giginya"!!!!
Seandainya saya "menuduh" Tkk sebagai kekuatan imperialis yang sedang
berkembang tanpa menampilkan video ini, pasti akan ada saja orang yang bertanya
" mana buktinya dan atas dasar apa mengatakan Tkk sebagai kekuatan imperialis,
bukan? Tapi dengan menampilkan video inipun, saya akan dapat tuduhan "tidak
berani berpikir sendiri" "tidak mau pakai otak sendiri"..... Serba salah, bukan?
China Is Able to Deploy Up to 10000 Troops in the Middle East
|
|
|
| | |
|
|
|
| |
China Is Able to Deploy Up to 10000 Troops in the Middle East
If you’re able, and if you like our content and approach, please support the
project. Our work wouldn’t be possi... | |
|
|