Jeniusnya Cara Ridwan Kamil bela Ahok soal Penggusuran, Dhani dan Ratna Cs 
pasti Bungkam!
FacebookTwitterOkTerus.com – Masalah untuk penggusuran memang masih sangat 
sering dijadikan senjata paling ampuh untuk bisa menyerang calon petahana 
Gubernur Jakarta, Ahok.Apalagi jelang pilkada seperti ini, tentu akan banyak 
sekali flash back tentang bagaimana proses penggusuran yang telah dilakukan 
oleh Pemprov DKI Jakarta khususnya.Frame yang ingin ditonjolkan di dalam 
informasi penggusuran tersebut biasanya ditujukan untuk pandangan miris rakyat 
kecil yang seakan terlihat dizalimi oleh pemerintah.Meme Ridwan Kamil Bela 
Ahok.Padahal, penggusuran yang seharusnya disebut sebagai relokasi ini 
merupakan suatu keharusan yang dilakukan oleh Pemprov DKI Jakarta agar bisa 
menata daerah bantaran sungai agar bisa menanggulangi permasalahan banjir.Dari 
tempat yang tidak layak huni serta kumuh di wilayah bantaran sungai itu, para 
warga bakal direlokasi ke rusun yang juga telah dipersiapkan oleh Pemprov DKI 
Jakarta sebelum melakukan relokasi tersebut.Ternyata, polemik penggusuran itu 
tak hanya menimpa Ahok saja. Sebagai Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil ternyata 
punya masalah yang sama saat ingin menggusur rumah para warga yang ada 
dibantaran kali.Di dalam status miliknya, Ridwan Kamil menuliskan pembelaan 
untuk proses relokasi tersebut di dalam sebuah gambar yang sangat mengena untuk 
dimengerti para netizen.Tweet Ridwan Kamil.Sontak saja, tweet dari Ridwan Kamil 
tersebut pun mendapatkan respon yang sangat positif dari para 
netizen.Kebanyakkan dari mereka mendukung kebijakan yang dilakukan olehnya 
ataupun oleh Gubernur DKI Jakarta, Ahok.
Penggusuran Kampung Pulo
Gubernur DKI Jakarta, Ahok menyatakan kalau tujuan dari relokasi yang dilakukan 
di daerah kampung pulo merupakan bukan hanya untuk normalisasi Kali Ciliwung 
saja supaya bebas banjir. Terdapat alasan lainnya yang tidak kalah pentingnya 
dari hal tersebut.“Target saya tahun ini cuma Kampung Pulo tidak banjir. Saya 
prioritas utama sungai, jalan inspeksi dan waduk. Saya ingin mengembalikan 
lebar sungai berapa dahulu,” ucapnya dikutip OkTerus.com.Ahok menyatakan bahwa 
dulu, lebar dari Kali Ciliwung mencapai 20-50 meter. Sekarang, sudah menyusut 
hanya sekitar 3-5 meter saja.“Dahulu sungai lebarnya 20-50 meter, sekarang 
tinggal 3 sampai 5 meter. Apakah 15 meter itu dari zaman dahulu? Enggak 
mungkin. Itu jelas lahan urukan,” ucapnya.Warga Kampung Pulo senang usai 
direlokasiRusunawa yang berlokasi di Jatinegara Barat menjadi tempat berlabuh 
dari para korban relokasi di Kampung Pulo.Salah seorang warga yang bernama 
Putri (27) menyatakan kalau dirinya cukup nyaman tinggal di rusun 
tersebut.“Enak, nyaman di sini. Udah gitu airnya bersih,” terangnya dikutip 
OkTerus.com saat berada di rusun tersebut,Hal serupa turut diutarakan oleh 
Wahyudi (40) yang menyatakan bahwa dirinya beserta dengan 12 cucunya senang 
pindah di rusun tersebut.Korban Penggusuran Kampung Pulo.“Lingkungan ya. Di 
sini kan (rusun) bersih, adem, banyak anginnya, air bersih, tidak kumuhlah. 
Kalau di sana (Kampung Pulo), dekat kali, terus juga kadang airnya butek, kalau 
nyusut air kalinya bau,” tegas Wahyudi.“Ya kami jadi nggak khawatir. Kadangkan 
kalau (anak/cucu) di rumah apalagi di pinggir jalan, kami khawatir kalau ada 
mobil atau apa. Kalau di sini nggak. Paling kami dampingi aja kalau cucu naik 
lift atau turun tangga. Biar tidak kejepit atau kesandung. Kayak sekarang aja, 
saya nemenin mereka main sepeda,” lanjutnya lagi. Penulis: Hirarki

Kirim email ke