http://health.detik.com/read/2016/10/04/205953/3313438/1202
/menyentuh-perjuangan-bocah-dengan-leukemia-tempuh-400-km-untuk-berobat
Menyentuh! Perjuangan Bocah dengan
Leukemia Tempuh 400 Km untuk Berobat
*Nurvita Indarini* - detikHealth
Selasa, 04/10/2016 20:59 WIB
Menyentuh! Perjuangan Bocah dengan Leukemia Tempuh 400 Km untuk
BerobatFoto: thinkstock
*Berita Lainnya*
*
Semangat Haifa, Remaja yang Didiagnosis CML Saat Berusia
16 Tahun
<http://health.detik.com/read/2016/09/28/130405/3308710/1202/semangat-haifa-remaja-yang-didiagnosis-cml-saat-berusia-16-tahun>
*
Kisah Haru Zane dan Zac, si Kembar yang Sama-sama Kena
Kanker Darah Langka
<http://health.detik.com/read/2016/09/28/103526/3308510/1202/kisah-haru-zane-dan-zac-si-kembar-yang-sama-sama-kena-kanker-darah-langka>
*
Kisah Perjuangan Tari Jalani Program Kehamilan Meski
Idap CML
<http://health.detik.com/read/2016/09/27/123233/3307735/1202/kisah-perjuangan-tari-jalani-program-kehamilan-meski-idap-cml>
*
Video: Pantang Berpangku Tangan Meski Lumpuh dan Divonis
Tak Berumur Panjang
<http://health.detik.com/read/2016/09/27/103718/3307582/1202/video-pantang-berpangku-tangan-meski-lumpuh-dan-divonis-tak-berumur-panjang>
*
Penuh Haru, Kisah Dena Mendapat Donor Ginjal untuk
Putrinya
<http://health.detik.com/read/2016/09/26/200156/3307302/1202/penuh-haru-kisah-dena-mendapat-donor-ginjal-untuk-putrinya>
*Guizhou, China,* Cobaan demi cobaan dihadapi bocah ini. Bermula dari
ditinggal pergi ibunya saat masih berusia dua tahun, lalu kini terkena
kanker.
Meski terkena kanker dan hidup dalam kemiskinan, tapi bocah 11 tahun ini
tidak menyerah. Dia bahkan rela sendirian menempuh jarak 400 km untuk
pengobatan kankernya.
Shi Luyao, anak laki-laki berusia 11 tahun dari Desa Bengjing, Provinsi
Guizhou, China, terkena demam tinggi pada 2013 silam. Selanjutnya dari
hasil cek kesehatan, diketahui dirinya terkena leukemia limfoblastik
akut (ALL).
Kemoterapi yang tidak singkat harus dijalani Shi agar benar-benar
sembuh. Namun tantangan lain muncul, terkait dengan biaya pengobatan
yang mahal. Hanya 30 persen biaya yang ditanggung asuransi, sehingga
ayah Shi harus meminjam uang sekitar Rp 389 juta.
Dikutip dari Asia One, Shi menjalani pengobatan di rumah sakit di
Kunming yang jaraknya sekitar 400 km dari rumahnya. Perjalanan dimulai
dengan pergi ke kota Liupanshui dengan bus. Selanjutnya Shi akan naik
kereta menuju Kunming. Perjalanan itu dilakukannya seorang diri.
Baca juga: *Waspadai 11 Kanker yang Sering Mengancam Anak*
<http://health.detik.com/read/2013/04/26/082955/2230967/1301/waspadai-11-kanker-yang-sering-mengancam-anak>
Pertama kali menjalani pengobatan, Shi bahkan harus menunggu kereta
selama enam jam. Saat itu, kata Shi, dia ingin sekali menangis. Tapi air
mata dia tahan sekuat tenaga karena tidak ingin orang tahu apa yang dia
lakukan dan rasakan.
Setelah terapi dilakukan, biasanya pasien diminta berbaring sejenak.
Namun Shi justru buru-buru meninggalkan rumah sakit, meskipun hari sudah
larut dan dia kemudian harus menunggu fajar di stasiun. Alasannya satu:
dia tidak mau ketinggalan pelajaran di sekolah.
Straits Times melaporkan Shi pernah meninggalkan bangku sekolah selama
dua tahun karena leukemia yang dihadapinya. Meski demikian dia tidak
pernah berhenti belajar. Setelah kondisinya membaik, dia minta kembali
bersekolah.
Salah satu guru menyebut Shi sebagai murid yang pintar dan rajin. Meski
memang sehari-hari Shi tampak kesepian. Untuk itu gurunya meminta empat
teman sekelas Shi untuk belajar bersama dan menjaga Shi agar bocah itu
tak terlalu kesepian.
ALL merupakan jenis leukemia yang paling sering ditemukan pada
anak-anak. Faktor risiko untuk ALL antara lain terpapar sinar X sebelum
lahir, terpapar radiasi, riwayat kemoterapi, perubahan genetik tertentu
dan gangguan genetik tertentu seperti Down Syndrome. Jika terjadi gejala
mencurigakan pada anak, segera kunjungi dokter karena ALL bisa memburuk
dengan cepat jika tak kunjung ditangani.
Baca juga: *Fajar 'Alexa' dan Semangat Merawat Putrinya yang Kena
Leukemia
<http://health.detik.com/read/2013/01/28/083053/2153644/763/fajar-alexa-dan-semangat-merawat-putrinya-yang-kena-leukemia>*(*vit/vit*)
/
/