http://sains.kompas.com/read/2016/10/10/21374041/misterius.batang.pohon.ini.terapung.di.danau.selama.120.tahun.
Misterius, Batang Pohon Ini Terapung di Danau
Selama 120 Tahun!
Senin, 10 Oktober 2016 | 21:37 WIB
* <javascript:void(0);>
* <javascript:void(0);>
* <javascript:void(0);>
*
<http://sains.kompas.com/read/2016/10/10/21374041/misterius.batang.pohon.ini.terapung.di.danau.selama.120.tahun.#komentar>
*
<http://sains.kompas.com/read/2016/10/10/21374041/misterius.batang.pohon.ini.terapung.di.danau.selama.120.tahun.#>
5
Shares
Science Alert Batang pohon terapung di Danau Crater selama 120 tahun.
Belum ada yang mampu menjelaskan alasannya.
*KOMPAS.com* — Seonggok batang pohon yang terapung di antara birunya
danau mungkin bukan hal yang aneh. Namun, bagaimana jika batang kayu
tersebut mengapung selama 120 tahun tanpa sekali pun pernah tenggelam?
Danau Crater di Oregon merupakan danau terdalam di Amerika Serikat
dengan airnya yang begitu biru. Namun, saat melihat lebih dekat, sebuah
pemandangan unik terlihat.
Ada sebuah batang kayu terombang-ambing. Batang kayu itu cukup stabil
untuk menahan seseorang yang berdiri di atasnya.
Uniknya, batang kayu ini ternyata berada dalam posisi tegak dalam waktu
yang lama. Bukan lagi dalam hitungan bulan, melainkan batang kayu yang
mendapat julukan "laki-laki tua di danau" ini telah mengapung dalam
posisi tegak setidaknya selama 120 tahun.
Wikimedia Seorang pria berdiri di atas batang pohon di Danau Crater yang
mengapung selama 120 tahun.
Hukum fisika dasar menyebutkan, benda mengapung akan selalu memiliki
pusat massa lebih besar dibandingkan dengan pusat apung. Ini artinya,
batang kayu yang panjang akan mengapung dalam posisi horizontal,
sementara batang kayu pendek akan mengapung dalam posisi vertikal.
"Laki-laki tua di danau" ini memiliki panjang 9 meter dengan diameter 61
sentimeter. Dengan ukuran itu, seharusnya batang kayu mengambang secara
horizontal. Namun, sungguh aneh, batang itu mengapung secara vertikal.
Belum ada yang bisa menguraikan misteri batang kayu itu. Namun, sebuah
teori menyatakan, ada batu yang menyangkut pada bagian akar yang tersisa
dari batang itu. Kelemahan dari teori ini, saat ini tak ada batu yang
menyangkut dan sulit membuktikan bahwa peristiwa itu pernah terjadi.
Pendapat lain mengatakan, batang kayu yang terendam akan menjadi lebih
padat dan berat dari waktu ke waktu, sementara ujungnya yang tidak
terkena air akan tetap kering. Karena itulah, batang kayu itu mengapung
vertikal.
Batang kayu ini pertama kali ditemukan pada tahun 1896 oleh seorang
geolog dan penjelajah, Joseph Diller.
Diller mencatat, batang kayu itu berpindah tempat. Pada tahun 1902,
Diller menerbitkan studi ilmiah pertamanya mengenai batang pohon
tersebut. Ia mengungkap, dalam lima tahun sejak penemuannya, batang itu
telah berpindah sejauh 400 meter.
Eksperimen kedua yang dilanjutkan kembali pada 1 Juli dan 30 September
1938 menemukan bahwa batang kayu itu kembali melakukan perjalanan lebih
jauh lagi, sekitar 99,9 km dalam waktu 3 bulan. Angin kencang dan
gelombang telah membawanya berpindah.
Hingga kini, tidak ada seorang pun yang tahu dari mana batang kayu
misterius itu berasal.
Danau Crater sendiri terbentuk sekitar 7.700 tahun yang lalu saat Gunung
Mazama meletus. Danau ini memiliki kedalaman 592 meter, menjadikannya
sebagai danau terdalam di Amerika Serikat dan danau terdalam kesembilan
di dunia.
Penulis : Kontributor Sains, Monika Novena
Editor : Yunanto Wiji Utomo