Lha, ya, kok ada yang percaya..............
Kalau takut dirampok, ngangkutnya harus pakai pantserwagen,
dan dikawal puluhan polisi.... ?

2016-10-20 1:53 GMT+02:00 'Karma, I Nengah [PT. Altus Logistic Service
Indonesia]' [email protected] [GELORA45] <[email protected]>:

>
>
> Pernah saya baca di medsos, uang 1 T-10 T kalau diambil pakai mobil
> mungkin sampai 50 truck-100 truck, kalau di transfer lewat bank jelas
> dilihat oleh kpk.
>
> Bayangkan kalau 100 truck mobil angkut uang korupsi apa gak geger
> masyarakat
>
>
>
> *From:* [email protected] [mailto:[email protected]]
> *Sent:* Wednesday, October 19, 2016 4:08 PM
> *To:* ;
> *Subject:* [**EXTERNAL**] [GELORA45] AHok Terima 12 T, Buat Mega 10 T
>
>
>
>
>
> res : *Lumayan besar berkat dianugerahkan kepada Megawati. Bagaimana
> dengan proyek-proyek lain?*
>
>
>
> http://indonesiapolicy.com/2016/10/17/ahok-terima-12-t-buat-mega-10-t/
>
>
> AHok Terima 12 T, Buat Mega 10 T
>
> By Editor Utama -
>
> October 17, 2016
>
>
>
> Share on Facebook
>
> Tweet on Twitter
>
> *indonesiapolicy.com <http://indonesiapolicy.com>* – Desas desus Ketua
> Umum PDI Perjuangan Megawati Sukarnoputri menerima uang Rp 10 Triliun,
> mulai tampak titik terangnya. Seorang pengusaha keturunan Tionghoa yang
> diketemui informan *indonesiapolicy.com <http://indonesiapolicy.com>*
> menyatakan info tersebut valid.
>
> [image: megaahoks2]
>
> Ceritanya, pulau hasil reklamasi, Pulau G sudah dijual ke Hongkong. Dari
> kepulauan yang sudah diserahkan Inggris ke Republik Rakyat Cina (RRC),
> pengusaha Pulau G, Agung Podomoro Land (PT.Wisesa) yang dimiliki Sugianto
> Kesuma alias AGuan, diperoleh dana segar sekitar Rp 40 Triliun dari lembaga
> keuangan disana.
>
> Dari dana yang diperoleh itu diserahkan kepada AHok Rp 12 triliun, nah
> yang Rp 10 triliun itu diserahkan AHok kepada Megawati. Dari dana itu
> pengusaha yang memperoleh hak atas tanah reklamasi Pulau G, diwajibkan juga
> membangun 40 ribu rumah susun. “Pulau (reklamasi) G itu gak boleh gagal
> atau dibatalkan. Siapapun yang membatalkan atau menggagalkannya, jangankan
> AHok, Jokowi pun, pasti kami lengserkan. Enak aja udah terima, mau batalkan
> proyek itu,”ujar informan itu menirukan kata-kata pengusaha tersebut.
>
> Tak heran jika, Menteri Koordinator Maritim, Rizal Ramli disikat. Karena
> membatalkan izin Pulau G. Walaupun Rizal, tidak sembarangan dalam
> membatalkan reklamasi pulau itu. Rizal, bahkan membentuk Tim yang terdiri
> dari pakar lingkungan, kelautan, sosial dan lainnya untuk mengkaji
> keberadaan pulau-pulau reklamasi tersebut, khususnya Pulau G.
>
> Setelah Rizal disingkirkan Jokowi, penggantinya Menteri Koordinator
> Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan, kontan menyatakan meneruskan
> reklamasi Pulau G. Luhut tidak peduli dengan kajian sebelumnya, dan putusan
> pengadilan yang membatalkan izin proyek reklamasi tersebut. Pernyataan
> Luhut tentu, bukan kemauan dia saja, tetapi tentu dari bosnya, Jokowi, dan
> taipan rakus yang berada di belakangnya. [image: aguansahok7]
>
> Pernyataan Menko Luhut, tentu saja membuat AHok lega. Dia bisa bebas dari
> ancaman mafia yang juga taipan rakus tersebut. Bahkan AHok tidak kawatir
> dengan ancaman Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), yang menyatakan diskresi
> yang dilakukan AHok adalah bentuk lain dari tindak korupsi. Tapi herannya,
> sampai sekarang KPK masih tak mengambil tindakan, menyatakan AHok sebagai
> tersangka, menangkap atau menahannya, bahkan melepaskan AGuan dan anaknya
> dari cekal. Bau busuk akan semakin terkuak. Siapa yang jahat terhadap
> bangsa ini?
>
> 
>

Kirim email ke