res : Mimpi bagus, cuma saja yang dikatakan Indonesia adalah pulau Jawa, karena 
semuanya terkonsentrsi di pulau Jawa, maka oleh sebab itu ada istilah 
“Jawasentris”. Wilayah di luar pulau Jawa hanya menjadi sumber bahan mentah dan 
pasar konsumsi.  Bagi yang masih ingat coklat. Biji coklat dari Hindia Belanda 
dibawa ke Belanda. disana diolah dan dikirim kembali ke Hindia Belanda untuk 
dijual sebagai “chocolade” merk  Van Houten.

http://www.antaranews.com/berita/591648/2050-indonesia-terbesar-keempat-dunia-setelah-china-india-dan-as

2050, Indonesia terbesar keempat dunia setelah China, India dan AS
Sabtu, 22 Oktober 2016 10:31 WIB | 4.649 Views
Pewarta: R.H. Napitupulu
 
(ANTARA/Puspa Perwitasari) 
Yogyakarta (ANTARA News) - Indonesia akan menjadi negara terbesar keempat dunia 
pada 2050, berdasarkan Produk Domestik Bruto (PDB) dengan perhitungan 
keseimbangan kemampuan berbelanja per kapita, kata seorang pakar dari Australia.

"Indonesia diproyeksikan mengalami kenaikan sangat signifikan, yakni dari 
urutan kesembilan menjadi keempat dunia. Sementara Brasil naik dua peringkat, 
dari urutan ketujuh menjadi urutan kelima pada 2050," kata Hal Hill, ekonom 
Crawford School of Public Policy (Fakultas Kebijakan Publik), Universitas 
Nasional Australia di kampus Universitas Gadjah Mada, Sabtu.

Menurut dia, negara-negara besar yang sekarang tergolong maju belum tentu akan 
sama maju pada masa yang akan datang karena pusat daya tarik dunia mulai 
bergerak dari Atlantik ke Asia Pasifik.

Berdasarkan proyeksinyam ada lima negara yang akan menjadi negara terbesar, 
yakni China, India, Amerika Serikat, Indonesia, dan Brasil yang tiga di 
antaranya ada di Asia.

Ia menuturkan, berdasarkan PDB dengan perhitungan keseimbangan kemampuan 
berbelanja (PPP) per kapita, China pada 2014, kemudian pada 2030 sampai 2050 
akan tetap pada urutan pertama. India dari urutan ketiga akan naik dan bertukar 
posisi dengan AS pada urutan kedua. 

Hill juga memaparkan daya tarik ekonomi dunia berubah sejalan juga dengan 
kemajuan ekonomi yang dialami negara-negara di Asia Tenggara.

Salah satu laporan World Bank mencatat, sedikitnya ada 13 negara dari 150 
negara yang pertumbuhan ekonominya di bawah 10 persen selama 100 tahun dan yang 
menarik hampir semua negara dalam kelompok ini berasal dari Asia.

Dari Asia Timur ada China, Hong Kong, Jepang, Korea, dan Taiwan, sedangkan dari 
Asia Tenggara ada Indonesia, Malaysia, Singapura, dan Thailand,  kata Hill.

"Indonesia mulai mengejar. Kita tahu, pada tahun 1960-an, Indonesia sangat 
miskin namun mampu bangkit maju. Yang tidak maju menurut ukuran ini adalah 
Filipina karena selama lebih dari 60 tahun mengalami kemiskinan, jika 
dibandingkan dengan Amerika. Bangladesh dan Kamboja juga demikian," demikian 
Hill. 
Editor: Jafar M Sidik

COPYRIGHT © ANTARA 2016

Kirim email ke