pas

From: [email protected] [mailto:[email protected]]
Sent: Monday, November 07, 2016 1:23 AM
To: [email protected]; 'Sunny'
Subject: [**EXTERNAL**] AW: [nasional-list] Fw: [GELORA45] Fahri Hamzah: Umat 
Islam Lebih Tua dari Negara + Ini Rahasia Pendanaan Aksi Bela Islam


Refleksi : Fahri Hamzah adalah pendukung setia partai Masysumi yang pada tahun 
1960 dibubarkan , karena tersangkut dalam pemberontaak PRRI. Sejak itu sebagian 
 masyarakat islam tidak lagi mempunyai wakil dalam partai politik. Walaupun 
beberapa pendukung Masyumi mengalihkan keanggotaan mereka pada kepada NU atau  
partai-partai Islam kecil yang lain atau mendirikan PKS , sebagian besar mereka 
tetap  menganggap dirinya sebagai bagian dari aliran Masyumi, ini tercermin 
dalam Ucapan Fahri Hamzah, yang mengatakan bahwa Umat Islam lebih tua dari 
negara. Seruan Fahri Hamzah adalah seruan yang cenderung untuk memecah belah 
bangsa Indonesia yang telah bersatu dalam suatau Negara Kesatuan Republik 
Indonesia (NKRI). Ideologi Pancasila 1 Juni 1945 memandang sumua agama di NKRI 
mempunyai hak dan nilai yang sama, tidak ada yang harus lebih dimulyakan. 
Rupanya Fahri Hamzah sudah tidak mau lagi mengakui Pancasila 1 Juni 1945 
sebagai ideologi Negara; yang dia kehendaki adalah Negara Islam Indonesia 
(NII), dan segera bergabung dengan ISIS, yang sekarang sedang mengincar daerah 
Asia tenggara termasuk Indonesia. Oleh karena itu Fahri Hamzah dan kelompoknya 
termasuk Habib Riziq dan FPI-nya perlu sekali untuk diwaspadai.

Roeslan.




Von: [email protected]<mailto:[email protected]> 
[mailto:[email protected]]
Gesendet: Sonntag, 6. November 2016 11:50
An: [email protected]<mailto:[email protected]>; kh djie
Betreff: Re: [nasional-list] Fw: [GELORA45] Fahri Hamzah: Umat Islam Lebih Tua 
dari Negara + Ini Rahasia Pendanaan Aksi Bela Islam


Di Timur Tengah ISIS mulai kehilangan wilayah satu persatu, jadi agaknya 
sebagai kompensasi di mulai kegiatan yang lebih nyata di NKRI.  Jadi tunggu 
saja tanggal mainnya yang lebih luas.  Maka oleh sebab itu selekas mungkin 
pulau Jawa dimerdekakan dengan wahabi mereka.

From: mailto:[email protected]
Sent: Sunday, November 6, 2016 10:18 AM
To: Chan CT<mailto:[email protected]> ; 
Gelora45<mailto:[email protected]>
Subject: Re: [nasional-list] Fw: [GELORA45] Fahri Hamzah: Umat Islam Lebih Tua 
dari Negara + Ini Rahasia Pendanaan Aksi Bela Islam


Bahasa Jawa lain dari isis, adalah silir, ada angin bertiup sepoi sepoi.
Tetapi silir itu juga nama daerah di tepi Bengawan Solo, tempat PKS,
Pekerja Seks.
Lha kok parainya Fahri Hamzah, namanya juga PKS, apa dapat inspirasi
namanya habis kunjungi daerah itu ?
Sekarang lebih terkenal sebagai Partai Korupsi Sapi........

2016-11-06 9:54 GMT+01:00 Chan CT 
<[email protected]<mailto:[email protected]>>:
Maksudnya tentu jelas, Umat ISLAM berada diatas NEGARA! Dan itulah tujuan ISIS, 
negara Islam, ... juga di Indonesia!


From: kh djie [email protected]<mailto:[email protected]> [GELORA45]
Sent: Sunday, November 6, 2016 2:53 PM
To: Gelora45 ; Chalik Hamid
Subject: Re: [nasional-list] Fw: [GELORA45] Fahri Hamzah: Umat Islam Lebih Tua 
dari Negara + Ini Rahasia Pendanaan Aksi Bela Islam


Wah, mau tua tua an......
Kejawen ya lebih tua.......
Mau pribumi asli aslian, barangkali orang Badui di Banten.......
Mau Arab-araban, ya Wahabisme....

On 6 November 2016 at 07:41, Chalik Hamid 
[email protected]<mailto:[email protected]> [GELORA45] 
<[email protected]<mailto:[email protected]>> wrote:

Satu persatu mulai keluar siapa aktor politik yang menunggangi demo 4 November 
2016.

Pada Minggu, 6 November 2016 1:31, "'Chan CT' 
[email protected]<mailto:[email protected]> [nasional-list]" 
<[email protected]<mailto:[email protected]>> menulis:




From: 'Sunny' [email protected]<mailto:[email protected]> [GELORA45]
Sent: Sunday, November 6, 2016 3:11 AM



http://www.suara-islam.com/read/index/20348/Fahri-Hamzah--Umat-Islam-Lebih-Tua-dari-Negara

Fahri Hamzah: Umat Islam Lebih Tua dari Negara
Jumat, 04/11/2016 17:28:05 | Dibaca : 5076
Facebook Twitter Gplus
[Das Bild wurde vom Absender entfernt.]Fahri Hamzah (kiri) bersama Fadli zon 
(kanan) dalam Aksi Bela Islam di Jakarta, Jumat (4/11/2016).
Jakarta (SI Online) – Selain dihadiri jutaan umat Islam dari berbagai daerah, 
aksi bela Islam II juga dihadiri para tokoh nasional.
Salah satunya ialah Fahri hamzah yang begitu mengapresiasi massa yang datang 
dari berbagai daerah dengan biaya sendiri untuk menyatakan aspirasinya kepada 
presiden.

“Kami berjanji untuk datang dalam aksi ini. Dari Istiqlal kesini. Inilah 
parlemen terbesar jalanan dalam sejarah bangsa kita,” ucap Fahri dalam orasinya 
di Lapangan Monas, Jakarta, Jumat (4/11/2016).

Wakil Ketua DPR RI itu juga mengatakan bahwa umat Islam lebih tua dari negara.

“Pangeran Diponegoro, Imam Bonjol berjuang memerdekakan negara. Umat berjuang 
dengan takbir seperti Bung Tomo. Tiba-tiba sekarang umat mau dikriminalisasi. 
Umat lebih tua dari negara,” ujarnya berapi-api.

Dalam orasinya, mantan Ketua Umum KAMMI tersebut juga mengatakan bahwa Jokowi 
telah berulang kali melanggar, membiarkan non-Muslim menghina Islam.

“Presiden melanggar hukum. Setiap presiden Republik Indonesia ketika disumpah, 
dia harus setia dengan UUD,” kata Fahri.

Politisi  Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu juga mengatakan, bahwa dalam 
kasus Sumber Waras Ahok tidak dihukum. Akan tetapi sekarang Irman Gusman dan 
Dahlan Iskan sudah ditangkap, padahal kerugian negara masih dihitung.

Lebih lanjut Fahri mengungkapkan, jika presiden melanggar konstitusi sangat 
bisa digalang  Hak Menyatakan Pendapat (HMP). Presiden, kata Fahri, bisa 
dijatuhkan melalui sidang impeachment di MK.

“Itu parlemen di ruangan. Kalau parlemen jalanan Habib Rizieq lebih tahu,” ujar 
Fahri.

“Kalau  tidak diterima presiden, gedung parlemen harus dibuka. Tidak ada yang 
salah. Yang salah adalah penakut yang tidak berani terima umat islam,” 
pungkasnya.

Red: Shodiq Ramadhan



++++++

http://www.suara-islam.com/read/index/20340/Ini-Rahasia-Pendanaan-Aksi-Bela-Islam

Ini Rahasia Pendanaan Aksi Bela Islam
Jumat, 04/11/2016 07:55:26 | Dibaca : 8195
Facebook Twitter Gplus
[Das Bild wurde vom Absender entfernt.]Ilustrasi Aksi Bela Islam pertama
Jakarta (SI Online) - Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama 
Indonesia (GNPF-MUI) Ustaz Bachtiar Nasir menyayangkan adanya fitnah terhadap 
Aksi Bela Islam 4 November 2016.

"Belum apa-apa kita sudah difitnah dapat 10 miliar untuk pendanaan aksi," ujar 
Ustaz Bachtiar beberapa waktu lalu di Jakarta.

Lalu dari mana, pendanaan aksi tersebut? Pembina GNPF-MUI Habib Muhammad Rizieq 
Syihab mengungkapkan bahwa sumber dana aksi tidak terbatas, itu semua dari umat 
Islam yang digerakkan oleh Allah SWT.

Sejak kemarin, banyak beredar informasi para donatur yang memberikan sumbangan 
berupa logistik, penginapan dan lainnya. Masjid-masjid dan kantor ormas Islam 
di sekitar Jakarta dibuka untuk menampung para peserta aksi, lengkap dengan 
konsumsinya. Bahkan gedung DPR MPR pun menyatakan siap menampung para peserta 
aksi.

Lalu apa rahasianya sehingga umat Islam berlomba-lomba memberikan 
kontribusinya? ini jawaban Habib Rizieq melalui pesannya yang diterima Suara 
Islam Online.

RAHASIA TGL 4 BULAN 11

SIAPA DONATUR AKSI 4 NOV ?
UNTUK SIAPA UMAT BERGERAK ?

+++++





Kirim email ke