http://www.mediaindonesia.com/news/read/76080/presiden-tni-jangan-tolerir-pengganggu-keutuhan-nkri/2016-11-07



Presiden: TNI Jangan Tolerir Pengganggu Keutuhan NKRI
Senin, 7 November 2016 15:31 WIB Penulis: Rudy Polycarpus  


ANTARA



PRESIDEN Joko Widodo meminta prajurit TNI tidak menolerir segala bentuk gerakan 
yang ingin memecah-belah bangsa dengan provokasi dan politisasi.

"Sebagai panglima tertinggi TNI, saya memerintahkan agar tidak menolerir 
gerakan yang ingin memecah belah bangsa, mengadu domba bangsa dengan provokasi 
dan politisasi. Jangan ragu bertindak untuk keutuhan NKRI kita," ujar presiden 
saat melakukan pengarahan kepada 2.185 prajurit TNI di Mabes AD, Jakarta, Senin 
(7/11).

Pada kesempatan itu, presiden juga berterima kasih kepada prajurit TNI yang 
membantu mengamankan unjuk rasa pada 4 November. Bukan hanya dirinya, menurut 
Jokowi, seluruh rakyat Indonesia memuji soliditas dan kekompakan prajurit TNI 
dalam menjaga keamanan Ibu Kota dengan cara-cara persuasif sehingga unjuk rasa 
berjalan tertib dan ramai.

"Saya juga meminta kekompakan TNI dan Polri yang telah ditunjukkan di lapangan 
terus dijaga, terus dirawat, terus dilanjutkan di semua tingkatan. Kekompakan 
itu harus digalang dari atas para perwira sampai ke prajurit-prajurit. Ini 
penting sekali. Lakukan Koordinasi dan sinergi dalam menjalankan tugas negara," 
tandasnya.

Kunjungan Jokowi ke Mabes AD yang berlokasi tak jauh dari Istana Presiden di 
luar jadwal resmi yang dipublikasikan. (X-12)

- 

Kirim email ke