http://www.antaranews.com/berita/595249/presiden-minta-masukan-ormas-islam?utm_source=fly&utm_medium=related&utm_campaign=news


Presiden minta masukan Ormas Islam
Rabu, 9 November 2016 20:04 WIB | 3.037 Views
Pewarta: Agus Salim
 
Dokumentasi: Presiden Bersilaturahmi PBNU Presiden Joko Widodo bertemu dengan 
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siroj (kanan) di 
kantor pusat PBNU, Jakarta, Senin (7/11/2016). (ANTARA /Yudhi Mahatma) ()
  Saya mohon masukan dari pimpinan ormas Islam dalam rangka buat 
kebijakan-kebijakan yang terkait kemarin atau aksi unjuk rasa maupun kebijakan 
pemerintah saat ini," 
Jakarta (ANTARA News) - Presiden Joko Widodo meminta masukan dari sejumlah 
organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu sore.

"Saya mohon masukan dari pimpinan ormas Islam dalam rangka buat 
kebijakan-kebijakan yang terkait kemarin atau aksi unjuk rasa maupun kebijakan 
pemerintah saat ini," kata Presiden Jokowi didampingi Wapres Jusuf Kalla, 
Mensesneg Pratikno, dan Menag Lukman Hakim Saifuddin.

Dalam kesempatan itu Presiden menyampaikan terima kasih kepada semua pihak ikut 
mengawal jalannya demo 4 November 2016 sehingga dapat mendinginkan dan demo 
berlangsung tertib dan damai. 

"Terima kasih sudah memberi pernyataan-pernyataan yang menyejukkan, 
mendingingkan sehingga berlangsung damai," katanya.

Presiden mengapresiasi aspirasi yang disampaikan saat itu walaupun tidak 
menemui sendiri secara langsung dan memerintahkan Wapres, Menseneg, Menko 
Polhukam, dan Menag untuk menemui.

"Saat itu telah disampaikan bahwa kasus akan diproses hukum secara cepat tegas 
dan transparan. Saya tegaskan tidak intervensi apalagi lindungi saudara Basuki 
Tjahaja Purnama saat proses hukum berjalan. Tidak ada yang ditutupi sehingga 
tidak ada syak wasangka," katanya.

Ia mengajak seluruh pimpinan ormas Islam mendinginkan situasi dan mempererat 
tali persatuan sehingga ketegangan di masyarakat bisa diredakan secepatnya.

"Saya harap kita tetap bersatu dalam kebhinekaan, kebersamaan, ini jadi contoh 
dunia bahwa membangun masyarakat hidup rukun dan damai dalam keberagaman," 
katanya. 

Sementara itu, sejumlah ormas Islam yang diundang antara lain Al Irsyad Al 
Islamiah, Jamiiyatul Washliyah, Ikadi, Perti, Majelis Rasulullah, Syarikat 
Islam, Nasyiatul Aisyiah, Muslimat NU, KAHMI, Mathlaul Anwar, dan Hidayatullah. 
Editor: Ruslan Burhani

Kirim email ke