Saya kira setelah tembok Berlin runtuh.


Am Thu, 17 Nov 2016 12:33:09
+0000 (UTC) schrieb ajeg <[email protected]>:

> Kalau memakai angka OECD berarti setelah PD-II. 
> Permisi tanya, ini tentang Jerman barat atau Jerman timur?Sebab,
> kalau nggak salah (tolong koreksinya), program pemerataan dari eks
> Jerman barat ke eks Jerman timur direncanakan / diharapkan terwujud
> setelah 3 dasawarsa unifikasi. 
> 
> 
> 
>    --- lusi_d@... wrote:
> Untuk membandingkan perkembangan perekonomian kalau di Eropa orang
> lebih mempercayai angka-angka yang disusun oleh institusi PBB yang
> masih dianggap netral, yaitu OECD. Dalam periode tertentu mereka
> membandingkan angka yang dicapai rata-rata terutama di Eropa dan
> kedudukan negara-negara anggotanya. Menurut pengertian saya yang bung
> kemukakan itu hal-hal yang diinginkan oleh penguasa di Jerman.
> Sementara pengertian yang umum menyatakan Jerman bukanlah teladan
> kalau mengikuti laporan tahunannya. Kecenderungan umumnya perbedaan
> antara yang kaya dengan kemiskinan rata-rata warganya makin besar
> jaraknya. Bahkan dikonstatasi lapisan menengah warga Jerman makin
> menipis dan makin banyak yang menjadi lapisan yang perlu mendapat
> bantuan kehidupan. Sementara lapisan orang kayanya juga bertambah.
> 
> Am Wed, 16
> Nov 2016 20:56:28 +0000 (UTC) schrieb Jonathan Goeij:
> 
> > saya membaca beberapa tulisan sekitar 2 th lalu saat ulang tahun ke
> > 25 runtuhnya tembok berlin. 
> > 
> > --- lusi_d@... wrote :
> > Bung Jonathan bisa menyebutkan sumber hipotese bung ttg angka "Yg
> > terjadi di Jerman tidak terlalu panjang, terjadi pemerataan
> > kemakmuran dan juga kemelaratan utk kemudian maju bersama."?
> > 
> > 
> > Am Wed,
> > 16 Nov 2016 19:03:34 +0000 (UTC) schrieb Jonathan Goeij:
> >   
> > > Yg terjadi di Jerman tidak terlalu panjang, terjadi pemerataan
> > > kemakmuran dan juga kemelaratan utk kemudian maju bersama. SDA yg
> > > kaya mungkin merupakan blessing tetapi lebih banyak curse in
> > > disguise. Jangan terlalu mengandalkan atau membanggakan SDA,
> > > belajar dari California yg justru SDM-nya meningkat drastis
> > > setelah emas ludes habis2an yg kemudian mampu merubah silicon
> > > (baca: pasir) menjadi sangat berharga sekali. Kesuksesan
> > > California terjadi karena migrasi skilled labour secara besar2an
> > > dari berbagai penjuru US atau bahkan dunia yg kemudian bahkan
> > > merubah state itu dari termiskin jadi terkaya bahkan seandainya
> > > merupakan negara sendiri merupakan kekuatan ekonomi ke 6 terbesar
> > > didunia. --- ajegilelu@... wrote :
> > > 
> > > Iya, dan bisa jadi butuh waktu yang sangat panjang.Keburu kawasan
> > > di sepajang jalur KCIC penuh warga tetangga dan SDA ludes, hehe...
> > > 
> > > 
> > > --- jonathangoeij@... wrote:
> > > sepanjang yg saya pahami kekurangan human resources Indonesia
> > > terutama sekali skill (dan mungkin juga etos kerja), dengan
> > > dibukanya pasar skilled labour maka akan terjadi pemerataan skill
> > > akan ada proses pembelajaran besar2an. awalnya akan terjadi gap
> > > gaji yg cukup besar tetapi secara bertahap akan berkurang diiringi
> > > dgn peningkatan skill hm indonesia. selain itu migrasi skilled
> > > labour juga berarti migrasi kreativitas, modal, penyebaran
> > > pengetahuan, dan kegiatan ekonomi yg lain. kalau kita umpamakan
> > > seperti air yg mengalir dari tempat tinggi ketempat rendah
> > > sehingga akhirnya rata, demikianlah kurang lebih yg akan terjadi
> > > pada MEA pada akhirnya akan merata. sebagai contoh bisa dilihat
> > > dgn robohnya tembok berlin pada akhirnya jadi merata. ---
> > > ajegilelu@... wrote :
> > > 
> > > Menguntungkan Indonesia? Jelas enggak, karena daya saing 
> > > yang dimiliki sejauh ini cuma SDA. Itupun jumlahnya
> > > semakinmenipis. Sedangkan kualitas SDM maupun produknya
> > > tidak /belum berdaya.
> > > 
> > > --- jonathangoeij@... wrote:
> > > kalau kita kaitkan MEA dgn maraknya berita TKA Tiongkok yg
> > > membanjiri, saya rasa ada 2 hal disini bisa jadi benar masuknya
> > > TKA Tiongkok dalam jumlah besar mengingat banyaknya proyek yg
> > > dibiayai Tiongkok dgn persyaratan tertentu seperti bahan baku
> > > ataupun tenaga kerja (contoh proyek KA Cepat ataupun proyek2
> > > lain) ataupun juga TKA dari Vietnam, Kamboja, Thailand, Philipina
> > > yg juga mempunyai wajah khas Asia dan berbahasa asing sehingga
> > > disini menimbulkan kesan banjir.
> > > 
> > > tentang MEA saya rasa seandainya ditingkatkan seperti EU dimana
> > > bisa tinggal dan bekerja dimana saja demikian juga dgn arus
> > > barang bagi Indonesia akan lebih menguntungkan daripada
> > > merugikan. --- ajegilelu@... wrote :
> > > 
> > > Sama. Saya malah nggak paham untuk apa MEA ini. 
> > > Apa mau meniru MEE di Eropa yang kemudian 
> > > ber-evolusi menjadi EU dengan mata-uang tunggal?
> > > 
> > > Barangkali perlu juga dipikirkan untuk indonexit... :p
> > > 
> > > / hari ini 
> > > 1 USD = Rp 13.414,-
> > > --- jonathangoeij@... wrote:
> > > saya kurang begitu paham dengan MEA ini, apakah seorang TKA
> > > katakanlah dari Vietnam bisa dengan bebas bekerja di Indonesia
> > > tanpa visa kerja cukup dgn pasport saja (demikian juga sebaliknya
> > > dgn TKI yg bekerja diluar tentunya)?--- ajegilelu@... wrote :
> > > Itulah yang sedang saya & jonathan obrolkan, pemerintah awalnya
> > > menyatakan tidak ada pekerja asal RRC. Lalu mengaku ada tapi
> > > tidak dalam jumlah besar. Lalu dikatakan hanya tenaga ahli. 
> > > 
> > > Buktinya, sering ditemukan banyak pekerja ilegal asal RRC di 
> > > berbagai bidang kerja yang tidak memerlukan keahlian khusus.
> > > --- inengahk@... wrote:
> > > 
> > > Buktinya banyak TKA masuk ke indonesia tanpa visa From: ajeg Usul
> > > yang bagus.Setahu saya bebas visa ke Indonesia itu untuk
> > > wisatawan,dan berlaku 30 hari. Bagaimana menurut medsos, apa ada
> > > perobahan? --- inengahk@... wrote: Sekali lagi saya usul agar
> > > setiap 3 bulan atau 6 bulan sekali bebas visa harus
> > > dievaluasi.Sejauh mana tingkat ekonomi masyarakat jika bebas visa
> > > diberlakukan, kalau tidak menguntungkan di tutup sajaKarena kalau
> > > bebas visa, banyak warga asing masuk keindonesia seenak udelnya
> > > seperti adanya PSK dari luar negeri masuk ke Indonesia, adanya
> > > bule menjadi pengemis dibali, adanya bule jahat kawin dengan
> > > orang kampung lalu mencuri motor untuk modal dllMenurut info de
> > > medsos banyak warga negara  asing masuk keindonesia dengan
> > > mencetak KTP di negaranya lalu dibawa Indonesia.Begitu juga
> > > menurut media masa dibali, tingkat ekonomi masyarakat bali tidak
> > > dipengaruhi oleh bebas visa, malah rakyat bali semakin menderita
> > > dengan banyaknya lapangan kerja di ambil alih oleh tenaga
> > > asing.Bagusnya bebas visa diberlakukan 3 hari untuk visa touris
> > > atau bebas visa selama 3 bulan diberlakukan jika yang
> > > bersangkutan membawa uang yang cukup banyak banyak sejenis
> > > jaminan tinggal di Indonesia.
> > > 
> > >   
> 
>    

Kirim email ke