Menguntungkan Indonesia? Jelas enggak, karena daya saing 
yang dimiliki sejauh ini cuma SDA. Itupun jumlahnya semakinmenipis. Sedangkan 
kualitas SDM maupun produknya tidak /belum berdaya.

--- jonathangoeij@... wrote:
kalau kita kaitkan MEA dgn maraknya berita TKA Tiongkok yg membanjiri, saya 
rasa ada 2 hal disini bisa jadi benar masuknya TKA Tiongkok dalam jumlah besar 
mengingat banyaknya proyek yg dibiayai Tiongkok dgn persyaratan tertentu 
seperti bahan baku ataupun tenaga kerja (contoh proyek KA Cepat ataupun proyek2 
lain) ataupun juga TKA dari Vietnam, Kamboja, Thailand, Philipina yg juga 
mempunyai wajah khas Asia dan berbahasa asing sehingga disini menimbulkan kesan 
banjir.

tentang MEA saya rasa seandainya ditingkatkan seperti EU dimana bisa tinggal 
dan bekerja dimana saja demikian juga dgn arus barang bagi Indonesia akan lebih 
menguntungkan daripada merugikan.
--- ajegilelu@... wrote :

Sama. Saya malah nggak paham untuk apa MEA ini. 
Apa mau meniru MEE di Eropa yang kemudian 
ber-evolusi menjadi EU dengan mata-uang tunggal?

Barangkali perlu juga dipikirkan untuk indonexit... :p

/ hari ini 
1 USD = Rp 13.414,-
--- jonathangoeij@... wrote:
saya kurang begitu paham dengan MEA ini, apakah seorang TKA katakanlah dari 
Vietnam bisa dengan bebas bekerja di Indonesia tanpa visa kerja cukup dgn 
pasport saja (demikian juga sebaliknya dgn TKI yg bekerja diluar tentunya)?--- 
ajegilelu@... wrote :

Itulah yang sedang saya & jonathan obrolkan, pemerintah awalnya 
menyatakan tidak ada pekerja asal RRC. Lalu mengaku ada tapi tidak 
dalam jumlah besar. Lalu dikatakan hanya tenaga ahli. 

Buktinya, sering ditemukan banyak pekerja ilegal asal RRC di 
berbagai bidang kerja yang tidak memerlukan keahlian khusus.
--- inengahk@... wrote:

Buktinya banyak TKA masuk ke indonesia tanpa visa From: ajeg Usul yang 
bagus.Setahu saya bebas visa ke Indonesia itu untuk wisatawan,dan berlaku 30 
hari.
Bagaimana menurut medsos, apa ada perobahan? --- inengahk@... wrote: Sekali 
lagi saya usul agar setiap 3 bulan atau 6 bulan sekali bebas visa harus 
dievaluasi.Sejauh mana tingkat ekonomi masyarakat jika bebas visa diberlakukan, 
kalau tidak menguntungkan di tutup sajaKarena kalau bebas visa, banyak warga 
asing masuk keindonesia seenak udelnya seperti adanya PSK dari luar negeri 
masuk ke Indonesia, adanya bule menjadi pengemis dibali, adanya bule jahat 
kawin dengan orang kampung lalu mencuri motor untuk modal dllMenurut info de 
medsos banyak warga negara  asing masuk keindonesia dengan mencetak KTP di 
negaranya lalu dibawa Indonesia.Begitu juga menurut media masa dibali, tingkat 
ekonomi masyarakat bali tidak dipengaruhi oleh bebas visa, malah rakyat bali 
semakin menderita dengan banyaknya lapangan kerja di ambil alih oleh tenaga 
asing.Bagusnya bebas visa diberlakukan 3 hari untuk visa touris atau bebas visa 
selama 3 bulan diberlakukan jika yang bersangkutan membawa uang yang cukup 
banyak banyak sejenis jaminan tinggal di Indonesia.



   

Kirim email ke