*RALAT ( MAAF ada kesalahan Tulis yang harus saya perbaiki ) dan yang benar
setelah diperbaiki adalah sbb:*

2016-11-27 16:34 GMT+01:00 Marco 45665

>
>
> Adalah  sangat berbeda antara *TUNTUAN dan HAK ,* demikian pula antara
> MENUNTUT  dan MEMPUNYAI HAK..
>
> *>>  TUNTUTAN DAN MENUNTUT * adalah cenderung KEINGINAN SUBJEKTIVE
> PRIBADI SESORANG ataupun kELOMPOK  *Tanpa harus  terikat dan atau Tanpa
>  HARUS *MEMPUNYAI  HAK HUKUM atas suatu yang TIDAK BERHAK SECARA HUKUM
> UNTUK DIMILIKINYA atau MENJADI HAKNYA   ( MISALNY : hanya karena Kebiasaan
> atau karena Tradisi bahwa yang bersangkutan Biasa atau sudah lama MBermukin
> dikawan / atau Lawan yang dihuninya , ataupun lahan Kebun yang bisa Merka
> tanami dan atau dia Mereka biasa pergunakan sebagai Mata Pencaharian dan
> sumber Hidup , dan atau karena punya NIiai Historis ... misalnya Turun
> temurun sudah Biasa Tinggal atau Hidup disuar=tu Tempat - bangunan ataupun
> Lahan yang secara Turun / temurun pula seo- olah2 diwarisi,  dirawtnya ,
> diolehnya dan dipergunakan , kendatppun tanpa suatu
> Dikrit, Authorisasi (Wewenanng ) Hukum dan atau Secra Autehentik  Tanpa
> registrasi dan IZIN Pemilikan ( dalam hal in  >  IZIN  dan Hak PEMILIKAN
> TANAH DAN BANGUNAN dan atau
>
> *>> SEDANGKAN HAK adalah segala Prioritas Objektive dan Subjektive
> seseorang atau Komunitas/ Golongan  **atas  DISPOSISI ATAU  PENGGUNAAN
> ( De Facto)  dan HAK MILIK HUKUM (de Ieure >* YANG Tercatat,
> ter-regestrasi pada NOTARIS dan atau pada Badan2 Hukum yang mewakilinya
>  (Kantor Pusat Kadaster /Cadastral Office/ , Advokat, Catatan Sipil dan
>  berdasarkan Bukti2 Hukum yang bisa dibenarkan dan disyahkan sebagai Bukti
> Hukum oleh Badan Hukum  ) atas sesuatu PEMILIKAN ( TANAH , BANGUNAN,
> WARISAN dalam segala Bentuknya , atau Hak Adminstrative ( Perawatan,
> Penggunaaan dan Pemeliharaan dan rekonstruksi  dan atau Menyewakan dan taua
> menjual objekt terkait ) .
>
>
> *Dengan Kata lain: *
>
> ** *SUATU TUNTUTAN* *tidak selalu automatis adalah SUATU HAK* seseorang
> atau golongan terhadap SUATU OBJEKT PEMILIKAN .( Milsalnya Tanah, Lahan
> atau Bangunan, dll semacamnya)
>
> ** *Tetapi suatu HAK bisa dijadikan SUATU TUNTUTAN dan atau menjadi
> OBJEKT  dari HAK HUKUMNYA  (* Kecuali jika Orang yang langsung
> bersangkutan dan Mempunyai HAK HUKUM tidak MenuntuHaknya dan atau Tidak
> mempermasalahkannya sebgai Suatu TUNTUTAN atas Hak Hukumnya*...**.)*
>
> 2016-11-27 12:52 GMT+01:00 [email protected] [GELORA45] <
> [email protected]>:
>
>>
>>
>> Kasusnya di PTN itu bervariasi. Ada yg punya hak tanah ada yg tidak.
>>
>> Kalau yg punya hak tanah ya memang wajib menuntut. Begitu juga yg tidak
>> punya hak tanahpun silahkan menuntut.
>>
>> Hasilnya ditentukan dipersidangan.
>>
>>
>>
>> Yang tidak benar adalah ente yg bikin2 semuanya digusur. Ahok salah. DKI
>> tidak berperikemanusiaan. Semua tergusur harus diganti rugi, dikasih uang
>> sedangkan dasarnya pengeluaran kas DKI tidak ada. Gimana ada oknum yang
>> menyewakan tanah negara ke rakyat? Oknum2 ini yg bikin onar krn mrk
>> dirugikan oleh policy DKI utk membersihkan pemukiman kumuh yg adalah tanah
>> DKI. Sebagian besar mau  dan sudah pindah. Sebagian kecil yg tidak dan
>> tentunya alasan2nya berbeda krn ada kepentingan2 disitu termasuk sandyawan.
>> Ini yang disebut ariel bahwa ahok tidak bisa memuaskan semua orang krn
>> kebijakan tata kota.
>>
>> Bupati purwakarta yg baik dedy mulyadi kasih uang kerohiman 20 juta
>> ketika membersihkan jalan kemuning yg adalah tanah negara. Tetapi belum ada
>> rusun. Dedy berencana bikin rusun utk para tergusur ini. ini kebalikannya
>> ahok sudah bikin rusun tetapi tidak mau ganti rugi. Tidak ada bedanya
>> kebijakannya. Hanya hasilnya yg berbeda dipurwakarta tidak ribut, di DKI
>> ribut. Kenapa ribut? Karena itu factor ahok, banyak politik yg bermain.
>>
>>
>>
>> Ente yg tidak mengerti teriak2 seakan2 itu masalah HAM, masalah
>> penggusuran saja. ini cupat.
>>
>> Persis masalah al maidah itu bukan masalah Alquran nya tetapi masalah
>> manusianya, masalah kepentingannya.
>>
>>
>>
>> INI YANG SALAH! ENTE YANG SALAH!
>>
>>
>>
>> Rizal ramli yg kelihatan anti ahok itu sebetulnya takutnya sama ISLAM yg
>> nongol. Kenapa? Karena ahok ngomongnya ceplas ceplos. Ini kata ariel
>> politik telanjang. Rizal takut ahok salah ngomongnya itu menghadirkan momok
>> ISLAM. Ketika jin kartubi keluar dari botol, susah utk dimasukkan kembali
>> kedalam botok itu. Jadi ada keprihatinan diluar sepak terjang ahok. Bukan
>> itu yg ditakuti banyak orang. Yang ditakuti banyak orang adalah menciptakan
>> “buto hijo”.
>>
>> Ini ada benarnya ketakutan ini. ariel tidak bilang dia takut. Saya juga
>> tidak bilang perlu ditakuti. Takut tidak takut akan nongol sendiri “buto
>> hijo” ini. Tetapi memang benar dengan politik telanjangnya ahok akan
>> memudahkan “buto hijo” ini nongol lebih cepat. Militer ya siap2 bermain
>> lagi. Inilah kekuatan Indonesia dimata bung Karno sbg: nasakom yg tidak
>> bisa dipungkiri.
>>
>>
>>
>> Nesare
>>
>>
>>
>>
>>
>> *From:* [email protected] [mailto:[email protected]]
>> *Sent:* Saturday, November 26, 2016 8:20 PM
>> *To:* [email protected]
>> *Subject:* RE: [GELORA45] Ahok, Penista Kemasan Politik
>>
>>
>>
>>
>>
>> banyak yg menuntut, bahkan warga menang di ptun juga penggusuran jalan
>> terus, selain itu juga hakim diganti ditengah jalan. yg terjadi benar2 main
>> sok pada saat berkuasa.
>>
>>
>>
>>
>>
>> ---In [email protected], <nesare1@...> wrote :
>>
>> Mengapa mereka digusur begitu saja tanpa ganti rugi sama sekali?
>>
>> Ini pertanyaan yang sah dan harus dijawab terutama oleh ente yang merasa
>> harus diganti rugi.
>>
>> Kenapa harus diganti rugi?
>>
>> Kalau tanahnya sah, ya jelas DKI harus ganti rugi.
>>
>> Kalau DKI tidak mau ganti rugi, ya DKI harus dituntut.
>>
>>
>>
>> Memangnya ada yang menuntut? Kalau ada apa alasan tuntutannya?
>>
>>
>>
>> Nesare
>>
>>
>>
>>
>>
>> *From:* [email protected] [mailto:[email protected]
>> <[email protected]>]
>> *Sent:* Saturday, November 26, 2016 3:17 PM
>> *To:* [email protected]
>> *Subject:* RE: [GELORA45] Ahok, Penista Kemasan Politik
>>
>>
>>
>>
>>
>> Diantara mereka yang jadi korban tata-kota itu berapa banyak yang
>> diungsikan ke rusun, berapa banyak yang keleleran. Diantara mereka yg
>> diungsikan ke rusun itu berapa banyak yang sanggup bayar sewa bulanan,
>> berapa banyak yang dalam proses diusir karena tidak sanggup bayar, berapa
>> banyak yang sudah diusir.
>>
>>
>>
>> Mengapa mereka digusur begitu saja tanpa ganti rugi sama sekali?
>>
>>
>>
>> ---
>>
>> “Kebijakan tata kota ahok” jelas sekali adalah: menarik tanah negara,
>> mengungsikan mereka2 yg telah menduduki tanah negara ke rusun yg telah
>> disiapkan dan lebih baik drpd perumahan kumuh yg selalu banjir!
>>
>> Emangnya ente pikir ariel ngomong tata kotanya ahok salah?! Mau maen2
>> bahasa ya?!!
>>
>> Ariel tidak bilang tata kota ahok itu salah!!!!!! Makanya dia tidak pakai
>> kata penggusuran!!!!!
>>
>>
>> ---In [email protected], <nesare1@...> wrote :
>>
>> Tanya sana sama ariel!
>>
>> Dalam artikel yg ditulisnya, ariel tidak menulis satu katapun
>> penggusuran. Artinya dia tidak melihat itu penggusuran.
>>
>> Ente yg memelintir dan memfitnah ariel bilang ada penggusuran!
>>
>>
>>
>> Kalau ane pikir mestinya dia kasihanlah. Ane juga kasihan. Kasihannya
>> bukan sama mereka2 ini saja. kasihannya sama semua rakyat Indonesia yg
>> miskin karena banyak dikibulin termasuk dikibulin sama negara ente!
>> Walaupun kasihan ane mengerti ahok gak boleh ngasih duit seenak udelnya
>> dari kas DKI kepada mereka yg diungsikan dan tidak mendapat pekerjaan ini.
>> orang miskin banyak di DKI. Kalau orang2 yg diungsikan ini ditolong
>> dasarnya apa? kalau dasarnya kemanusiaan, ya semua orang miskin harus
>> ditolong donk! Bukan hanya yg diungsikan ini saja! begitu juga kalau mau
>> menolong mereka2 ini utk mendapat pekerjaan, ya gak boleh hanya kelompok yg
>> diungsikan ini donk, harus semua rakyat yg tidak mendapatkan pekerjaan!
>>
>>
>>
>> “Kebijakan tata kota ahok” jelas sekali adalah: menarik tanah negara,
>> mengungsikan mereka2 yg telah menduduki tanah negara ke rusun yg telah
>> disiapkan dan lebih baik drpd perumahan kumuh yg selalu banjir!
>>
>> Emangnya ente pikir ariel ngomong tata kotanya ahok salah?! Mau maen2
>> bahasa ya?!!
>>
>> Ariel tidak bilang tata kota ahok itu salah!!!!!! Makanya dia tidak pakai
>> kata penggusuran!!!!!
>>
>>
>>
>> Ente yg pake kata penggusuran krn ente bilang ahok salah!! Ini yg harus
>> ente jelaskan salahnya dimana???!!!
>>
>>
>>
>>
>>
>> Nesare
>>
>>
>>
>>
>>
>> *From:* [email protected] [mailto:[email protected]
>> <[email protected]>]
>> *Sent:* Saturday, November 26, 2016 11:29 AM
>> *To:* [email protected]
>> *Subject:* RE: [GELORA45] Ahok, Penista Kemasan Politik
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>> memangnya Ariel tidak kasihan sama para tergusur?
>>
>> menurut anda apa yg dimaksud Ariel dgn "kebijakan tata-kota"?
>>
>> ---In [email protected], <nesare1@...> wrote :
>>
>> "lapisan kelas bawah yg menjadi korban" itu memang orang yang “tergusur”
>> akibat kebijakan tata kotanya. Ini kenyataanya!
>>
>> Yang tidak benar adalah klaim ente mengatakan ariel setuju sama ente
>> yaitu: menyalahkan ahok!
>>
>> Gak ada istilah “penggusuran” dalam kamus ariel makanya dia tulis “Secara
>> politik, titik terlemah Ahok terletak pada kegagalannya memuaskan sebagian
>> tidak kecil lapisan kelas bawah yang menjadi korban kebijakan
>> tata-kotanya. ”. TAPI ARIEL BUKAN MENULIS “lapisan kelas bawah yg menjadi
>> korban”! INI ENTE YG NULIS UTK MENCATUT ARIEL SEAKAN2 ARIEL MENYALAHKAN
>> AHOK DAN KASIHAN SAMA PARA “TERGUSUR”!
>>
>>
>>
>> Seluruh artikelnya ariel sangat simpatik dengan ahok dan mengecam kemas2
>> politik yg dipakai utk menyerang ahok!
>>
>>
>>
>> Goblok dipelihara! Sudah goblok ngeyel sampai sekarang!
>>
>>
>>
>> Ayo terusin ane mau lihat lari kemana. Ane telanjangi terus. Jangan
>> khawatir.
>>
>>
>>
>> Nesare
>>
>>
>>
>>
>>
>> *From:* [email protected] [mailto:[email protected]
>> <[email protected]>]
>> *Sent:* Friday, November 25, 2016 5:41 PM
>> *To:* [email protected]
>> *Subject:* RE: [GELORA45] Ahok, Penista Kemasan Politik
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>> Disini Ariel menggunakan kata2 yg diperhalus, "lapisan kelas bawah yg
>> menjadi korban" menurut saya yg dimaksud beliau adalah para tergusur atau
>> korban penggusuran, sedang "kebijakan tata-kota" yg dimaksud adalah
>> penggusuran2 itu.
>>
>>
>>
>>
>>
>> Nesare: dimana ariel bilang ada penggusuran? Kalimat yg ente persoalkan
>> “Secara politik, titik terlemah Ahok terletak pada kegagalannya memuaskan
>> sebagian tidak kecil lapisan kelas bawah yang menjadi korban kebijakan
>> tata-kotanya.” Ini benar. Ahok tidak bisa kasih rumah dan kasih pekerjaan
>> kepada orang2 yg menduduki tanah negara secara tidak legal. Ini masalah
>> penanganan rakyat karena ada kebijakan tata kota (membersihkan daerah kumuh
>> dan sumber banjir serta tanah milik negara). Kenapa tidak bisa kasih rumah
>> dan kasih pekerjaan karena itu hukumnya memang tidak boleh. Itupun ahok/DKI
>> sudah mengeluarkan dana diluar planning karena ada yang protes. Ini masalah
>> kemanusiaan saja ahok/DKI mengucurkan duit itu. Seyogyanya secara hukum
>> tidak boleh. Koq orang salah menduduki tanah orang malah minta ganti
>> rugi??!! Ane dana riel tidak melihat itu ada penggusuran! Baca tulisannya!
>> Cari ada kata penggusuran dan gusur tidak dalam artikel itu! TIDAK ADA!!!!
>>
>> ---In [email protected], <nesare1@...> wrote :
>>
>> Jonathan: Sekarang anda mencatut Ariel Heryanto?
>>
>> Nesare: maksudnya apa ini? gimana ane mencatut ariel? Buat apa ane
>> mencatut pendapat ariel sedangkan pendapat ane dan ariel sama yaitu: tidak
>> ada penggusuran, yang ada adalah ahok tidak bisa?
>>
>>
>>
>> Jonathan: Orang lain yg anda bilang "dilahan/tanah orang lain" itu siapa?
>>
>> Nesare: ente, kelompok fpi, kelompok ekstrim kiri, kelompok2 lain yg
>> menggunakan issue ini utk menjatuhkan ahok dll.
>>
>>
>>
>> Baca baik2 tulisan ariel secara keseluruhan dan terutama yang ini:
>>
>>
>>
>> Ariel: Secara politik, titik terlemah Ahok terletak pada kegagalannya
>> memuaskan sebagian tidak kecil lapisan kelas bawah yang menjadi korban
>> kebijakan tata-kotanya.
>>
>>
>>
>> Lalu bandingkan dengan komentar ente yg memelintir pendapat ariel:
>>
>> Jonathan: ariel Heryanto kelihatannya juga melihat masalah penggusuran
>> yg tidak ditangani dengan baik itu
>>
>> Jonathan: memangnya apa yg salah dgn kata2 ini "Ariel Heryanto
>> kelihatannya juga melihat masalah penggusuran yg tidak ditangani dengan
>> baik itu"
>>
>> Jonathan: Ariel Heryanto kelihatannya juga melihat masalah penggusuran
>> yg tidak ditangani dengan baik itu. Heran juga kenapa kok Ahok bersikukuh
>> tidak memberi ganti rugi atau uang kerohiman yang layak, selain para
>> tergusur itu memang layak menerima (dan memang sudah seharusnya begitu)
>> juga hal itu tidak begitu sukar dilakukan. Ahok seakan menciptakan lubang
>> kelemahan dirinya sendiri.
>>
>>
>>
>> Nesare: dimana ariel bilang ada penggusuran? Kalimat yg ente persoalkan
>> “Secara politik, titik terlemah Ahok terletak pada kegagalannya memuaskan
>> sebagian tidak kecil lapisan kelas bawah yang menjadi korban kebijakan
>> tata-kotanya.” Ini benar. Ahok tidak bisa kasih rumah dan kasih pekerjaan
>> kepada orang2 yg menduduki tanah negara secara tidak legal. Ini masalah
>> penanganan rakyat karena ada kebijakan tata kota (membersihkan daerah kumuh
>> dan sumber banjir serta tanah milik negara). Kenapa tidak bisa kasih rumah
>> dan kasih pekerjaan karena itu hukumnya memang tidak boleh. Itupun ahok/DKI
>> sudah mengeluarkan dana diluar planning karena ada yang protes. Ini masalah
>> kemanusiaan saja ahok/DKI mengucurkan duit itu. Seyogyanya secara hukum
>> tidak boleh. Koq orang salah menduduki tanah orang malah minta ganti
>> rugi??!! Ane dana riel tidak melihat itu ada penggusuran! Baca tulisannya!
>> Cari ada kata penggusuran dan gusur tidak dalam artikel itu! TIDAK ADA!!!!
>>
>>
>>
>> Ariel bilang itu titik lemah ahok. Kenapa? Karena titik itulah yang
>> dipakai orang2 utk menyerang dia termasuk ente, kelompok ekstrim kiri,
>> kelompok FPI dll.
>>
>> Sudah ngerti belum sampai sini? Ente itu dimana letaknya? Hehehehehe.
>> Lucu sekali ente ini ekstrim kiri bukan, ekstrim kanan bukan, agamais tidak
>> ngangku! Eh ngaku2 pahlawan HAM kesiangan!!!
>>
>>
>>
>> ENTE JANGAN MEMFITNAH ORANG LAIN!!!!
>>
>>
>>
>> Nesare
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>> *From:* [email protected] [mailto:[email protected]
>> <[email protected]>]
>> *Sent:* Friday, November 25, 2016 1:56 PM
>> *To:* [email protected]
>> *Subject:* RE: [GELORA45] Ahok, Penista Kemasan Politik
>>
>>
>>
>>
>>
>> Sekarang anda mencatut Ariel Heryanto?
>>
>> Orang lain yg anda bilang "dilahan/tanah orang lain" itu siapa?
>>
>>
>>
>> ---
>>
>> Nesare:
>>
>> Ane dan ariel gak ada pengertian penggusuran dalam kasus kampong pulo dll
>> itu. Gak ada!
>>
>> Wong orang menduduki, mendirikan bangunan dilahan/tanah orang lain, terus
>> diusir, koq disebut digusur?
>>
>>
>>
>> ---In [email protected], <nesare1@...> wrote :
>>
>> Jonathan: anda lucu sekali kalau anda berpendapat yg sama tentang
>> penggusuran apa yg jadi masalah?
>>
>> Nesare: lagi ngomong apa ini? lucunya apa?
>>
>>
>>
>> Ariel hanya bilang titik terlemah ahok tidak bisa memuaskan sebagian
>> kecil orang miskin. Tetapi ente nulis ariel Heryanto kelihatannya juga
>> melihat masalah penggusuran yg tidak ditangani dengan baik itu
>>
>>
>>
>> Seluruh tulisan ariel gak ada yg bilang tentang penggusuran! Dia ndak
>> menulis kata “penggusuran” dan “gusur”!
>>
>> Koq lucu gimana ente bisa ambil kesimpulan ada masalah “penggusuran”.
>>
>>
>>
>> Ente tanya ane “menurut anda siapa yg dimaksud Ariel Heryanto disini
>> "lapisan kelas bawah yang menjadi korban kebijakan tata-kotanya"?
>>
>> Ane jawab digusur dalam tanda petik: ”Yang dimaksud Ariel Heryanto
>> sebagai “lapisan kelas bawah yang menjadi korban kebijakan tata-kotanya”
>> adalah sangat jelas mereka yang katanya “digusur” dari kampong pulo dll.
>>
>>
>>
>> Ane dan ariel gak ada pengertian penggusuran dalam kasus kampong pulo dll
>> itu. Gak ada!
>>
>> Wong orang menduduki, mendirikan bangunan dilahan/tanah orang lain, terus
>> diusir, koq disebut digusur?
>>
>> Gimana logikanya? Gimana hukumnya?
>>
>> Sudah ane tulis sebelumnya, kalo tanah engkongmu diserobot orang, terus
>> yg nyerobot bikin toko jualan, ente diam saja ya?! Hehehehehe
>>
>>
>>
>> Ente ini coba2 pake’ artikel orang lain utk mendukung pendapat pribadi
>> ente secara subjektif. Ini namanya memelintir, menuduh dan memfitnah!!!!!
>>
>>
>>
>> CARI SANA DIMANA DIARTIKEL ITU, ARIEL HERYANTO MENULIS KATA
>> PENGGUSURAN!!!!!
>>
>>
>>
>>
>>
>> Nesare
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>> *From:* [email protected] [mailto:[email protected]
>> <[email protected]>]
>> *Sent:* Friday, November 25, 2016 12:44 AM
>> *To:* [email protected]
>> *Subject:* RE: [GELORA45] Ahok, Penista Kemasan Politik
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>> anda lucu sekali kalau anda berpendapat yg sama tentang penggusuran apa
>> yg jadi masalah? sekarang anda katakan saya memotong, ada2 lagi jelas pada
>> awal posting saya cantumkan kalimat Ariel secara utuh, ini saya ulangi lagi
>> ya awal posting:
>>
>>
>>
>>
>>
>> Ariel Heryanto kelihatannya juga melihat masalah penggusuran yg tidak
>> ditangani dengan baik itu. Heran juga kenapa kok Ahok bersikukuh tidak
>> memberi ganti rugi atau uang kerohiman yang layak, selain para tergusur itu
>> memang layak menerima (dan memang sudah seharusnya begitu) juga hal itu
>> tidak begitu sukar dilakukan. Ahok seakan menciptakan lubang kelemahan
>> dirinya sendiri.
>>
>> ---
>>
>>
>>
>> Secara politik, titik terlemah Ahok terletak pada kegagalannya memuaskan
>> sebagian tidak kecil lapisan kelas bawah yang menjadi korban kebijakan
>> tata-kotanya.
>>
>>
>>
>>
>> ---In [email protected], <nesare1@...> wrote :
>>
>> Yang dimaksud Ariel Heryanto sebagai “lapisan kelas bawah yang menjadi
>> korban kebijakan tata-kotanya” adalah sangat jelas mereka yang katanya
>> “digusur” dari kampong pulo dll.
>>
>>
>>
>> Emangnya kenapa nanya begini?
>>
>>
>>
>> Hehehehe mau maen Bahasa ya?
>>
>>
>>
>> Ente mau ngomong ariel heryanto bilang ahok salah ya telah menggusur
>> orang2 miskin itu ya? Hehehehe.
>>
>> Buktikan dimana dalam dalam artikel itu ariel ngomong begitu?
>>
>> Kan ini yg ente mau katakan. Ente menggunakan ariel. Ente menuduh ariel.
>>
>>
>>
>> Ini yg ane bilang ente salah. Ente goblok. Ente pengecut!
>>
>>
>>
>> Ariel bilang: “Bahkan ketika ingin menyerang Ahok, mereka tidak bisa
>> menyerang Ahok tanpa kemasan-kemasan yang sudah lazim, termasuk bahasa
>> rasis atau kutukan keagamaan. Secara politik, titik terlemah Ahok terletak
>> pada kegagalannya memuaskan sebagian tidak kecil lapisan kelas bawah yang
>> menjadi korban kebijakan tata-kotanya. ”
>>
>>
>>
>> Ente penggal kalimatnya dan menulis “lapisan kelas bawah yang menjadi
>> korban kebijakan tata-kotanya”. Seakan2 ariel bilang ahok salah telah
>> menggusur. Hehehehe ente itu mulai mau berubah dari pejuang HAM menjadi
>> politikus kampungan kaya’ siajeg ya?!! Hehehehe ndak ada tampangnya sama
>> sekali ente sbg politikus. Nulis saja ndak becus. Baca saja ndak mudeng.
>>
>>
>>
>> Weleh…weleh…
>>
>>
>>
>> Nesare
>>
>>
>>
>> *From:* [email protected] [mailto:[email protected]
>> <[email protected]>]
>> *Sent:* Thursday, November 24, 2016 1:13 PM
>> *To:* [email protected]
>> *Subject:* RE: [GELORA45] Ahok, Penista Kemasan Politik
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>> menurut anda siapa yg dimaksud Ariel Heryanto disini "lapisan kelas
>> bawah yang menjadi korban kebijakan tata-kotanya"?
>>
>>
>>
>>
>> ---In [email protected], <nesare1@...> wrote :
>>
>> Salahnya karena ariel heryanto dalam artikelnya tidak ngomong begitu.
>>
>> Yang ngomong begitu ente. Artinya ente menuduh ariel yg enggak2.
>>
>>
>>
>> Nesare
>>
>>
>>
>>
>>
>> *From:* [email protected] [mailto:[email protected]
>> <[email protected]>]
>> *Sent:* Wednesday, November 23, 2016 3:29 PM
>> *To:* Yahoogroups <[email protected]>
>> *Subject:* RE: [GELORA45] Ahok, Penista Kemasan Politik
>>
>>
>>
>>
>>
>> memangnya apa yg salah dgn kata2 ini "Ariel Heryanto kelihatannya juga
>> melihat masalah penggusuran yg tidak ditangani dengan baik itu"
>>
>>
>>
>> ---In [email protected], <nesare1@...> wrote :
>>
>> Ane ulangi lagi jawaban ane yang bilang ente ngomong sembarangan dan
>> menuduh ariel bilang ahok menelantarkan para tergusur:
>>
>>
>>
>> Ariel hanya bilang titik terlemah ahok tidak bisa memuaskan sebagian
>> kecil orang miskin. Ente berani2nya ambil kesimpulan bilang ariel
>> kelihatannya masalah penggusuran yg tidak ditangani dengan baik itu. Gimana
>> hubungan antara 2 kalimat ini?
>>
>> Seluruh artikelnya sangat objektif dan ariel melihat masalah ahok adalah
>> masalah rakyat sudah muak dengan kemasan politikus indonesia.
>>
>> Kalau mau bilang kelihatan: kelihatannya ariel simpati sama ahok makanya
>> membeberkan sebetulnya apa yg terjadi masalah ahok sbg tersangka itu.
>>
>>
>>
>> Baca yg bener! Jangan menggunakan tulisan orang utk mendukung pendapat
>> ente yg subjektif!
>>
>>
>>
>> Ini tulisan ariel diakhir artikelnya:
>>
>> Bagaimana menjelaskan popularitas Ahok di kalangan pendukungnya? Menurut
>> saya mereka tidak semata-mata menyukai cara berpolitik-telanjang Ahok.
>> Mereka hanya jenuh dan muak dengan berbagai kemasan berlapir-lapis yang
>> dipakai berbagai politikus sebelumnya, tanpa isi. Seperti pepes kosong.
>>
>> Pemerintahan Jokowi selama ini diuntungkan dan menguntungkan Ahok.
>> Pemerintah ini menghadapi berbagai serangan terakhir terhadap Ahok dan
>> istana dengan kemasan hukum. Tidak bertelanjang. Merestui ketetapan Ahok
>> sebagai tersangka merupakan sebentuk kemasan hukum yang mereka pilih dengan
>> penuh perhitungan politik.
>>
>> Tapi ini baru kemasan. Tidak lebih. Jadi jangan terburu cemas atau lega.
>> Ada apa persisnya di balik kemasan itu, akan menjadi jelas dalam beberapa
>> bulan ke depan.
>>
>>
>>
>> Lalu ini ane ulangi juga ente bilang/nulis begini:
>>
>> “Ariel Heryanto kelihatannya juga melihat masalah penggusuran yg tidak
>> ditangani dengan baik itu. Heran juga kenapa kok Ahok bersikukuh tidak
>> memberi ganti rugi atau uang kerohiman yang layak, selain para tergusur itu
>> memang layak menerima (dan memang sudah seharusnya begitu) juga hal itu
>> tidak begitu sukar dilakukan. Ahok seakan menciptakan lubang kelemahan
>> dirinya sendiri. “
>>
>>
>>
>> Berani2nya mengklaim ariel bilang ahok salah dalam masalah penggusuran!!!!
>> mau lari kemana?
>>
>> Dasar pengecut!
>>
>>
> 
>

Kirim email ke