*IKUT NIMBRUNG SEDIKIT  ( dari sudut pandang yg lian)*

SAYA HANYA INGING MENJELASKAN BHW:

> Antara istilah *SOCIAL* [ Social - bhs Inggris] dengan *SOCIALIS* [
Socialist- bhs Inggris ]
  sangta berbeda .

Contoh :
1/ *Si Ucok itu seorang Pegawai Yayasan Social* (Terminus technicus=Yayasan
Kemasayarakatan),
sudah karena Ia sangat Social > punya *Jiwa Sosial  dan* *Jiwa
kemanusiannya besar *dan suka
Menolong orang yang kesulitan dan yang membutuhkan bantuan Kemanusian tanpa
membedakan* Idiologi Politik*,
*Agama *dan atau *Ethnis* serta segala Keuntungan yang didapatnya.....

2/ Sedangkan Si Carlos  adalah seorang Politikus disuatu negara Amreika
Latin .
Ia (Si Carlos ) adalah seorang Socialis - (Socialist)  dan menjadi salah
satu Eselon PARTAI
SOCIALIS ( Socialist Party) dinegrinya . Sebagai seorang anggouta *Partai *
*Socialis* ( *Socialist *
*Party)*, Ia harus giat berkampanye dalam PEMILU menurut *Program Partainya
*dan giat berusaha
untuk meyakinkan dan memperkenalkan pada  Masyarakat Pemilihnya *tentang
PROGRAM dan*
*IDILOGI POLITIK Partainya*

*=========================================================================*
Semoga dari Contoh yang paling dasar ini , maka para Pendiskusi dan para
pembaca serta
Masyarakt umum cukup pandai untuk bisa merasakan Perbedaan antara Kedua
TERMINOLOGI
atau Istilah  :  SOCIAL dan SOCIALIS  ( Dua Kata SIFAT yng juah berbeda
SIFATNYA ....)

*NOTE :*  *GEJALA UMUM*
*** Harap ber-hati2  dalam menggunakan  dan memahami* *Istilah dan
Susunan* *Kalimat
dalam bahasa Indonesia,*
*Karena Faktanya bhs IIndonesia adalah Bahasa Artificial yang  masih
berkembang dan harus dikembangkan selalu ditempatkan*
*dan** HARUS SELALU DIINTERPRETASIKAN  menurut  **PENGERTIAN **DAN CONTEXT
YANG TEPAT dan  SEBENARNYA !!*

**  *T**erkadang  I**nterpretasinya ( Pemahamannya )* atas suatu Istilah
 atau Kalimat sangat tergantung pada CONTEXT dan KONOTASI
dari SUSUNAN KLAIMATNYA ITU SENDIRI  atau pada PENGERTIAN dari ISI DAN
CONTEXT atau ISI dan HUBUNGAN dari KALIMAT2
KESELURUHANNYA  dari sutu BERITA2  dan  atau khususnya  pada PASAL2  HUKUM
 dan atau Ayat2 AL QORAN serta ISI  dari suatu
PERNYATAAN , Deklerasi atau Argumentasi2  Politk  dan atau suatu KONTERAT2
PERJANIAN


*>> MASIH BELUM JELAS ...? Wadduuuhh....ya Repot .... *


2016-12-01 8:34 GMT+01:00 'Chan CT' sa...@netvigator.com [temu_eropa] <
temu_er...@yahoogroups.com>:

>
>
> Lalu siapa sesungguhnya yang bisa menyandang seorang SOSIALIS? Apakah
> Fidel Castro dari Cuba bisa? Lalu, Kim Yong-Un bocah ekstrim di Korea-Utara
> yang masih pertahanakn negara Sosialis itu bisa? Atau hanya orang-orang
> yang sepandangan/sependapat dengan anda saja yang bisa disebut orang
> sosialis? Begitu picik dan sempitnya sudut pandang nenek yang satu ini!
> Hehehee, ...
>
>
>
> *From:* Tatiana Lukman jetaimemuc...@yahoo.com [GELORA45]
> *Sent:* Thursday, December 1, 2016 3:51 AM
> *To:* temu_er...@yahoogroups.com ; GELORA_In
> *Cc:* DISKUSI FORUM HLD ; Roeslan ; Lusi.D ; Daeng ; Gol ; Mitri ; Rachmat
> Hadi-Soetjipto ; Harry Singgih ; Jonathan Goeij ; Lingkar Sitompul ; Ronggo
> A. ; Ajeg ; Mang Broto ; Marsiswo Dirgantoro ; Billy Gunadi ;
> in...@ozemail.com.au ; Karma I Nengah [PT. Altus Logistic Service
> Indonesia]
> *Subject:* [GELORA45] Re: [temu_eropa] Ahok Pro-Pengembang?
>
>
>
> Wow, Ahok seorang sosialis!!!Pakai definisi dan pengertian sosialis yang
> dikembangkan kaum revisionis Tkk??? Tidak bisa lain kecuali pakai definisi
> yang sudah direvisi....Seperti penghisapan manusia oleh manusia diperlukan
> untuk membangun sosialisme..Pendeknya kalau pakai "teori" yang dikembangkan
> kaum revisionis, kapitalis bisa jadi komunis, kabir dan komprador bisa jadi
> sosialis, campur aduklah!!
> Di samping itu, pengamat politik ini buta dan tuli! Tidak melihat  tentara
> dan buldozer dan alat berat lainnya menggusur penduduk kampung-kampung yang
> harus rata dan tidak mendengar tangis dan jerit para perempuan dan
> anak-anak yang trauma melihat rumah dan sekolahnya dirubuhkan dan
> diratakan.... Tidak melihat dan mendengar peny ewa rusun yang tidak bisa
> bayar sewanya karena penghasilannya menyusut atau hilang sama
> sekali...Bisakah mereka menikmati taman-taman yang bersih dan cantik, jalan
> layang, dan lain sebagainya sedangkan mata pencahariannya hilang?? Pengamat
> politik tapi berpikirnya pakai dengkul! Logikanyapun terbalik karena
> keberpihakannya juga terbalik, bukan kepada mereka yang dimarjinalkan, tapi
> kepada para penguasa!!!
>
>
> On Saturday, November 26, 2016 1:25 PM, "'Chan CT' sa...@netvigator.com
> [temu_eropa]" <temu_er...@yahoogroups.com> wrote:
>
>
>
> Pernyataan Pengamat Politik Ini Skak-Mat Orang-Orang Yang Suka "Ngatain"
> Ahok Pro-Pengembang
> http://www.heronesia.com/2016/11/pernyataan-pengamat-politik-ini-skak.html
>
> <https://3.bp.blogspot.com/-5fY99Ks5Pdo/V3crLCSuqLI/AAAAAAAAA78/j9i9YHv7XHszPauiIcoK_G_ZT0sMh-hdQCPcB/s1600/Ahok.jpg>
>
> *Heronesia.com - *Selama ini, Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki
> Tjahaja Purnama (Ahok) kerap dituding pro-pengembang. Atas
> tudingan-tudingan itu, pengamat politik dari Universitas Indonesia Arbi
> Sanit pun memberikan tanggapan.
>
> Menurut Arbi, banyak orang munafik yang kerap menyalahkan dan anti
> terhadap pengembang, padahal hidupnya juga bergantung kepada para
> pengembang atau pemodal.
>
> "Campur tangan pengembang untuk pembangunan sangat dibutuhkan. Jangan
> omong kosong lah, jangan munafik, anti pengembang dan pemodal, tapi membeli
> barang yang dihasilkan pengembang dan pemodal," kata Arbi.
>
> "Kalau pemodal membayar pajak, membagi keuntungannya dengan benar,
> mempekerjakan orang yang gak mampu, bantu pendidikan mereka, apa
> salahnya?," sambung Arbi.
>
> Menurut Arbi, bukanlah sesuatu yang salah saat Ahok bekerja sama dengan
> pengembang. Apalagi kerja sama itu untuk mensejahterakan rakyat lewat
> tanggung jawab sosial perusahaan atau *corporate social responsibility* (CSR)
> para pengembang.
>
> "Apa yang dilakukan Ahok benar dong. Ahok mengambil dari orang kaya dan
> memberikannya melalui program-program kepada orang miskin, lewat rumah
> susun, taman, perbaikan jalan, jalan layang, bus, dan sebagainya,"
> ungkapnya.
>
> "Bekerja sama dengan pengembang bukan berarti dia ditunggangi pengembang.
> Dia bekerja sama dengan pengembang, ia memberi kesempatan kepada pengembang
> untuk membangun, tetapi harus membagi kekayaannya kepada rakyat melalui
> program yang ditawarkan Ahok," jelasnya.
>
> Justru apa yang dilakukan Ahok dengan mengambil keuntungan dari pengembang
> demi menyejahterakan rakyat, Arbi menyebutnya mirip dengan tokoh dalam
> cerita rakyat Inggris, Robin Hood. Bedanya, Robin Hood mencuri sedangkan
> Ahok meminta dengan aturan yang jelas.
>
> "Jadi Ahok itu sebenarnya kaum sosialis. Kan Ahok itu menjadi Robin Hood.
> Tapi bedanya Robin Hood merampok, ini (Ahok) mengambil dari orang kaya,
> melalui sistem perpajakan, sistem perekonomian Jakarta, lalu
> mendistribusikannya lewat pelayanan publik. Ya itu Robin Hood," jelas Arbi.
>
>
>
> 
>

Kirim email ke