Ralat: nama yang dipakai aktivis Tkk itu bukan Hongsheng, tapi Hongbing. Saya
mengacaukannya dengan nama peneliti Hongsheng Jiang.
On Sunday, December 4, 2016 10:02 AM, "Tatiana Lukman
[email protected] [temu_eropa]" <[email protected]> wrote:
Orang yangtidak mau belajar dengan serius kelihatan tidak mampu membuat
analisis yangobjektif. Untuk bisa menganalisa Fidel dan revolusinya dan
sikapnya selamahidupnya harus mempelajari sejarah perjuangan komunis dan
gerakan progresif diKuba dan Amerika latin, hubungannya dengan PKUS. Demikian
juga harusmempelajari sejarah PKUS pada jaman Stalin dan setelah di bawah
kekuasaan kaumrevisionis. Dalam menganalisis Tkk saja (negeri yang secara
relatif diketahuiChan dari dekat), semua orang sudah tahu di mana Chan berdiri,
yaitu di pihakkaum revisionis Tkk, sehingga semua pernyataannya mengabdi kepada
kepentingan kaum penguasaTkk. Ia tetap ngotot tidakmengakui bahwa PKT dan Tkk
sudah berubah 180 derajat dan sudah mengkhianati Maodan usaha sosialis. Dalam
memperdebatkan sifat sistim dan masyarakat Tkk, sifatPKT, Chan dan juga S.
Suroso tidak pernah mampu membantah argumentasi yangdiajukan Tan Sie tik, Lusi,
Roeslan dan saya sendiri yang jumlahnya sudahberbakul-bakul selama TIGA TAHUN.
Selama perdebatan yang lama itu, sayamengajukan penelitian Prof. Wertheim,
Dongpin han, Min Qili, Paoyu ching, JoelAndreas, Mobo gao, Hinton, dan masih
banyak lagi, bahkan karya Mao sendiri. Makanya saya pernahdisindir kebanyakan
teori, sok berteori! Tapi sekarang saya dicap “katak dalamtempurung”! Dua cap
yang berkontradiksi. Yang Chan "gandoli" sekarang adalah FaLun Gong.
Seolah-olah saya pengikut Fa Lun Gong! Seolah-olah pendapat saya
berdasarkanpada Fa Lun Gong! Laporan Aljazeerapun dengan serta merta dibilang
Fa Lungong!! Betul-betul membabibutatuli! Padahal yang saya soraki adalah
pernyataan Fa Lun Gong yang mengatakantentang "de-Maoisasi" di Tkk. Ini sebuah
pernyataan yang sesuaidengan kebenaran dan kenyataan yangtidak ingin diakui
Chan. Maksud saya dengan menyoraki pernyataan Fa Lun Gong adalah Fa Lun Gong
saja mampu melihat dan mengakui kenyataan pengkhianatan PKT dan Tkk
terhadapMao. Aktivis Marxis Hongshen dalam wawancaranyadengan J.R. Andres,
dengan tegas mengatakan "Rejim yangsekarang menyatakan dirinya dalam kata-kata
sebagai penerus sosialisme/komunisme dan Marxisme, tapi bertindak sebagai
sebuah rejim kapi-talismonopartai. Sebenarnya mereka tidak percaya satu kata
pun dari Marxisme,Maoisme atau sosialisme!". Pernyataan yang sudah diajukan
oleh BANYAKSEKALI peneliti Tkk!!
Sudah tentu Chan tidak mampu membuktikan DENGAN LOGISatau membantah pernyataan
para peneliti yang sudah pernah saya ajukan. Chanmundur dengan mengatakan
‘tidak berkepentingan’ untuk membuktikan sosialisme diTkk! Bukannya tidak
berkepentingan, tapi tidak mampu, karena memang TIDAK ADA unsur-unsursosialis
dalam rejim kapitalis monopartai Tkk sekarang. Kalau ada, tolongajukan!!
Beberapakalimat yang Chan ajukan mengenai hubungan Tkk dengan Kuba dalam
periode duludan sekarang sama sekali tidak ada bobotnya karena tidak didasarkan
padapenelitian yang serius. Di samping itu selama dia tidak mengakui
adanyaperubahan sifat dalam sistim dan Partai Tkk, tidak akan mungkin
Chanmengeluarkan analisa yang objektif. Mengenai sikap saya sendiri, tunggu
bukusaya yang akan datang! Bukannya tanpa alasan politik saya pergi
meninggalkanTkk dan memilih Kuba. Dan saya meninggalkan Tkk bukan karena
diusir, sepertiyang anda pikir!!! Jadi tak perlu anda “kasihani” saya,
seolah-olah saya laringiprit karena diusir Deng Xiaoping!!!
On Sunday, December 4, 2016 4:30 AM, "'Chan CT' [email protected]
[temu_eropa]" <[email protected]> wrote:
Seringkali orang terlalu mudah atau GEGABAH menyatakan seseorang
“SOSIALIS”, sebaliknya juga sebutan “PENGHIANAT” hanya karena BEDA pendapat
saja! Tapi, bagaimana KENYATAAN seseorang itu, yang menentukan adalah
tindak-tanduk yang dijalani dan itu akan dinilai oleh sejarah, bukan ditentukan
oleh sementara orang yang menyebut “SOSIALIS” atau mencap “PENGHIANAT”! Saya
ambil Fidal Castro sebagai satu contoh saja, anda tentu masih inget banget,
bahwa hubungan RRT-Cuba sejak tahun 1960-1978 itu boleh dikata sangat dingin
kalau tidak hendak mengatakan JELEK! PKT yang sedang bermusuhan dengan PKUS,
tidak ayal menyatakan Cuba begundal Sovyet Uni yang REMO! Begitulah Fidel
Castro akhirnya sangat menyesal dalam hidupnya TIDAK berkesempatan jumpa dengan
Mao! Seorang penulis Singapore tertarik dengan hubungan RRT-Cuba, khususnya
dalam penilaian pribadi Fidal Castro yang terjadi PERBEDAAN BESAR dalam
hidupnya dimata Tiongkok! Bagi yang bisa bahasa Tionghoa, untuk mengikuti
selengkapnya di WEB. GELORA45 http://www.gelora45.com/ , konkritnya klik:
http://www.gelora45.com/news/ZaoBao_20161129.pdf Dimasa Mao, khususnya setelah
tahun 1960, Fidal Castro dianggap REMO, sekalipun belum sampai diperlakukan
sebagai musuh juga bisa dikatakan tidak bersahabat! Hanya saja saya juga tidak
mengerti kenapa anda yang begitu ekstrim pemuja Mao, bisa memilih pergi
meninggalkan TIongkok untuk menetap ke Cuba yang jelas ketika itu dicap REMO???
Tapi sekarang, khususnya setelah tahun 1991, PKUS roboh justru Castro dianggap
Kawan Seperjuangan! Cuba dinilai sebagai negeri Sosialis yang bisa dan mampu
BERTAHAN di benua Amerika-Latin. Xi Jinping perlukan secara khusus menengok
Castro, dan sekalipun tidak bisa ikut menghadiri upacara pemakaman Castro, Xi
juga perlukan ke Kedutaan Cuba mengucapkan Belasungkawa pada Pemimpin Besar
Rakyat Cuba yang meninggal ini. Bagaimanapun juga Castro adalah Pemimpin Rakyat
Cuba yang berhasil membawa Rakyat Cuba MERDEKA, mempertahankan sistim
sosialisme dibawah tekanan imperialisme AS, ... yang TETAP Harus DIHORMATI!
Sedang Castro sendiri baru menginjakkan kakinya di Tiongkok tahun 2001, dan
perlukan mengunjungi museuleum Mao dan menyatakan SALUUT dan HORMATnya! Foto
saya ambilkan dari internet, ... Lalu, apa yang harus kita tarik pelajaran dari
penilaian terhadap Fidal Casstro ini??? Jangan lagi gegabah, dengan
gampang-gampangan mencap seseorang REMO, Penghianat klas proletariat, bahkan
penghianat RAKYAT! Apalagi pada pejuang-pejuang gigih yang telah
mempertarungkan nyawa nya dalam perjuangan pembebasan RAKYAT! JANGAN TERUSKAN
KESALAHAN FATAL masa RBKP yang begitu RADIKAL dan BRUTAL! Seseorang
boleh-boleh saja mempunyai pendapat/pemikiran yang berbeda dalam usaha
membangun masyarakat, meningkatkan kesejahteraan rakyat nya. TIDAK ada konsep
jalan sosialis yang PALING TEPAT dan itulah jalan satu-satunya yang harus
dituruti, kalau berbeda adalah jalan SALAH, remo bahkan penghianat! TIDAK!
Tidak bisa begitu, ...! Tidak seorang tokoh pimpinan didunia ini yang berhak
mengklaim jalan type Lenin, tidak, ... akan lebih tepat dikatakan KONKRIT nya
type Stalin yang mutlak harus membasmi kapitalis sekarang juga itulah yang
TEPAT! Sedang jalan lain, yang masih memperkenankan kapitalis hidup, tumbuh dan
berkembang dibawah DIKTATUR PROLETARIAT, jalan Sosialisme berciri khas Tiongkok
adalah jalan REMO, adalah jalan salah dan patut dikutuk, dihujat habis-habisan!
Kenyataan Fidal Castro sendiri perlukan datang ke Beijing melihat pembangunan
di Tiongkok setelah jalankan “Reformasi dan Keterbukaan”! Dan Cuba juga sudah
mulai berhubungan baik dengan AS, dan tentu akan menjalankan reformasi ekonomi
dengan keterbukaan untuk mengembangkan ekonomi yang selama ini tergantung
bantuan PKUS! Boleh-boleh saja mengambil bentuknya sendiri sesuai kondisi
masyarakat Cuba, ... berusaha keras mencapai BERDIKARI dibidang ekonomi dan
meningkatkan kesejahteraan RAKYAT Cuba lebih baik, ...! Salam,ChanCT From:
Tatiana Lukman [email protected] [GELORA45] Sent: Thursday, December 1,
2016 10:42 PMTo: [email protected] Cc: GELORA_In ; DISKUSI FORUM HLD ;
Roeslan ; Lusi.D ; Daeng ; Gol ; Mitri ; Rachmat Hadi-Soetjipto ; Harry Singgih
; Jonathan Goeij ; Lingkar Sitompul ; Ronggo A. ; Ajeg ; Mang Broto ; Marsiswo
Dirgantoro ; Billy Gunadi ; [email protected] ; Karma I Nengah [PT. Altus
Logistic Service Indonesia] Subject: Re: [temu_eropa] Re: [GELORA45] Re: Ahok
Pro-Pengembang? Chan, mau tahu siapa yang patut menyandang nama "sosialis"?
Gampang. Hanya satu jalannya: belajar sejarah pergerakan komunis paling sedikit
dari jaman Internasionale Kedua, perpecahan Lenin dengan kaum sosial demokrat
hyang mengkhianati internasionalisme proletar dengan cara mendukung kaum
borjuasi negerinya masing-masing untuk memenangkan PDI. Nenek yang selalu anda
ejek dan cemooh, paling sedikit punya otak untuk menganalisa dan menolak tidak
jadi begundal kaum revisionis Tkk, pengkhianat Mao! Kalau anda punya otak yang
unggul, tunjukkan unsur-unsur sosialis dalam "Sosialisme dengan ciri Tkk".
Jawab mengapa Tkk yang sudah kaya raya masih tetap tidak memberi pendidikan dan
layanan kesehatan gratis kepada seluruh rakyatnya? Tolong bikin analisa kelas
masyarakat Tiongkok sekarang dan jelaskan tahap Revolusi Demokrasi Baru yang
menurut anda adalah tahap Revolusi sekarang ini di Tkk.
On Thursday, December 1, 2016 2:40 PM, "Marco 45665 [email protected]
[temu_eropa]" <[email protected]> wrote:
IKUT NIMBRUNG SEDIKIT ( dari sudut pandang yg lian) SAYA HANYA INGING
MENJELASKAN BHW:
> Antara istilah SOCIAL [ Social - bhs Inggris] dengan SOCIALIS [ Socialist-
> bhs Inggris ] sangta berbeda .
Contoh : 1/ Si Ucok itu seorang Pegawai Yayasa n Social (Terminus
technicus=Yayasan Kemasayarakatan),sudah karena Ia sangat Social > punya Jiwa
Sosial dan Jiwa kemanusiannya besar dan suka Menolong orang yang kesulitan dan
yang membutuhkan bantuan Kemanusian tanpa membedakan Idiologi Politik, Agama
dan atau Ethnis serta segala Keuntungan yang didapatnya.....
2/ Sedangkan Si Carlos adalah seorang Politikus disuatu negara Amreika Latin .
Ia (Si Carlos ) adalah seorang Socialis - (Socialist) dan menjadi salah satu
Eselon PARTAISOCIALIS ( Socialist Party) dinegrinya . Sebagai seorang anggouta
Partai Socialis ( Socialist Party), Ia harus giat berkampanye dalam PEMILU
menurut Program Partainya dan giat berusaha untuk meyakinkan dan memperkenalkan
pada Masyarakat Pemilihnya tentang PROGRAM danIDILOGI POLITIK Partainya
=========================================================================Semoga
dari Contoh yang paling dasar ini , maka para Pendiskusi dan para pembaca serta
Masyarakt umum cukup pandai untuk bisa merasakan Perbedaan antara Kedua
TERMINOLOGIatau Istilah : SOCIAL dan SOCIALIS ( Dua Kata SIFAT yng juah
berbeda SIFATNYA ....) NOTE : GEJALA UMUM** Harap ber-hati2 dalam menggunakan
dan memahami Istilah dan Susunan Kalimat dalam bahasa Indonesia,Karena
Faktanya bhs IIndonesia adalah Bahasa Artificial yang masih berkembang dan
harus dikembangkan selalu ditempatkandan HARUS SELALU DIINTERPRETASIKAN
menurut PENGERTIAN DAN CONTEXT YANG TEPAT dan SEBENARNYA !!
** Terkadang Interpretasinya ( Pemahamannya ) atas suatu Istilah atau
Kalimat sangat tergantung pada CONTEXT dan KONOTASIdari SUSUNAN KLAIMATNYA ITU
SENDIRI atau pada PENGERTIAN dari ISI DAN CONTEXT atau ISI dan HUBUNGAN dari
KALIMAT2 KESELURUHANNYA dari sutu BERITA2 dan atau khususnya pada PASAL2
HUKUM dan atau Ayat2 AL QORAN serta ISI dari suatuPERNYATAAN , Deklerasi ata
u Argumentasi2 Politk dan atau suatu KONTERAT2 PERJANIAN >> MASIH BELUM
JELAS ...? Wadduuuhh....ya Repot .... 2016-12-01 8:34 GMT+01:00 'Chan CT'
[email protected] [temu_eropa] <[email protected]>:
Lalu siapa sesungguhnya yang bisa menyandang seorang SOSIALIS? Apakah
Fidel Castro dari Cuba bisa? Lalu, Kim Yong-Un bocah ekstrim di Korea-Utara
yang masih pertahanakn negara Sosialis itu bisa? Atau hanya orang-orang yang
sepandangan/sependapat dengan anda saja yang bisa disebut orang sosialis?
Begitu picik dan sempitnya sudut pandang nenek yang satu ini! Hehehee, ...
From: Tatiana Lukman [email protected] [GELORA45] Sent: Thursday,
December 1, 2016 3:51 AM To: [email protected] ; GELORA_In Cc:
DISKUSI FORUM HLD ; Roeslan ; Lusi.D ; Daeng ; Gol ; Mitri ; Rachmat
Hadi-Soetjipto ; Harry Singgih ; Jonathan Goeij ; Lingkar Sitompul ; Ronggo A.
; Ajeg ; Mang Broto ; Marsiswo Dirgantoro ; Billy Gunadi ; [email protected]
; Karma I Nengah [PT. Altus Logistic Service Indonesia] Subject: [GELORA45]
Re: [temu_eropa] Ahok Pro-Pengembang? Wow, Ahok seorang sosialis!!!Pakai
definisi dan pengertian sosialis yang dikembangkan kaum revisionis Tkk??? Tidak
bisa lain kecuali pakai definisi yang sudah direvisi....Seperti penghisapan
manusia oleh manusia diperlukan untuk membangun sosialisme..Pendeknya kalau
pakai "teori" yang dikembangkan kaum revisionis, kapitalis bisa jadi komunis,
kabir dan komprador bisa jadi sosialis, campur aduklah!! Di samping itu,
pengamat politik ini buta dan tuli! Tidak melihat tentara dan buldozer dan
alat berat lainnya menggusur penduduk kampung-kampung yang harus rata dan tidak
mendengar tangis dan jerit para perempuan dan anak-anak yang trauma melihat
rumah dan sekolahnya dirubuhkan dan diratakan.... Tidak melihat dan mendengar
peny ewa rusun yang tidak bisa bayar sewanya karena penghasilannya menyusut
atau hilang sama sekali...Bisakah mereka menikmati taman-taman yang bersih dan
cantik, jalan layang, dan lain sebagainya sedangkan mata pencahariannya
hilang?? Pengamat politik tapi berpikirnya pakai dengkul! Logikanyapun terbalik
karena keberpihakannya juga terbalik, bukan kepada mereka yang dimarjinalkan,
tapi kepada para penguasa!!!
On Saturday, November 26, 2016 1:25 PM, "'Chan CT' [email protected]
[temu_eropa]" <[email protected]> wrote:
Pernyataan Pengamat Politik Ini Skak-Mat Orang-Orang Yang Suka "Ngatain" Ahok
Pro-Pengembang
http://www.heronesia.com/2016/ 11/pernyataan-pengamat- politik-ini-skak.html
Heronesia.com - Selama ini, Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja
Purnama (Ahok) kerap dituding pro-pengembang. Atas tudingan-tudingan itu,
pengamat politik dari Universitas Indonesia Arbi Sanit pun memberikan
tanggapan.
Menurut Arbi, banyak orang munafik yang kerap menyalahkan dan anti terhadap
pengembang, padahal hidupnya juga bergantung kepada para pengembang atau
pemodal.
"Campur tangan pengembang untuk pembangunan sangat dibutuhkan. Jangan omong
kosong lah, jangan munafik, anti pengembang dan pemodal, tapi membeli barang
yang dihasilkan pengembang dan pemodal," kata Arbi.
"Kalau pemodal membayar pajak, membagi keuntungannya dengan benar,
mempekerjakan orang yang gak mampu, bantu pendidikan mereka, apa salahnya?,"
sambung Arbi.
Menurut Arbi, bukanlah sesuatu yang salah saat Ahok bekerja sama dengan
pengembang. Apalagi kerja sama itu untuk mensejahterakan rakyat lewat tanggung
jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR) para
pengembang.
"Apa yang dilakukan Ahok benar dong. Ahok mengambil dari orang kaya dan
memberikannya melalui program-program kepada orang miskin, lewat rumah susun,
taman, perbaikan jalan, jalan layang, bus, dan sebagainya," ungkapnya.
"Bekerja sama dengan pengembang bukan berarti dia ditunggangi pengembang. Dia
bekerja sama dengan pengembang, ia memberi kesempatan kepada pengembang untuk
membangun, tetapi harus membagi kekayaannya kepada rakyat melalui program yang
ditawarkan Ahok," jelasnya.
Justru apa yang dilakukan Ahok dengan mengambil keuntungan dari pengembang
demi menyejahterakan rakyat, Arbi menyebutnya mirip dengan tokoh dalam cerita
rakyat Inggris, Robin Hood. Bedanya, Robin Hood mencuri sedangkan Ahok meminta
dengan aturan yang jelas.
"Jadi Ahok itu sebenarnya kaum sosialis. Kan Ahok itu menjadi Robin Hood. Tapi
bedanya Robin Hood merampok, ini (Ahok) mengambil dari orang kaya, melalui
sistem perpajakan, sistem perekonomian Jakarta, lalu mendistribusikannya lewat
pelayanan publik. Ya itu Robin Hood," jelas Arbi.
#yiv6097705136 #yiv6097705136 -- #yiv6097705136ygrp-mkp {border:1px solid
#d8d8d8;font-family:Arial;margin:10px 0;padding:0 10px;}#yiv6097705136
#yiv6097705136ygrp-mkp hr {border:1px solid #d8d8d8;}#yiv6097705136
#yiv6097705136ygrp-mkp #yiv6097705136hd
{color:#628c2a;font-size:85%;font-weight:700;line-height:122%;margin:10px
0;}#yiv6097705136 #yiv6097705136ygrp-mkp #yiv6097705136ads
{margin-bottom:10px;}#yiv6097705136 #yiv6097705136ygrp-mkp .yiv6097705136ad
{padding:0 0;}#yiv6097705136 #yiv6097705136ygrp-mkp .yiv6097705136ad p
{margin:0;}#yiv6097705136 #yiv6097705136ygrp-mkp .yiv6097705136ad a
{color:#0000ff;text-decoration:none;}#yiv6097705136 #yiv6097705136ygrp-sponsor
#yiv6097705136ygrp-lc {font-family:Arial;}#yiv6097705136
#yiv6097705136ygrp-sponsor #yiv6097705136ygrp-lc #yiv6097705136hd {margin:10px
0px;font-weight:700;font-size:78%;line-height:122%;}#yiv6097705136
#yiv6097705136ygrp-sponsor #yiv6097705136ygrp-lc .yiv6097705136ad
{margin-bottom:10px;padding:0 0;}#yiv6097705136 #yiv6097705136actions
{font-family:Verdana;font-size:11px;padding:10px 0;}#yiv6097705136
#yiv6097705136activity
{background-color:#e0ecee;float:left;font-family:Verdana;font-size:10px;padding:10px;}#yiv6097705136
#yiv6097705136activity span {font-weight:700;}#yiv6097705136
#yiv6097705136activity span:first-child
{text-transform:uppercase;}#yiv6097705136 #yiv6097705136activity span a
{color:#5085b6;text-decoration:none;}#yiv6097705136 #yiv6097705136activity span
span {color:#ff7900;}#yiv6097705136 #yiv6097705136activity span
.yiv6097705136underline {text-decoration:underline;}#yiv6097705136
.yiv6097705136attach
{clear:both;display:table;font-family:Arial;font-size:12px;padding:10px
0;width:400px;}#yiv6097705136 .yiv6097705136attach div a
{text-decoration:none;}#yiv6097705136 .yiv6097705136attach img
{border:none;padding-right:5px;}#yiv6097705136 .yiv6097705136attach label
{display:block;margin-bottom:5px;}#yiv6097705136 .yiv6097705136attach label a
{text-decoration:none;}#yiv6097705136 blockquote {margin:0 0 0
4px;}#yiv6097705136 .yiv6097705136bold
{font-family:Arial;font-size:13px;font-weight:700;}#yiv6097705136
.yiv6097705136bold a {text-decoration:none;}#yiv6097705136 dd.yiv6097705136last
p a {font-family:Verdana;font-weight:700;}#yiv6097705136 dd.yiv6097705136last p
span {margin-right:10px;font-family:Verdana;font-weight:700;}#yiv6097705136
dd.yiv6097705136last p span.yiv6097705136yshortcuts
{margin-right:0;}#yiv6097705136 div.yiv6097705136attach-table div div a
{text-decoration:none;}#yiv6097705136 div.yiv6097705136attach-table
{width:400px;}#yiv6097705136 div.yiv6097705136file-title a, #yiv6097705136
div.yiv6097705136file-title a:active, #yiv6097705136
div.yiv6097705136file-title a:hover, #yiv6097705136 div.yiv6097705136file-title
a:visited {text-decoration:none;}#yiv6097705136 div.yiv6097705136photo-title a,
#yiv6097705136 div.yiv6097705136photo-title a:active, #yiv6097705136
div.yiv6097705136photo-title a:hover, #yiv6097705136
div.yiv6097705136photo-title a:visited {text-decoration:none;}#yiv6097705136
div#yiv6097705136ygrp-mlmsg #yiv6097705136ygrp-msg p a
span.yiv6097705136yshortcuts
{font-family:Verdana;font-size:10px;font-weight:normal;}#yiv6097705136
.yiv6097705136green {color:#628c2a;}#yiv6097705136 .yiv6097705136MsoNormal
{margin:0 0 0 0;}#yiv6097705136 o {font-size:0;}#yiv6097705136
#yiv6097705136photos div {float:left;width:72px;}#yiv6097705136
#yiv6097705136photos div div {border:1px solid
#666666;height:62px;overflow:hidden;width:62px;}#yiv6097705136
#yiv6097705136photos div label
{color:#666666;font-size:10px;overflow:hidden;text-align:center;white-space:nowrap;width:64px;}#yiv6097705136
#yiv6097705136reco-category {font-size:77%;}#yiv6097705136
#yiv6097705136reco-desc {font-size:77%;}#yiv6097705136 .yiv6097705136replbq
{margin:4px;}#yiv6097705136 #yiv6097705136ygrp-actbar div a:first-child
{margin-right:2px;padding-right:5px;}#yiv6097705136 #yiv6097705136ygrp-mlmsg
{font-size:13px;font-family:Arial, helvetica, clean, sans-serif;}#yiv6097705136
#yiv6097705136ygrp-mlmsg table {font-size:inherit;font:100%;}#yiv6097705136
#yiv6097705136ygrp-mlmsg select, #yiv6097705136 input, #yiv6097705136 textarea
{font:99% Arial, Helvetica, clean, sans-serif;}#yiv6097705136
#yiv6097705136ygrp-mlmsg pre, #yiv6097705136 code {font:115%
monospace;}#yiv6097705136 #yiv6097705136ygrp-mlmsg *
{line-height:1.22em;}#yiv6097705136 #yiv6097705136ygrp-mlmsg #yiv6097705136logo
{padding-bottom:10px;}#yiv6097705136 #yiv6097705136ygrp-msg p a
{font-family:Verdana;}#yiv6097705136 #yiv6097705136ygrp-msg
p#yiv6097705136attach-count span {color:#1E66AE;font-weight:700;}#yiv6097705136
#yiv6097705136ygrp-reco #yiv6097705136reco-head
{color:#ff7900;font-weight:700;}#yiv6097705136 #yiv6097705136ygrp-reco
{margin-bottom:20px;padding:0px;}#yiv6097705136 #yiv6097705136ygrp-sponsor
#yiv6097705136ov li a {font-size:130%;text-decoration:none;}#yiv6097705136
#yiv6097705136ygrp-sponsor #yiv6097705136ov li
{font-size:77%;list-style-type:square;padding:6px 0;}#yiv6097705136
#yiv6097705136ygrp-sponsor #yiv6097705136ov ul {margin:0;padding:0 0 0
8px;}#yiv6097705136 #yiv6097705136ygrp-text
{font-family:Georgia;}#yiv6097705136 #yiv6097705136ygrp-text p {margin:0 0 1em
0;}#yiv6097705136 #yiv6097705136ygrp-text tt {font-size:120%;}#yiv6097705136
#yiv6097705136ygrp-vital ul li:last-child {border-right:none
!important;}#yiv6097705136