Si Anies ngomong begitu karena beliau mantan Menteri Pendidikan, jadi kayaknya 
jangan nyalahin Ahok tetapi dibalik itu juga jangan dibalik nyalahin beliau.
---In GELORA45@yahoogroups.com, <comoprima45@...> wrote :

Anies Baswedan: 
35 Persen Siswa Tak Lulus SMA, Itu Bukan Salah Ahok
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
HANYA ORANG BODOH YANG BERPIKIRAN DEMIKIAN yang segala Emosi dan Kebencianya 
dipusatkan pada Pribadi AHOK sebagai warga DKI dan sebagai Waganegara Indonesia 
dan cukup Buta untuk bisa melihat suatu Hal yang juah lebih Pokok.
Jika sudah bicara soal PENDIDKAN  maka tidak lain ialah MASALAH SYSTEM - jadi  
bukan masalah Perorangan (dlm Hal ini AHOK..)....
Tidakkah Seharusnya ,  agar 35 % para Siswa YANG TIDAK BERHASIL LULUS tsb dan 
Pihak2 yang merasa !DIRUGIKAN AHOK !  sehingga mereka (Pra Siswa tsb)  Tidak 
LULUS agar Merka semua  se- kali2 MENGORESKI DIRINYA MASING2 ..  ?  [ Mungkin 
..... Mereka TERLALU PANDAI dan terlalu banyak berdoa dan Ber -DEMO mematuhi  
perintah HABIB RIZIEK dan FPI da para KYAYI ... sedangkan AHOK  TERALALU  BODOH 
 barankali yah..... ?  > sehingga  35 % PARA SISWA tsb TIDAK LULUS karena 
AHOK..... ]
...  yah MEMANG - mungkin NASIB KALIAN ITU ADA DITANGAN HABIB RIZIEK ...... 
2016-12-01 3:22 GMT+01:00 'Chan CT' SADAR@... [temu_eropa] 
<temu_er...@yahoogroups.com>:


Rabu 30 Nov 2016, 23:45 WIB

Anies Baswedan: 
35 Persen Siswa Tak Lulus SMA, Itu Bukan Salah Ahok
Noval Dhwinuari Antony - detikNews

Anies Baswedan/Foto: Noval Dhwinuari Antony/detikcom

FOKUS BERITA:Jakarta Memilih

Jakarta - Calon gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut angka ketimpangan 
pendidikan di Jakarta sangat tinggi. Permasalahan ini disebutnya warisan 
kepemimpinan Jakarta sejak lama.

"Dan hari ini angka yang 35 persen itu tidak lulus SMA, itu bukan salah satu 
atau dua gubernur, tidak usah menyalahkan gubernur. Ini warisan masalah lama, 
bukan salahnya Pak Ahok sama sekali. Ini warisan dari lama. Kita akan bereskan 
dan kita tidak akan biarkan ini terjadi lagi," jelas Anies di GOR Cempaka 
Putih, Jalan Cempaka Putih Tengah, Jakarta Pusat, Rabu (30/11/2016).

Berjanji membenahi pendidikan di Ibu Kota jika terpilih, Anies-Sandiaga Uno 
akan membenahi sarana dan prasarana pendidikan. Pihaknya juga akan meningkatkan 
kualitas guru.

"Kita akan perbaiki sarana dan prasarana, dan guru semuanya ditingkatkan 
mutunya, dan uangnya ada. Jakarta punya dananya, tempat lain belum tentu ada," 
katanya.

Target dari peningkatan mutu pendidikan yang disasar Anies-Sandi kalangan bawah 
dari masyarakat Jakarta. Anies menilai mutu pendidikan yang tinggi di Jakarta 
hari ini hanya di rasakan kelas menengah atas.

"Mereka sekarang yang ada di bawah kami akan menjamin akses pendidikan tuntas 
dan kami akan membangun sekolah-sekolah vokasi dengan sistem, dual sistem. Di 
Jakarta bisa dual sistem," jelas Anies.

"Itu artinya, tiga hari belajar di perusahaan dan dua hari di sekolah. Sehingga 
mereka dilatih untuk bisa langsung bekerja. Dan perusahaanpun sudah menampung," 
jelasnya lagi.

Sistem tersebut dikatakan Anies bisa berjalan di Jakarta dengan aktivitas 
ekonomi yang sudah baik. "Itu tidak bisa dilakukan di tempat lain, kalau di 
Jakarta bisa dengan ekonomi ada 60 persen ada di Jakarta, itu bisa kita 
lakukan. Kita akan bereskan, SD, SMP, SMA. Dan kita akan bangun sekolah 
vokasi," katanya lagi. 

(dnu/dnu)

[Non-text portions of this message have been removed]



Kirim email ke