Belajar baca yang baik sana! "Si Anies ngomong begitu karena beliau mantan Menteri Pendidikan, jadi kayaknya jangan nyalahin Ahok tetapi dibalik itu juga jangan dibalik nyalahin beliau." ---In [email protected], <nesare1@...> wrote :
Kenapa tidak boleh menyalahkan anies?Kalau anies pura2 ngomong baik begitu tetapi pesannya adalah mau menyalahkan ahok?Ini kan politik. Emangnya anies tidak bisa berpolitis? Hehehehehehe. Ente ini goblok atau kunyuk yg gak bisa mikir? Koq urusan banyak yg tidak lulus SMA dihubung2kan dgn ahok?Kalau ngomongnya begini baru bener dan tidak unsur politiknya dan tidak unsur menyalahkan ahok: “35% siswa tak lulus SMA. Saya akan perbaiki ini”.Ini baru statement yg bener dan tidak berpolitis. Bandingkan dengan “35 Persen Siswa Tak Lulus SMA, Itu Bukan Salah Ahok”. Kunyuk juga ngerti ini kalimat politis. Kalau kunyuk saja tahu itu kalimat politis dan menyalahkan ahok, pasti ente lebih dari kunyuk ya? Heheehehehe…. Nesare From: [email protected] [mailto:[email protected]] Sent: Thursday, December 1, 2016 10:36 AM To: Yahoogroups <[email protected]> Subject: [GELORA45] Re: [temu_eropa] Anies Baswedan: 35 Persen Siswa Tak Lulus SMA, Itu Bukan Salah Ahok Si Anies ngomong begitu karena beliau mantan Menteri Pendidikan, jadi kayaknya jangan nyalahin Ahok tetapi dibalik itu juga jangan dibalik nyalahin beliau. ---In [email protected], <comoprima45@...> wrote : Anies Baswedan: 35 Persen Siswa Tak Lulus SMA, Itu Bukan Salah Ahok------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- HANYA ORANG BODOH YANG BERPIKIRAN DEMIKIAN yang segala Emosi dan Kebencianya dipusatkan pada Pribadi AHOK sebagai warga DKI dan sebagai Waganegara Indonesia dan cukup Buta untuk bisa melihat suatu Hal yang juah lebih Pokok. Jika sudah bicara soal PENDIDKAN maka tidak lain ialah MASALAH SYSTEM - jadi bukan masalah Perorangan (dlm Hal ini AHOK..).... Tidakkah Seharusnya , agar 35 % para Siswa YANG TIDAK BERHASIL LULUS tsb dan Pihak2 yang merasa !DIRUGIKAN AHOK ! sehingga mereka (Pra Siswa tsb) Tidak LULUS agar Merka semua se- kali2 MENGORESKI DIRINYA MASING2 .. ? [ Mungkin ..... Mereka TERLALU PANDAI dan terlalu banyak berdoa dan Ber -DEMO mematuhi perintah HABIB RIZIEK dan FPI da para KYAYI ... sedangkan AHOK TERALALU BODOH barankali yah..... ? > sehingga 35 % PARA SISWA tsb TIDAK LULUS karena AHOK..... ] ... yah MEMANG - mungkin NASIB KALIAN ITU ADA DITANGAN HABIB RIZIEK ...... 2016-12-01 3:22 GMT+01:00 'Chan CT' SADAR@... [temu_eropa] <[email protected]>: Rabu 30 Nov 2016, 23:45 WIB Anies Baswedan: 35 Persen Siswa Tak Lulus SMA, Itu Bukan Salah Ahok Noval Dhwinuari Antony - detikNews Anies Baswedan/Foto: Noval Dhwinuari Antony/detikcom FOKUS BERITA:Jakarta Memilih Jakarta - Calon gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut angka ketimpangan pendidikan di Jakarta sangat tinggi. Permasalahan ini disebutnya warisan kepemimpinan Jakarta sejak lama. "Dan hari ini angka yang 35 persen itu tidak lulus SMA, itu bukan salah satu atau dua gubernur, tidak usah menyalahkan gubernur. Ini warisan masalah lama, bukan salahnya Pak Ahok sama sekali. Ini warisan dari lama. Kita akan bereskan dan kita tidak akan biarkan ini terjadi lagi," jelas Anies di GOR Cempaka Putih, Jalan Cempaka Putih Tengah, Jakarta Pusat, Rabu (30/11/2016). Berjanji membenahi pendidikan di Ibu Kota jika terpilih, Anies-Sandiaga Uno akan membenahi sarana dan prasarana pendidikan. Pihaknya juga akan meningkatkan kualitas guru. "Kita akan perbaiki sarana dan prasarana, dan guru semuanya ditingkatkan mutunya, dan uangnya ada. Jakarta punya dananya, tempat lain belum tentu ada," katanya. Target dari peningkatan mutu pendidikan yang disasar Anies-Sandi kalangan bawah dari masyarakat Jakarta. Anies menilai mutu pendidikan yang tinggi di Jakarta hari ini hanya di rasakan kelas menengah atas. "Mereka sekarang yang ada di bawah kami akan menjamin akses pendidikan tuntas dan kami akan membangun sekolah-sekolah vokasi dengan sistem, dual sistem. Di Jakarta bisa dual sistem," jelas Anies. "Itu artinya, tiga hari belajar di perusahaan dan dua hari di sekolah. Sehingga mereka dilatih untuk bisa langsung bekerja. Dan perusahaanpun sudah menampung," jelasnya lagi. Sistem tersebut dikatakan Anies bisa berjalan di Jakarta dengan aktivitas ekonomi yang sudah baik. "Itu tidak bisa dilakukan di tempat lain, kalau di Jakarta bisa dengan ekonomi ada 60 persen ada di Jakarta, itu bisa kita lakukan. Kita akan bereskan, SD, SMP, SMA. Dan kita akan bangun sekolah vokasi," katanya lagi. (dnu/dnu) [Non-text portions of this message have been removed]
