Tepis Tuduhan Makar Rachmawati Mengaku Hanya Ajukan 2 Petisi | | Tepis Tuduhan Makar, Rachmawati Mengaku... | |
- Jumat, 02 Dec2016, 22:55 WIB Rachmawati Dibolehkan Pulang, Kuasa Hukum:Kondisinya Drop dan Emergency AdityaMardiastuti – detikNews Foto: Istimewa Jakarta - Kuasa hukum keluargaRachmawati, Leo Sani Siregar menyebut kesehatan kliennya drop. Sehinggapemeriksaan terhadap Rachmawati terpaksa dihentikan sementara waktu. "Kondisinya lagi drop, karena tadi proses pemeriksaan tensi naik. Dokterdari Mako Brimob bilang emergency," kata Leo di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok,Jumat (2/12/2016). Karena alasan kesehatan itu, penyelidikan terhadap Rachmawati tidak bisadilanjutkan. Rachmawati kemudian diizinkan pulang sekitar pukul 22.00 WIB. "Kondisi ibu dalam kondisi drop. Penyelidikan itu enggak bisa dilanjutkandengan alasan butuh istirahat dulu. Kami minta penyidik, ibu boleh dipulangkandulu. Siapapun dalam kondisi sakit enggakbisa diperiksa," kata dia. Leo mengatakan pihaknya meminta Rachmawati agar dipulangkan. Rachmawati, kataLeo, memiliki riwayat stroke dan darah tinggi. "Dibawa ke kediaman dulu deh untuk diistirahatin, karena punya dokterpribadi," jawabnya. Leo menyebut sejak tiba di Mako Brimob Rachmawati sudah diperiksa sebanyak duakali. Pertanyaan yang diajukan penyidik terkait tuduhan makar sudah ditepisoleh Rachmawati. "Diperiksa dua kali pukul 15.00 WIB dan 20.00 WIB. Dimintai keteranganmemang enggak jauh dari proses yang dituduhkan terkait makar," jawab dia. Rachmawati membantah melakukan seperti yang dituduhkan padanya. Rachmawati,kata Leo, mengaku hanya mengungkapkan pendapat di muka umum. "Ibu sampaikan di mana salah saya, memberikan pendapat di muka umum adaazaz kebebasan menyampaikan pendapat di muka umum kok jadi bahasa makar. Kok jdarahnya kesana. Alasannya makar itu apa," ujar Leo menirukan Rachmawati. Leo belum bisa menjawab ketika ditanya kapan kliennya kembali diperiksapenyidik. Menurutnya semua bergantung pada kondisi kesehatan Rachmawati. "Kalau untuk kelanjutan pemeriksaan mungkin nanti dijadwalkan. Kondisi ibudrop, kita belum tahu kapan ibu pulih. Nanti kita lihat kalau sudah sehat, samajuga penyidik bisa by phone," katanya. (ams/jor)
