Wow, tampil membela para penguasa dan statusquo! Bukan soal dia anak Sukarno
atau bukan! Tuduhan itu betul apa nggak! Itu harus dibuktikan!! Yang jelas
rejim ini sudah beberapa kali memperlihatkan kesewenang-wenangannya, bahkan
dengan kekerasan aparat militer melanggar hak demokratis rakyat. Sudah berapa
petani, aktivis lingkungan yang dikriminalisasi dan dijatuhi hukuman karena
membela haknya??? Di mana anda berdiri?
On Saturday, December 3, 2016 7:52 AM, 'Chalik Hamid' via forumdiskusi
<[email protected]> wrote:
Siapapun dia, anak proklamtor sekalipun, jika melakukan makar untuk
menjatuhkan pemerintahan yang syah, harus ditindak dan diamankan.
Pada Sabtu, 3 Desember 2016 1:03, "'Karma, I Nengah [PT. Altus Logistic
Service Indonesia]' [email protected] [GELORA45]" <[email protected]>
menulis:
Info di medsos, ibu ini strok karena darah tinggi, terbukti saat d…
kemarin pakai kursi roda. From: [email protected]
[mailto:[email protected]]
Sent: Friday, December 02, 2016 11:02 PM
To: [email protected]
Subject: [**EXTERNAL**] [GELORA45] Kenapa Rachmawati Ditangkap Polisi Saat Demo
2 Desember? Sejak krisis moneter 1997 aksi unjuk rasa biasa dilakukan
siang hari setelah pukul 12. Baru kali ini ada "kesepakatan"
antara polisi dan pendemo untuk beracara di pagi hari
(mulai pk 08:00 hingga pk 13:00 WIB).
Rachmawati ditangkap pada dini hari Jumat 2 Desember. Berita penangkapan
beredar saat acara di Monas berlangsung.
“Bagaimana Polri sekarang? Bukan rahasia umum lagi dimana
kedudukan korps Bhayangkara sejak rezim jokowi berkuasa,”
sindir Rachmawati Soekarnoputri.
-
Jumat, 2 Desember 2016 | 08:44 WIB Kenapa Rachmawati Ditangkap Polisi Saat
Demo 2 Desember? Ridwan POJOKSATU.id, JAKARTA – Penangkapan Putri Bung
Karno, Rachmawati Soekarnoputri mengejutkan banyak pihak. Pasalnya, Rachmawati
ditangkap dan ditahan polisi bersamaan dengan demo 2 Desember yang dikenal
dengan aksi 212. Informasi dari kalangan internal Univeritas Bung Karno
(UBK), Rachmawati Soekarnoputri ditahan di Polda Metro Jaya. Polisi menjemput
Rachmawati di kediamannya sekitar pukul 05.00 WIB tadi, Jumat (2/12). Kenapa
Rachmawati Soekarnoputri ditangkap polisi? Hingga kini belum diketahui
alasannya. Polda Metro Jaya belum memberikan keterangan pers terkait
penangkapan Rachmawati Soekarnoputri. Namun diduga, penangkapan Rachmawati
Soekarnoputri terkait dengan sikap politiknya yang cukup keras mengkritik
Presiden Jokowi dan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Bahkan Rachmawati juga
beberapa kali melakukan pertemuan yang membahas situasi dan kondisi bangsa
Indonesia sekarang ini. Pertemuan itu dicurigai oleh sebagai pertemuan yang
mengarah pada tindakan makar. Rachmawati Soekarnoputri dicurigai sebagai
dalang makar gara-gara mempolopori konsolidasi tokoh nasional di Universitas
Bung Karno (UBK) pada tanggal 20 November lalu. Rachmawati juga dituduh
mendompleng mendompleng agenda demo 2 Desember atau aksi 212 untuk
menggulingkan Presiden Jokowi. Tudingan itu berdasarkan opini sebagian tokoh
yang hadir di antaranya mantan Menkopolhukam Tedjo Edhy yang menyatakan
menduduki Gedung DPR/MPR sebagai salah satu alternatif yang sah dalam
mengembalikan undang-undang dasar kepada UUD 1945. Konsolidasi tokoh nasional
di Universitas Bung Karno dihadiri sejumlah tokoh seperti Ketua Majelis Syuro
PBB MS Ka’ban, aktivis pergerakan Syahganda Nainggolan, mantan Menko Polhukam
Tedjo Edhie Purdijtno, Happy Trenggono, Sri Bintang Pamungkas, Permadi, Ketua
Umum PB HMI Mulyadi P Tamsir, Ketua Umum KAMMI Kartika Nurrakhman, musisi Ahmad
Dhani, tokoh Tionghoa Lieus Sungkarisma, Fuad Bawazier, Syarwan Hamid, ekonom
Ichsanuddin Noorsy. Rachmawati membantah keras dapa upaya makar dalam
pertemuan itu. Sebab pertemuan tersebut hanyalah pertemuan biasa dengan
topik-topik kritis berbagai persoalan bangsa dan negara. “Ada apa Kapolri
Tito dan jajarannya? Terhinggap paranoid atau karena utang budi dengan
penguasa,” kata Rachmawati Soekarnoputri, dalam keteranganya Senin
(28/11/2016). Rachmawati menegaskan bahwa UBK seringkali mengadakan beragam
kegiatan. UBK juga pernah dijadikan acara pemaparan Pangdam Jaya, acara
pernikahan, bakti sosial dan lai-lain. Tentu saja kampus memiliki otoritas
untuk mengadakan berbagai kegiatan tersebut. Rachmawati membantah keras dapa
upaya makar dalam pertemuan itu. Sebab pertemuan tersebut hanyalah pertemuan
biasa dengan topik-topik kritis berbagai persoalan bangsa dan negara. “Ada
apa Kapolri Tito dan jajarannya? Terhinggap paranoid atau karena utang budi
dengan penguasa,” kata Rachmawati Soekarnoputri, dalam keteranganya Senin
(28/11/2016). Rachmawati menegaskan bahwa UBK seringkali mengadakan beragam
kegiatan. UBK juga pernah dijadikan acara pemaparan Pangdam Jaya, acara
pernikahan, bakti sosial dan lai-lain. Tentu saja kampus memiliki otoritas
untuk mengadakan berbagai kegiatan tersebut. Rachma mengingatkan, pada era
Kapolda Metro Jaya dipegang Sutarman, juga pernah terjadi demonstrasi sehingga
mahasiswa UBK bentrok dengan polisi. Dalam bentrokan itu konon ada mahasiswa
yang membawa batu dan bambu kayu. Polisi pun menembak mahasiswa dengan peluru
tajam, dan jelas-jelas tindakan polisi ini melanggar protap. Mahasiswa pun mau
membalas perlakuan polisi. Namun, sambung Rachma, atas kebijakan Sutarman dan
pimpinan UBK, keduanya sepakat untuk cooling down. Bahkan Sutarman dan pimpinan
UBK sama-sama menjenguk korban di RSCM. Ini contoh bukti Polisi independen
mengambil langkah persuasif karena tidak terkooptasi kekuasaan. “Bagaimana
Polri sekarang? Bukan rahasia umum lagi dimana kedudukan korps Bhayangkara
sejak rezim jokowi berkuasa,” sindir Rachmawati Soekarnoputri.
(ysa/sta/pojoksatu) #yiv9802993197 -- #yiv9802993197ygrp-mkp
{border:1px solid #d8d8d8;font-family:Arial;margin:10px 0;padding:0
10px;}#yiv9802993197 #yiv9802993197ygrp-mkp hr {border:1px solid
#d8d8d8;}#yiv9802993197 #yiv9802993197ygrp-mkp #yiv9802993197hd
{color:#628c2a;font-size:85%;font-weight:700;line-height:122%;margin:10px
0;}#yiv9802993197 #yiv9802993197ygrp-mkp #yiv9802993197ads
{margin-bottom:10px;}#yiv9802993197 #yiv9802993197ygrp-mkp .yiv9802993197ad
{padding:0 0;}#yiv9802993197 #yiv9802993197ygrp-mkp .yiv9802993197ad p
{margin:0;}#yiv9802993197 #yiv9802993197ygrp-mkp .yiv9802993197ad a
{color:#0000ff;text-decoration:none;}#yiv9802993197 #yiv9802993197ygrp-sponsor
#yiv9802993197ygrp-lc {font-family:Arial;}#yiv9802993197
#yiv9802993197ygrp-sponsor #yiv9802993197ygrp-lc #yiv9802993197hd {margin:10px
0px;font-weight:700;font-size:78%;line-height:122%;}#yiv9802993197
#yiv9802993197ygrp-sponsor #yiv9802993197ygrp-lc .yiv9802993197ad
{margin-bottom:10px;padding:0 0;}#yiv9802993197 #yiv9802993197actions
{font-family:Verdana;font-size:11px;padding:10px 0;}#yiv9802993197
#yiv9802993197activity
{background-color:#e0ecee;float:left;font-family:Verdana;font-size:10px;padding:10px;}#yiv9802993197
#yiv9802993197activity span {font-weight:700;}#yiv9802993197
#yiv9802993197activity span:first-child
{text-transform:uppercase;}#yiv9802993197 #yiv9802993197activity span a
{color:#5085b6;text-decoration:none;}#yiv9802993197 #yiv9802993197activity span
span {color:#ff7900;}#yiv9802993197 #yiv9802993197activity span
.yiv9802993197underline {text-decoration:underline;}#yiv9802993197
.yiv9802993197attach
{clear:both;display:table;font-family:Arial;font-size:12px;padding:10px
0;width:400px;}#yiv9802993197 .yiv9802993197attach div a
{text-decoration:none;}#yiv9802993197 .yiv9802993197attach img
{border:none;padding-right:5px;}#yiv9802993197 .yiv9802993197attach label
{display:block;margin-bottom:5px;}#yiv9802993197 .yiv9802993197attach label a
{text-decoration:none;}#yiv9802993197 blockquote {margin:0 0 0
4px;}#yiv9802993197 .yiv9802993197bold
{font-family:Arial;font-size:13px;font-weight:700;}#yiv9802993197
.yiv9802993197bold a {text-decoration:none;}#yiv9802993197 dd.yiv9802993197last
p a {font-family:Verdana;font-weight:700;}#yiv9802993197 dd.yiv9802993197last p
span {margin-right:10px;font-family:Verdana;font-weight:700;}#yiv9802993197
dd.yiv9802993197last p span.yiv9802993197yshortcuts
{margin-right:0;}#yiv9802993197 div.yiv9802993197attach-table div div a
{text-decoration:none;}#yiv9802993197 div.yiv9802993197attach-table
{width:400px;}#yiv9802993197 div.yiv9802993197file-title a, #yiv9802993197
div.yiv9802993197file-title a:active, #yiv9802993197
div.yiv9802993197file-title a:hover, #yiv9802993197 div.yiv9802993197file-title
a:visited {text-decoration:none;}#yiv9802993197 div.yiv9802993197photo-title a,
#yiv9802993197 div.yiv9802993197photo-title a:active, #yiv9802993197
div.yiv9802993197photo-title a:hover, #yiv9802993197
div.yiv9802993197photo-title a:visited {text-decoration:none;}#yiv9802993197
div#yiv9802993197ygrp-mlmsg #yiv9802993197ygrp-msg p a
span.yiv9802993197yshortcuts
{font-family:Verdana;font-size:10px;font-weight:normal;}#yiv9802993197
.yiv9802993197green {color:#628c2a;}#yiv9802993197 .yiv9802993197MsoNormal
{margin:0 0 0 0;}#yiv9802993197 o {font-size:0;}#yiv9802993197
#yiv9802993197photos div {float:left;width:72px;}#yiv9802993197
#yiv9802993197photos div div {border:1px solid
#666666;height:62px;overflow:hidden;width:62px;}#yiv9802993197
#yiv9802993197photos div label
{color:#666666;font-size:10px;overflow:hidden;text-align:center;white-space:nowrap;width:64px;}#yiv9802993197
#yiv9802993197reco-category {font-size:77%;}#yiv9802993197
#yiv9802993197reco-desc {font-size:77%;}#yiv9802993197 .yiv9802993197replbq
{margin:4px;}#yiv9802993197 #yiv9802993197ygrp-actbar div a:first-child
{margin-right:2px;padding-right:5px;}#yiv9802993197 #yiv9802993197ygrp-mlmsg
{font-size:13px;font-family:Arial, helvetica, clean, sans-serif;}#yiv9802993197
#yiv9802993197ygrp-mlmsg table {font-size:inherit;font:100%;}#yiv9802993197
#yiv9802993197ygrp-mlmsg select, #yiv9802993197 input, #yiv9802993197 textarea
{font:99% Arial, Helvetica, clean, sans-serif;}#yiv9802993197
#yiv9802993197ygrp-mlmsg pre, #yiv9802993197 code {font:115%
monospace;}#yiv9802993197 #yiv9802993197ygrp-mlmsg *
{line-height:1.22em;}#yiv9802993197 #yiv9802993197ygrp-mlmsg #yiv9802993197logo
{padding-bottom:10px;}#yiv9802993197 #yiv9802993197ygrp-msg p a
{font-family:Verdana;}#yiv9802993197 #yiv9802993197ygrp-msg
p#yiv9802993197attach-count span {color:#1E66AE;font-weight:700;}#yiv9802993197
#yiv9802993197ygrp-reco #yiv9802993197reco-head
{color:#ff7900;font-weight:700;}#yiv9802993197 #yiv9802993197ygrp-reco
{margin-bottom:20px;padding:0px;}#yiv9802993197 #yiv9802993197ygrp-sponsor
#yiv9802993197ov li a {font-size:130%;text-decoration:none;}#yiv9802993197
#yiv9802993197ygrp-sponsor #yiv9802993197ov li
{font-size:77%;list-style-type:square;padding:6px 0;}#yiv9802993197
#yiv9802993197ygrp-sponsor #yiv9802993197ov ul {margin:0;padding:0 0 0
8px;}#yiv9802993197 #yiv9802993197ygrp-text
{font-family:Georgia;}#yiv9802993197 #yiv9802993197ygrp-text p {margin:0 0 1em
0;}#yiv9802993197 #yiv9802993197ygrp-text tt {font-size:120%;}#yiv9802993197
#yiv9802993197ygrp-vital ul li:last-child {border-right:none
!important;}#yiv9802993197
--
You received this message because you are subscribed to the Google Groups
"forumdiskusi" group.
To unsubscribe from this group and stop receiving emails from it, send an email
to [email protected].
To post to this group, send email to [email protected].
Visit this group at https://groups.google.com/group/diskusiforum.
For more options, visit https://groups.google.com/d/optout.