Kasus Ahok http://www.tribunnews.com/topics/kasus-ahok Ahok Digugat Rp 470 
Miliar 
http://www.tribunnews.com/metropolitan/2016/12/09/ahok-digugat-rp-470-miliar 
 Jumat, 9 Desember 2016 05:53 WIB
 

 Tersangka kasus dugaan penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) saat tiba 
diGedung Mabes Polri, Jakarta, Kamis (1/12/2016). Bareskrim menyerahkan 
tersangka Ahok beserta berkas dan barang bukti setelah berkas perkara dugaan 
penistaan agama dinyatakan telah lengkap. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

 

 TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) menyambangi 
Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Utara. Kali ini ACTA mendaftarkan gugatan class 
action terhadap Gubernur nonaktif DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama 
http://www.tribunnews.com/tag/basuki-tjahaja-purnama (Ahok).
 "Kami mewakili dua juta umat yang mengikuti aksi 212, mengajukan gugatan ini 
yang nantinya akan digabungkan dengan gugatan di sidang 13 Desember. Intinya 
ganti kerugian kepada tergugat (Ahok)," kata kuasa hukum ACTA, Nurhayati di PN 
Jakarta Utara, Jalan Gajah Mada No 17, Jakarta Pusat.
 Nurhayati menjelaskan gugatan class action ini diwakilkan oleh Ali Lubis yang 
juga Wakil Ketua ACTA. Kliennya mengatasnamakan umat Islam yang tidak suka 
dengan Ahok http://www.tribunnews.com/tag/ahok.
 Senada dengan itu, Ali mengklaim gugatan tersebut merupakan gugatan dari 
kelompok yang protes atas pernyataan Ahok 
http://www.tribunnews.com/tag/ahoktentang Surat Al-Maidah ayat 51 di Kepulauan 
Seribu yang dinilai sebagai penistaan agama.
 "Kami coba rumuskan kerugian secara materil dan imateriil," kata Ali.
 Total gugatan kerugian materiil kepada Ahok http://www.tribunnews.com/tag/ahok 
sebesar Rp 470 miliar tersebut rencananya didistribusikan kepada seluruh 
anggota kelompok dalam bentuk pembuatan fasilitas ibadah umat Islam yang 
dikoordinir oleh Majelis Ulama Indonesia di setiap Kabupaten/Kota di Seluruh 
Indonesia.
 "Rp 470 miliar ini kami kalkulasi dari aksi kemarin. Minimal orang keluarkan 
uang Rp 100 ribu. Ada yang cerita mereka biaya sendiri, gak dibayar, sewa hotel 
dan sebagainya. Ada sekitar 4.700.000 orang dari tiga aksi tersebut," kata Ali.
 Sebelumnya, Habib Novel menggugat Ahok http://www.tribunnews.com/tag/ahok 
sebesar Rp 204 juta di kasus yang sama. Ahok http://www.tribunnews.com/tag/ahok 
sendiri telah menjadi terdakwa dengan dakwaan Pasal 156 dan Pasal 156A KUHP 
tentang penistaan agama. Sidang rencananya akan digelar Selasa pekan depan.
 Calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama 
http://www.tribunnews.com/tag/basuki-tjahaja-purnama alias Ahok 
http://www.tribunnews.com/tag/ahokberterima kasih kepada seluruh pendukung atas 
sumbangan dana kampanye yang sejauh ini telah terkumpul sebanyak Rp 18 miliar. 
Berdasarkan data yang diperoleh dari situs www.ahokdjarot.id, hingga 6 Desember 
2016, dana sumbangan itu berasal dari lebih dari 4.000 orang penyumbang.
 
 "Melalui program Kampanye Rakyat, bersama Pak Djarot, kami akan bertanggung 
jawab sepenuhnya kepada rakyat dalam masa kepemimpinan kami selanjutnya," kata 
Ahok http://www.tribunnews.com/tag/ahok.
 Menurut Ahok http://www.tribunnews.com/tag/ahok, penggalangan dana kampanye 
melalui program Kampanye Rakyat itu berbeda dengan pelaksanaan kampanye yang 
biasa dilakukan di Indonesia.
 "Kalau biasanya dana kampanye itu diberikan oleh pihak-pihak tertentu, dalam 
program ini, dana kampanye berasal dari warga. Saya yakin, kalau kita jujur, 
kerja betul, rakyat pasti akan dukung, bahkan rela keluar uang," ujar Ahok 
http://www.tribunnews.com/tag/ahok.
 Sementara itu Calon Wakil Gubernur DKI Jakarra Djarot Saiful Hidayat 
http://www.tribunnews.com/tag/djarot-saiful-hidayat menyatakan, dana yang sudah 
terkumpul itu kemudian akan digunakan untuk membiayai kampanye Ahok 
http://www.tribunnews.com/tag/ahok-Djarot dalam Pilkada DKI Jakarta 2017.
 "Program kampanye rakyat ini merupakan bentuk pendidikan politik, sekaligus 
bertujuan menghapus paradigma bahwa untuk menjadi kontestan di pilkada itu 
diperlukan biaya yang mahal," tutur Djarot.
 Senada dengan Ahok http://www.tribunnews.com/tag/ahok, mantan Wali Kota Blitar 
itu pun menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pendukung atas 
kepercayaannya kepada Ahok http://www.tribunnews.com/tag/ahok-Djarot untuk 
kembali memimpin Kota Jakarta.
 
 "Ini adalah bentuk gotong royong. Kami tidak pernah menghitung-hitung berapa 
nilai yang disumbangkan sebab yang paling penting adalah nilai gotong royong 
dan keikhlasan dari masyarakat," ujar Djarot.(itribunnews/yurike/dennis 
destriawan)
 

 

Kirim email ke