Kakak Angkat Ahok, dari yang Berjilbab hingga Berjenggot 
https://metro.tempo.co/read/news/2016/12/13/064827644/kakak-angkat-ahok-dari-yang-berjilbab-hingga-berjenggot
 SELASA, 13 DESEMBER 2016 | 22:54 WIB
 

 Kakak angkat Gubernur DKI Jakarta non aktif Basuki Tjahaja Purnama, Andi 
Analta Baso Amier (kanan) dan Nana Riwayatie (kiri) (Dok. Pribadi & Dok Antara)

 TEMPO.CO, Jakarta - Sidang perdana kasus dugaan penistaan agama yang 
didakwakan kepada Gubernur DKI Jakarta non aktif Basuki Tjahaja Purnama 
menyisakan pertanyaan baru di kalangan netizen. Bukan soal materi perkara, 
bukan pula jumlah pengacara Basuki k yang mencapai 80 orang. Namun, yang 
menyedot perhatian netizen adalah kakak angkat Ahok yang bukan saja beragama 
Islam tapi juga memelihara jenggot panjang dan seorang lagi berjilbab.


Setelah sidang usai digelar (13/12), foto Ahok bersama kakak angkatnya yang 
berjilbab, Nana Riwayatie, membuat kehebohan tersendiri. Di sosial media Nana 
yang memakai baju muslim warna biru dan kerudung motif bunga-bunga itu tampak 
bersama Ahok. Perempuan itu memeluk Ahok yang tampak murung.
 


 Baca juga: Jalani Sidang Perdana, Ini Doa Buni Yani untuk Ahok   
https://metro.tempo.co/read/news/2016/12/13/064827462/jalani-sidang-perdana-ini-doa-buni-yani-untuk-ahok
 


 Di Twitter foto tersebut memancing reaksi yang beragam. Yang mendukung Ahok 
menuliskan dengan kata-kata penuh simpati, “Suasana mengharukan sebelum siding, 
Ahok dipeluk kakak angkatnya Nana Chamo,” begitu Mohammad Guntur Romli menulis.

Namun, kubu yang menentang dengan mencemooh foto tersebut. “Drama busuk Ahok. 
Kelar sidang dipeluk kakak angkat . ingat kakak angkat bukanlah mahram,” begitu 
kata Kakak Rangga dalam akunnya. Menurut Rangga, dalam Islam, kakak angkat 
bukanlah mahram yang boleh dipeluk seperti kakak kandung.
 


 Nana hanyalah salah satu kakak yang disebut Ahok sangat berpengaruh dalam 
kehidupannya. Ada satu kakak angkatnya yang lain Andi Analta Amier. Amier ini 
telah mendampingi Ahok bahkan sebelum gelar perkara dibuka oleh kepolisian 
(15/11/2016).
 


 Lelaki yang memilihara jenggot panjang mengaku sedih dengan kasus Ahok. Dalam 
berbagai kesempatan bertemu, Andi becerita Ahok menumpahkan curahan hatinya. 
Andi sebagai kakak angkat mencoba menguatkan dengan menyuruh Ahok mengambil 
hikmah atas kejadian ini.

"Jangan ngotot untuk dibenarkan, cukup lakukan yang terbaik. Termasuk mendukung 
proses hukum selanjutnya," ujar Andi menceritakan pertemuannya dengan Ahok.

Menurut Andi, kesalahan Ahok hanya satu, yakni kerap membuka aib orang lain di 
depan publik.Dalam kasus dugaan penistaan agama yang saat ini diproses di 
Bareskrim Polri, Andi merasa adiknya telah didzolimi. "Secara niat unsur hukum 
bisa dibuktikan. Kalau niat [melecehkan] lebih dalam hanya Allah," katanya.

Ahok dalam sidang kemarin melakukan pembelaan dengan menangis. "Ayah saya 
dengan ayah angkat saya bersumpah untuk menjadi saudara sampai akhir hayatnya," 
kata Ahok seraya terisak.
 


 
Baca:
Sidang Ahok Dimulai, Ini 5 Peluang Lolos 
https://indonesiana.tempo.co/read/103292/2016/12/12/iwank.1.2/sidang-ahok-dimulai-ini-5-peluang-lolos
Tak Ada Makar, Aktivis Pun Jadi 
https://indonesiana.tempo.co/read/103111/2016/12/10/iwank.1.2/tak-ada-makar-aktivis-pun-jadi
Pengunjung Sidang Perdana Ahok Meluber 
https://nasional.tempo.co/read/news/2016/12/13/063827420/pengunjung-sidang-perdana-ahok-meluber

Kemudian, Ahok yang mengenakan batik panjang bernuansa cokelat itu terlihat 
diberikan sehelai tisu oleh panitia sidang. "Bahkan uang pertama S-2 saya 
dibayar oleh kakak angkat saya," kata Ahok melanjutkan.

"Saya seperti orang yang tidak tahu berterima kasih apabila saya tidak 
menghargai agama dan kitab suci orang tua dan kakak angkat saya Islam yang 
sangat taat," kata Ahok.

YOHANES PASKALIS | ANTARA | BS
 

 

Kirim email ke