Fatwa MUI sudah jadi UU --- Terkait Sosialisasi Fatwa MUI, Manajemen Mall di Surabaya Sudah Imbau Tenant http://surabaya.tribunnews.com/2016/12/18/terkait-sosialisasi-fatwa-mui-manajemen-mall-di-surabaya-sudah-imbau-tenant?page=all Minggu, 18 Desember 2016 22:49
Royal Plaza Surabaya. Manajemen plasa ini juga telah menyampaikan kepada tenant-tenant terkait Fatwa MUI tersebut. SURYA.co.id | SURABAYA - Aksi FPI Jawa Timur ke sejumlah pusat perbelanjaan di Surabaya ditanggapi positif pihak manajemen mall maupun plasa. Menurut pihak manajemen mall dan plasa di Surabaya, mereka sudah menyampaikan imbauan ke tenant terkait Fatwa MUI http://surabaya.tribunnews.com/tag/mui No 5/1026. Fatwa tersebut menegaskan tentang hukum penggunaan atribut keagamaan nonmuslim di mall dan pusat perbelanjaan. “Pihak manajemen sudah memberikan himbauan ke tenant supaya staf mereka tidak memakai atribut Natal http://surabaya.tribunnews.com/tag/natal,” kata Stephana Fevriera, Promotion Manager Ciputra World Mall Surabaya, Minggu (18/12/2016). Wanita yang akrab disapa Riera ini pun menegaskan, staf pusat perbelanjaan di kawasan Surabaya Barat itu juga tidak ada yang mengenakan atribut Natal http://surabaya.tribunnews.com/tag/natal. “Sudah dari awal Desember nggak ada yang memakai (atribut Natal http://surabaya.tribunnews.com/tag/natal) kok,” tegasnya. Pernyataan senada dilontarkan manajemen Tunjungan Plaza, Lenmarc, dan Marvell City Mall. “Saya sudah crosscheck ke pihak manajemen. Kami tidak pernah mengharuskan, apalagi mewajibkan tenant yang non muslim memakai atribut Natal http://surabaya.tribunnews.com/tag/natal,” begitu ucap Laurensia, Marcomm Marvell City Mall. Ditekankan Laurensia, hal yang sama berlaku bagi karyawan Marvell City Mall. “Karyawan Marvell yang non muslim pun tidak wajib memakai atribut Natal http://surabaya.tribunnews.com/tag/natal. Nggak ada aturan seperti itu di tempat kami,” imbuhnya. Manajemen Lenmarc Mall Surabaya menyatakan pihaknya tidak pernah mengeluarkan himbauan apa-apa terhadap tenant di pusat perbelanjaan itu. Meski begitu dipastikan karyawan di Lenmarc yang non muslim tidak ada yang memakai atribut Natal http://surabaya.tribunnews.com/tag/natal. “Kebetulan kok tidak terlihat hal-hal semacam itu di Lenmarc,” ujar Kukuk F Suharno, Marcomm Lenmarc Mall Surabaya. Sedang manajemen Royal Plaza http://surabaya.tribunnews.com/tag/royal-plaza mengaku ‘aman’ dari aksi FPI Jatim tersebut. “Selama ini kami kan dikenal sebagai ‘mall muslim’,” ujar Vicky Ratih, PR Royal Plaza http://surabaya.tribunnews.com/tag/royal-plaza. Lagipula, lanjut Vicky, hingga saat ini karyawan Royal Plaza http://surabaya.tribunnews.com/tag/royal-plaza tidak ada yang mengenakan atribut Natal http://surabaya.tribunnews.com/tag/natal. “Manajemen mall sebagai pengelola gedung sudah mensosialisasikan ke semua tenant sejak seminggu terakhir agar menjalankan larangan MUI http://surabaya.tribunnews.com/tag/mui itu,” tegas Vicky.
