Menurut saya rakyat papua tak mesti pisah dengan NKRI mengingat papua juga 
jajahan belanda.
Dimana mana satu jajahan pasti menjadi 1 negara, kecuali seperti Pakistan dan 
india karena factor x (kepercayaan beda) sehingga terjadi revolusi
Serawak yang merupakan jajahan inggris, susah betul direbut di jaman sukarno 
mengingat kita beda jajahan
Sukarno berani mengakuinya mengingat serawak bekas Nusantara.
Tapi susah juga karena selama dijajah, para penjajah sudah mendaftarkan di PBB 
sehingga sulit untuk digugat.

From: [email protected] [mailto:[email protected]]
Sent: Tuesday, December 20, 2016 4:50 AM
To: [email protected]
Subject: [**EXTERNAL**] [GELORA45] Polisi Tahan Ratusan Demonstran Papua







Polisi Tahan Ratusan Demonstran 
Papua<http://www.voaindonesia.com/a/polisi-tahan-ratusan-demonstran-papua/3641742.html>
19.12.2016

  *   Associated Press





[Para demonstran pro-kemerdekaan Papua berteriak dan mengacungkan tinju dari 
dalam truk polisi, di Jakarta (1/12). (Reuters/Darren Whiteside)]

Para demonstran pro-kemerdekaan Papua berteriak dan mengacungkan tinju dari 
dalam truk polisi, di Jakarta (1/12). (Reuters/Darren Whiteside)



Polisi di Jakarta telah memperingatkan penyelenggara protes namun menyerah dan 
mengizinkan sekitar 50 orang untuk berdemonstrasi di pusat kota.
JAKARTA —

Polisi menahan ratusan orang Senin (19/12) dalam protes-protes di seluruh 
Indonesia yang menuntut kemerdekaan Papua.

Penangkapan dilakukan di kota-kota di Sulawesi, Jawa dan Papua namun para 
demonstrasi tetap berlangsung di sedikitnya 15 tempat, ujar Veronica Koman, 
pengacara untuk aktivis kemerdekaan Filep Karma.

Koman mengatakan beberapa orang telah ditahan minggu lalu ketika minta izin 
untuk demonstrasi.

Ia mengatakan kantor pusat Komite Nasional Pro-Kemerdekaan untuk papua di 
Jayapura telah divandalisasi dalam razia polisi Senin.

Polisi di Jakarta telah memperingatkan penyelenggara protes namun menyerah dan 
mengizinkan sekitar 50 orang untuk berdemonstrasi di pusat kota.

Hari Senin merupakan ulang tahun ke-55 deklarasi resmi kampanye militer 
Indonesia untuk mengambil alih Papua, saat itu Irian Barat, dari Belanda. Papua 
menjadi bagian Indonesia menyusul referendum yang diawasi PBB tahun 1969, 
dengan hanya melibatkan bagian kecil penduduk dan taktik tangan besi Indonesia.

Para pendukung kemerdekaan di provinsi ini menginginkan referendum kedua dan 
tak terikat. Pemerintah Indonesia bertekad untuk mempertahankan wilayah kaya 
mineral itu dan juga khawatir konsesi apa pun akan mendorong gerakan separatis 
lainnya. [hd]









Kirim email ke