India dan Pakistan itu satu negeri dibawah kekuasaan Inggris, tetapi setelah 
kemerdeaan mereka pisah, menjadi dua negara tahun 1947. Pemisahan  mereka yang 
beragama Islam dan Hindu, yang beragama Islam pindah ke Pakistan dan Hindu ke 
India. Perpisahaan yang memakan korban ratusan ribu jiwa- Tidak semua yang 
beragama Islam dari India  pindah ke Pakistan. india mempunyai umat Islam 
hampir sama banyaknya dengan NKRI. Perpisahan mereka sangat berdarah, mungkin 
jumlah oramg yang mati karena permusuhaan  jutaan jumlahnya. India berbahasa 
Hindi sedangkan Pakistan Urdu, sebenarnya kedua bahasa ini sama, tetapi 
Pakistan memakai huruf Arab. Pakistan itu terbagi dua admistrastrasinya, 
Pakistan Barat dan Pakistan Timur, tetapi kemudian barat dan timur Pakistan 
Barat mendja Pakistan sedangkan yang timur menjadi Bangladesh. Waktu perpisahan 
juga (perang pembebasan Bangladesh), dikatakan bahwa ratusan ribu wanita 
Bangladesh diperkosa oleh tentara Pakistan. Agama Islam adalah agama negara di 
Pakistan dan India, tetapi beberapa waktu lalu diberitakan Bangladesh mau 
menghapus agama Islam sebagai agama negara.

Sebagai catatan dapat diberitahukan bahwa waktu konflik dengan dikirim Laskar 
Jihad untuk mebasmi kaum Nasrani di Sulawesi Tengah dan Maluku, didatangkan 
sejumah anggota Jamah Islamiah dari Bangladesh ke Maluku. Hal ini ditulis di 
Koran Republika. Kedatangan jamah Isllamiah dari Bangladesh tanpa diketahaui 
oleh Jakarta? hehehehe  



From: mailto:[email protected] 
Sent: Tuesday, December 20, 2016 7:42 AM
To: mailto:[email protected] ; mailto:[email protected] 
Subject: [GELORA45] Polisi Tahan Ratusan Demonstran Papua

  

Kalau Pakistan dengan india berpisah lewat boikot bukan reperendum


From: [email protected] [mailto:[email protected]] 
Sent: Tuesday, December 20, 2016 11:02 AM
To: [email protected]
Subject: [**EXTERNAL**] [GELORA45] Re: Polisi Tahan Ratusan Demonstran Papua


  


Malaysia dan Singapura keduanya jajahan Inggris, tidak jadi satu negara. Papua 
dan Indonesia juga ada faktor beda kepercayaan sama seperti Pakistan dan India. 
Satu2nya faktor yg membuat Papua bisa jadi daerah Indonesia itu ya kolaborasi 
dgn USA, tambang emas dikasihkan Freeport sedang TNI jaga "keamanan."

---In [email protected], <inengahk@...> wrote :

Satu satu jalan untuk keamanan di papua, berlakukan papua otonomi kusus seperti 
di aceh.

Dan beri mereka mengelola daerah sendiri, mungkin mau mendirikan daerah Kri… 
mandiri atau yang lainya

Dan jangan ada pejabat non papua yang bertugas disana, walupun ada mungkin cuma 
a… saja


From: Karma, I Nengah [PT. Altus Logistic Service Indonesia] 
Sent: Tuesday, December 20, 2016 8:15 AM
To: '[email protected]'; 'jonathangoeij@...'
Subject: Polisi Tahan Ratusan Demonstran Papua


Menurut saya rakyat papua tak mesti pisah dengan NKRI mengingat papua juga 
jajahan belanda.

Dimana mana satu jajahan pasti menjadi 1 negara, kecuali seperti Pakistan dan 
india karena factor x (kepercayaan beda) sehingga terjadi revolusi

Serawak yang merupakan jajahan inggris, susah betul direbut di jaman sukarno 
mengingat kita beda jajahan

Sukarno berani mengakuinya mengingat serawak bekas Nusantara.

Tapi susah juga karena selama dijajah, para penjajah sudah mendaftarkan di PBB 
sehingga sulit untuk digugat. 


From: [email protected] [mailto:[email protected]] 
Sent: Tuesday, December 20, 2016 4:50 AM
To: [email protected]
Subject: [**EXTERNAL**] [GELORA45] Polisi Tahan Ratusan Demonstran Papua





Polisi Tahan Ratusan Demonstran Papua
19.12.2016

  a.. Associated Press




Para demonstran pro-kemerdekaan Papua berteriak dan mengacungkan tinju dari 
dalam truk polisi, di Jakarta (1/12). (Reuters/Darren Whiteside)


Polisi di Jakarta telah memperingatkan penyelenggara protes namun menyerah dan 
mengizinkan sekitar 50 orang untuk berdemonstrasi di pusat kota.

JAKARTA — 

Polisi menahan ratusan orang Senin (19/12) dalam protes-protes di seluruh 
Indonesia yang menuntut kemerdekaan Papua.

Penangkapan dilakukan di kota-kota di Sulawesi, Jawa dan Papua namun para 
demonstrasi tetap berlangsung di sedikitnya 15 tempat, ujar Veronica Koman, 
pengacara untuk aktivis kemerdekaan Filep Karma.

Koman mengatakan beberapa orang telah ditahan minggu lalu ketika minta izin 
untuk demonstrasi.

Ia mengatakan kantor pusat Komite Nasional Pro-Kemerdekaan untuk papua di 
Jayapura telah divandalisasi dalam razia polisi Senin.

Polisi di Jakarta telah memperingatkan penyelenggara protes namun menyerah dan 
mengizinkan sekitar 50 orang untuk berdemonstrasi di pusat kota.

Hari Senin merupakan ulang tahun ke-55 deklarasi resmi kampanye militer 
Indonesia untuk mengambil alih Papua, saat itu Irian Barat, dari Belanda. Papua 
menjadi bagian Indonesia menyusul referendum yang diawasi PBB tahun 1969, 
dengan hanya melibatkan bagian kecil penduduk dan taktik tangan besi Indonesia.

Para pendukung kemerdekaan di provinsi ini menginginkan referendum kedua dan 
tak terikat. Pemerintah Indonesia bertekad untuk mempertahankan wilayah kaya 
mineral itu dan juga khawatir konsesi apa pun akan mendorong gerakan separatis 
lainnya. [hd]






Kirim email ke