Saya ingin menitipkan pesan ini khususnya untuk perhatian

Mr. Barrack Obama, Mrs. Hillary Clinton, CNN, pak John Oei/ Kabari News,
rekan media di AS ..



Halo teman2,

Desember 2016 ini, energi saya terfokus untuk berkontribusi yang
mengarahkan pilpres AS kepada apa yang saya percaya baik dan benar. Dalam
upaya riset dan mengetik, saya kurang bisa menikmati istirahat yang
teratur, bahkan pernah dalam 45jam saya tidak tidur sama sekali. Mengingat
trauma 19911231, serta menyadari kebutuhan tubuh fit dan pikiran jernih
untuk karya yang baik, beberapa hari sebelumnya  saya sengaja jeda kegiatan
riset dan analisa agar kesehatan emosi dan fisik saya segar kembali. Atas
saran bu Ansye, saya meninggalkan kesibukan rumah dan toko di Bogor untuk
minap di Jakarta agar fokus menyelesaikan posting ini.



Sementara ini, saya juga bersyukur telah sempat posting analisa dan saran
bagi CNN, Presiden Obama dan Mrs. Hillary Clinton di..

https://www.facebook.com/CNN.news/posts/1369440136457187

Jika ada kesempatan, saya akan kirimkan terjemahan dan penjelasannya
menyusul. Namun, untuk sementara, teman bisa menggunakan Google Translate
untuk menterjemahkan ke bahasa Indonesia. Walau terjemahan itu masih terasa
bahasa robotnya, saya kira akan cukup membantu bagi kita-kita yang
sehari-hari berbahasa Indonesia.

Adapun dalam waktu yang mendesak sebelum penutupan 2016 menuju ke 2017,
saya sekuat tenaga akan menyampaikan analisa, saran yang saya harap
mencerahkan dan bermanfaat bagi Presiden Obama, Mrs. Clinton, Media Massa,
Media Sosial, Pers, Institusi Ekesekutif, Legeslatif, Yudikatif serta
teman2 dan masyarakat Amerika Serikat.



*PilpresAS2016.c:*  *Resolusi Win-Win = Anulir2016+Revote2017*



*A.       **Perbedaan kontras Hillary vs Donald Trump*

Kedua tokoh ini, walau sama-sama Capres dengan latar belakang kekayaan yang
kuat, sebenarnya memiliki perbedaan yang sangat kontras.

Jika kita perhatikan sifat para (mantan) Presiden Partai Demokrat yang
tampak pada Jimmy Carter, Bill Clinton, Obama, pada dasarnya mereka adalah
pribadi-pribadi yang cenderung lebih fokus bagi kesejahteraan rakyat, suka
damai dan membenci perang. Kebalikannya, jika kita perhatikan  sifat para
mantan Presiden Partai Republik yang tampak pada Abraham Licoln, Ronald
Reagan, George Bush, GW Bush, mereka sering kurang peduli kesejahteraan
rakyat dan cenderung fokus menunjukkan kebanggaan militer dan pengaruh
politik AS sebagai Adhi Daya yang menguasai PBB dan mengatur negara-negara
lain.  Bahkan dalam sejarah yang saya simak, para Presiden dari Partai
Republik ditandai aktivitas perang dan ekspansi militer yang mengorbankan
perekonomian, sementara para Presiden dari Partai Demokrat ditandai dengan
fokus kepada kepentingan rakyat dan lebih mengandalkan diplomasi damai
untuk menghindari perang.

Dari ciri-ciri di atas, dengan mudah kita melihat bahwa Hillary Clinton
menampilkan karakter umum seorang  Capres Partai Demokrat. Walau Clinton
adalah keluarga AS yang kaya raya, Hillary Rotham yang berasal dari
keluarga ekonomi menengah, yang sejak muda sudah menjadi aktivis dan
politisi yang fokus pada kesejahteraan keluarga masyarakat AS. Sebagai
seorang dari masyarakat ekonomi kuat yang taat pajak, Capres Hillary
Clinton dengan sukarela tanpa ragu menyatakan kesediaan mengikuti program
kenaikan pajak sebagai kewajiban kelompok kaya untuk mendukung pelayanan
kesehatan yang murah (Obama Care) dan pendidikan taktis dan terjangkau oleh
masyarakat kurang mampu. Hillary menganggap program-program itu adalah
Investasi Pemerintah Amerika yang ditanamkan di dalam keluarga-keluarga
Bangsa Amerika. Hillary percaya bahwa dukungan Pemerintah bagi rakyat
Amerika akan lebih efektif jika disalurkan dari Bawah ke Atas dibandingkan
dengan dukungan dari Atas ke Bawah. Sebagaimana kita saksikan dalam
hubungan baiknya dengan Obama, Hillary adalah seorang yang sangat toleran
kepada kelompok minoritas, serta sangat toleran terhadap perbedaan yang ada
dalam masyarakat Amerika. Kebaikan Hillary juga bisa disaksikan dengan
kontribusi kemanusiaan Clinton Foundation yang sering membantu orang-orang
dari berbagai ras yang membutuhkan pertolongan.

Pasca Presiden George Bush yang memanfaatkan resolusi PBB, teknologi
militer ‘Reagan’ dan tentara Multi Nasional untuk memborbadir kota, ladang
minyak dan menghancurkan ekonomi Irak, Presiden Bill Clinton, memimpin
Amerika tanpa sekalipun melakukan perang. Pada saat kepemimpinan suami
Hillary itulah, bangsa Amerika mengalami masa kejayaan ekonomi yang
tertinggi dalam sejarah Amerika.  Ketika suaminya diketahui umum
menghianati kesetiaan keluarga, dalam keadaan kecewa, Hillary tampil untuk
mengampuni dan tetap mendukung karir suaminya. Jika banyak orang menilai
bahwa Bill Clinton adalah Presiden AS yang hebat, saya yakin bahwa
kehebatan Bill Clinton sebenarnya karena beliau banyak didukung oleh
orang-orang di belakang layar yang hebat. Adapun pendukung yang utama
adalah kehebatan istrinya sendiri, Hillary Clinton.
Sejumlah literatur mengatakan bahwa Hillary Clinton memiliki kecerdasan
akademis, kontribusi dan karir politik yang lebih cemerlang dibanding
suaminya. Mengapa Bill lebih dahulu menjadi Presiden AS dibanding Hillary?
Walaupun Amerika adalah negara yang menganggap kesetaraan gender, saya kira
nilai-nilai pria sebagai kepala keluarga masih tetap dianut dalam budaya
masyarakat Amerika. Mungkin karena itu pulalah, seperti juga baru Obama
menjadi Presiden kulit berwarna pertama AS, baru Hillary Clintonlah menjadi
Capres AS wanita yang signifikan dalam Pilpres AS. Menurut pengamatan saya,
selain memiliki kecerdasan tinggi dan rendah hati, Hillary Clinton memiliki
pribadi penyayang yang suka mengayomi. Dari berbagai informasi negatif yang
saya simak, saya percaya bahwa hal-hal yang baik dalam diri Hillary jauh
lebih kuat dibanding yang negatif, apalagi dibanding dengan perangai
pesaingnya.



*B.  Kenapa Donald Trump yang sangat kaya raya kurang disukai*

Seandainya tempramen kasar dan egoisme Trump tidak usah diperhitungkan,
saya kira orang tetap lebih suka kepada Hillary Clinton.   Menurut saya,
Trump berhasil menjadi Capres adalah karena ia mengandalkan kekuatan
kekayaannya dan karena banyak orang yang percaya bahwa Presiden yang kaya
otomatis akan mendonasikan kekayaannya untuk menjadikan rakyatnya menjadi
kaya seperti presidennya sendiri. Walau tidak mengomentari anggapan
tersebut, saya akan tunjukkan beberapa kenyataan yang disaksikan rakyat
Amerika.

Bagi mereka yang pernah menyaksikan debat Capres yang dipandu Chris Wallace
(Fox News), mungkin menyadari bahwa Donald Trump..

1.       Donald Trunp Tidak Taat Pajak:  Trump Foundation tidak pernah
membayar pajak sama sekali.

2.       Donald Trump Sangat Benci Pajak: Rencana program kenaikan pajak
bagi orang mampu, Trump sangat marah dan tidak tahan sehingga ia memaki
Hillary (‘Dasar..! Perempuan brengsek! ’)

3.       Dengan dalih demi mendorong perekonomian Amerika, Trump
mempromosikan penurunan pajak (yang artinya bisnis Trump sangat banyak
mendapat tambahan keuntungan karena pengurangan pajak itu)

4.       Akan Hapuskan Pelayanan Medis Murah/ Obama, Menolak Pendidikan
Taktis/ Hillary. Trump anggap sebagai program bodoh yang tidak berguna.

5.       Membayar para hax (hackers?) serta pejabat negara-negara
berkembang untuk membocorkan rahasia kekayaan negara mereka demi keuntungan
Amerika.

Berbeda dengan Hillary yang sering mempertimbangkan segi etika, dasar
alasan dan komunikasi, saya menganggap Donald Trump adalah pribadi terlalu
fokus dengan orientasi uang. Menurut saya, pribadi yang berorientasi kepada
uang cnderung menilai alasan, metode dan hasil dengan ukuran uang. Setiap
rencana dianggap baik, jika akan mendatangkan uang. Setiap metode dianggap
benar dan halal jika sudah dibeli dengan uang. Setiap upaya sudah dianggap
berhasil jika bisa dibuktikan nilai uang yang dihasilkannya.

Orang yang terlalu berorientasi pada uang, cenderung menganggap segala
sesuatu yang tidak menghasilkan uang adalah nol. Misalnya..

Program Kesehatan dan Pendidikan Murah = Pemborosan Bodoh/ Kerja Tanpa
Hasil.

Asal sanggup membayar, anak orang kaya bebas sesuka hati membunuhi binatang
langka di hutan-hutan Afrika.

Demi keuntungan besar perusahaannya, pengrusakan lingkungan dan ekosistem
adalah halal dan perlu dilanjutkan tanpa ragu.

Asalkan sanggup mendanai, tindakan hacking, mencuri informasi, menyuap,
menipu, manipulasi, berbohong, mencaplok bisnis= Metode baik dan sah.

Orang-orang kaya yang kuat, berkesempatan serta berhak untuk memanfaatkan,
tidak peduli bahkan jika mau boleh menghabisi kepentingan yang lemah.

Pasca Pilpres, Trump mengunjungi Jepang, negara yang terkenal hati-hati
dengan kebijakan luar negrinya. Saat di Jepang, Trump dipuji sebagai
seorang yang sangat percaya diri. Sementara itu di bangsa-bangsa lain,
pengumuman hasil pilpres tidaklah disambut antusias para kepala negara
maupun masyarakat asing. Saya perhatikan, reaksi dalam maupun luar negri
cenderung formalitas ataupun ungkapan ketakutan untuk berkonfrontasi dengan
Trump. Bahkan reaksi keras, justru tampak dari pemerintah Tiongkok yang
saya kira juga kurang gembira atas pengumuman hasil pilpres.

Sebagai orang Indonesia, saya menganggap bisnis Trump mengancam asset
negara dan kedaulatan Indonesia.

Skandal Freeport

Grafik IDRUSD

Asset-asset Indonesia

Mentaben Indonesia Warga Negara Amerika

Kepala Negara berpidato di panggung dengan menginjak bendera Negara.

Nantinya



*B.       **Pilpres yang Janggal. Wisconsin. Jill Stein. Judge Mark
Goldsmith. Michigan. New York. Florida*



*C1.* Hampir semua rakyat Amerika dan analis sepakat menyatakan bahwa hasil
Pilpres November 2016 adalah diluar dugaan.

Namun jika para teknikal analis lebih cermat dan kritis dalam mempelajari
statistik dan hasil polling yang sudah memprediksi kemenangan signifikan
Hillary Clinton, akan melihat kemenangan telak kontradiktif oleh Trump
dalam  pilpres itu adalah tidak logis dan sangat janggal.

Suatu GRAFIK TEKNIKAL ataupun STATISTIK, pasti memiliki PERGERAKAN dengan
+/-  DEVIASI (=Toleransi yang Wajar).

Setiap PERGERAKAN grafik teknikal, seharusnya bisa didefinisikan oleh
ALASAN FUNDAMENTAL yang LOGIS dengan +/- DEVIASI (Nilai Toleransi yang bisa
dianggap Wajar).

Namun ...

BEDA MENCOLOK Angka STATISTIK/ POLLING dengan Angka Hasil PILRES 2016,

Yang menimbulkan Toleransi TERLALU BESAR untuk dianggap sebagai DEVIASI
WAJAR,

TANPA ALASAN FUNDAMENTAL yang bisa dijelaskan secara LOGIS,

Yang menghasilkan PRODUK yang BERTOLAK BELAKANG;

Membuat saya menyimpulkan bahwa HASIL PILPRES 20161108 = JANGGAL.



*C2.* Statistik Demokrat di Wisconsin

Kecuali dukungan bagi Presiden Ronald ‘Cowboy’ Reagan (Partai Republik)
untuk menggantikan Jimmy Carter (Partai Demokrat) yang dirongrong teroris
Iran yang menyandera kedubes AS, Wisconsin adalah basis kekuatan Demokrat.
Selama puluhan tahun Partai Demokrat selalu lebih unggul dari partai
Republik. Yang sangat aneh, hanya terjadi satu hari, yaitu hanya hari
Selasa saat pilpres tanggal 8 November 2016, hasil voting menyatakan bahwa
partai Republik bersama Donald Trump yang memiliki gaya dan karakter tidak
mencerminkan selera warga Wisconsin, dinyatakan pemenang pilpres.
Seandainya recount Jill Stein akurat, dalam sebuah rekaman CCTV diketahui
bahwa sejumlah joki suara memasukkan sejumlah kertas suara secara illegal.
Mungkin kasus inilah yang menyebabkan kejadian aneh 20161108.

Jadi, walau recount Winconsin dengan mudah akan menghitung kertas suara
secara bukti fisik, mungkin saja akurat. Namun karena Jill stein tidak
memasukkan faktor penambahan illegal ballot yang dimasukkan para joki
suara, bisa menyebabkan kejanggalan produk pilpres di Wisconsin tidak
terdeteksi.

*C3.* Orientasi Jill Stein

Jill Stein menargetkan untuk melakukan recount pada 3 states yang masih
menggunakan kertas suara. Memang penggunaan kertas suara akan meninggalkan
bukti yang kasat indera.

*C4.* Kasus di Michigan

*C5.* Kejanggalan Keputusan Hakim Mark Goldsmith di Michigan



*C.       **Anulir2016 + Revote2017 = Keputusan Rakyat AS  = Win-Win
Resolution*



*D1. Serum/ Anti Virus Boleh Diberikan bagi Pasien Terindikasi Infeksi*

Setiap pemilu yang melibatkan jutaan orang, adalah wajar jika terjadi
faktor deviasi, yaitu faktor penyimpangan umum yang wajar dan sangat kecil
yang bisa ditoleransi/ diabaikan. Biasanya deviasi terjadi karena faktor
kesalahan yang bias/ kemiripan (warna pulpen yang terlalu pucat, misalnya)
yang umumnya bukan suatu kesengajaan terstruktur dan biasanya tidak
menghasilkan kesalahan signifikan sehingga yang nilainya bisa diabaikan
karena tidak mempengaruhi kemenangan. Namun seandainya penyimpangan itu
terlalu besar, sehingga menyiratkan suatu kecurangan/ kesengajaan yang
terstruktur serta nilainya terlalu signifikan karena bisa mengubah hasil
(produk) proyek, maka penyimpangan itu sudah tidak boleh lagi dianggap
sebagai deviasi wajar.

Saat ini, FBI belum bisa mengidentifikasi ataupun menemukan adanya virus
ataupun hacker yang sudah mempenetrasi mesin ataupun jaringan mesin voting.
Saya juga pernah menjelaskan bahwa jika dokter menemukan gejala infeksi
pada pasien sementara laboratorium belum bisa mengidentifikasi bakteri
ataupun virus yang menpenetrasi pasien, dengan pertimbangan resiko yang
bisa di tolerir dan demi kepentingan pasien yang mendesak, dengan prosedur
lazim seharusnya, dokter dibenarkan untuk menyarakan/ memberikan pengobatan
sebagaimana seharusnya. Namun saya akan menyampaikan suatu pendekatan yang
serupa.

*Suatu saat, kotak plastik berisi uang toko saya pernah dirusak dengan
gunting sehingga sejumlah uang toko lenyap. Setelah mencari tempat uang itu
diseluruh penjuru toko, saya segera menskors karyawan A yang kebiasaannya
mencurigakan. Namun setelah saya rekontruksi, saya sadari bahwa A tidak
berada di tempat itu pada saat kejadian, namun justru B yang hadir pada
tempat dan waktu yang tidak semestinya. Setelah itu, saya skors B dengan
janji akan saya rehabilitasi jika saya menemukan bukti B tidak bersalah.
Sebagai konsekwensi, saya meminta maaf kepada A. memberi kompensasi dan
merehabiltasi dirinya.  Sekitar 2 minggu kemudian, karyawan C melaporkan
bahwa ia menemukan uang itu di kamar kacung (office boy) D yang minap di
rumah kami. Karena merasa tidak mungkin orang yang kurang cerdas seperti D
berani melakukan hal itu, saya hanya menyimpan uang itu serta
mempertahankan D untuk tetap tinggal di rumah kami, dengan harapan suatu
hari saya bisa memaksa agar D menjelaskan siapa pencuri sebenarnya. 3 hari
kemudian, D melarikan diri tanpa mengambil gaji yang sudah hampir genap
bulannya. Kini teka-teki pencurian itu masih tersimpan rapat oleh D dan B
yang tidak pernah saya panggil kembali. *

*Namun saya simpulkan bahwa memang B telah menggunting kunci kotak plastik
itu dan menyembunyikan uangnya diantara barang-barang di toko. Karena B
sudah saya skors dan tidak bisa masuk ke dalam toko, B meminta bantuan D
yang lugu dan kurang cerdas itu. Mungkin karena D tidak rela menyerahkan
uang curian B, D tetap menyimpan uang itu dibawah kasurnya. Karena
gerak-gerik D yang sangat mencurigakan diperhatikan C, C berhasil menemukan
uang curian itu dan melaporkan kepada saya. *

Dari kejadian itu, saya perlihatkan bahwa berawal atas uang yang hilang
secara tidak wajar setelah B hadir pada tempat dan waktu yang tidak
semestinya, saya jelaskan kepada B bahwa saya mencurigai dan menduga
dirinya sudah melakukan pembongkaran kotak uang itu. Karena itu, walau
belum bisa membuktikan bahwa ia adalah pelaku pencurian, saya memutuskan
untuk menskors dirinya sampai ditemukan petunjuk atau bukti yang baru.
Seadainya kelak terbukti ia tidak bersalah, saya akan meminta maaf,
memberikan kompensasi serta merehabiltasi nama baiknya. Kenyataan bahwa
hingga saat ini baik B maupun D tidak datang kembali dan tidak pernah
mempersoalkan hal itu, sedangkan saya telah mendapat kembali sebagian besar
dari uang yang hilang. Ditambah gaji D yang saya sita, dikurangi kompensasi
bagi A dan apresiasi kepada karyawan setia yang sudah mendukung, saya
menganggap bahwa masalah itu sudah diselesaikan secara baik tanpa harus
membuktikan, mengumumkan, mempermalukan siapa pencuri yang sesungguhnya.
Adapun metode yang saya diterapkan disitu adalah Resolusi Win-Win Solution.
Semua memperoleh haknya sebagaimana layak dan seharusnya. Hasil kemenangan
didapat kembali tanpa harus mengalahkan, menghukum dan mempermalukan.



Dari cerita tadi, kita bisa simpulkan bahwa:

a.       Belum ditemukan bukti adanya penetrasi oleh virus/ kejahatan
hacking, bukan berarti tidak ada virus/ bebas kejahatan hacking.

b.       Berangkat dari ditemukan indikasi masalah yang mengancam, kita
harus segera bertindak cepat pro aktif dengan cara mengorbankan sesuatu
dengan kerugian kecil yang terukur, agar terhindar dari resiko rugi besar
   dan masalah yang lebih parah.



D2.  Revote lebih murah dan lebih efektif dibanding Rekoreksi

Sebelumnya saya pernah sampaikan bahwa mengganti seringkali lebih mudah dan
lebih murah dibanding dengan mencari kesalahan dan memperbaiki
kesalahannya. Ini saya misalkan dengan perusahaan  elektronik yang lebih
suka menjamin penggantian barang rusak dalam masa garansi dengan barang
yang baru. Begitu juga yang sering dilakukan para teknisi soft ware
komputer dalam mengatasi kerusakan soft ware bermasalah yang tidak bisa
diatasi oleh Anti Virus. Umumnya,mereka melakukan instal ulang. Kecuali
para programmer yang adalah pencipta software itu sendiri, hampir tidak ada
teknisi yang mau memperbaiki software yang rusak.

Perusahaan asuransi yang meragukan hasil test sample dari saya karena
dinilai terlalu bagus, pernah meminta saya untuk melakukan test ulang
dengan sampel baru di laboratorium yang sama. Perusahaan asuransi itu lebih
memilih meminta pengambilan sample baru dan membayar test ulang dibanding
meminta laboratorium itu untuk melakukan penyelidikan untuk mencari tahu
apakah ada kesalahan dengan hasil yang terlalu baik bagi kebanyakan orang
seusia saya.

Kejanggalan dalam proses pilpres adalah sangat rumit untuk diperbaiki. Dari
kesalahan yang satu, bisa menjadi perdebatan yang tiada habis dan bisa
merembet pada persoalan-persoalan yang sebelumnya tidak ada.

Karena :  Biaya Perbaikan = Ganti Baru + Rumit + Mahal,

Maka   :  Ganti Baru = Biaya lebih ringan, Proses lebih Cepat dan Hasil
lebih Meyakinkan.

Karena itu,

1.       Berawal dari Produk Pilpres20161108 yang janggal,

2.       Didukung rekaman CCTV (para joki yang masukkan illegal voting) di
Wisconsin. Aturan di beberapa States (New York misalnya) yang mengizinkan
orang-orang melakukan voting tanpa harus  menunjukkan ID. Jumlah ballot
yang jauh melebihi penduduk (seperti di Detroit dan di Florida)

3.       Didukung sikap hakim Mark Goldsmith yang janggal dan membingungkan
(terburu-buru memerintah recount dan tiba-tiba  menghentikan recount yang
sedang berlangsung) di Michigan,

4.       Didukung Laporan Jill Stein yang mengatakan 75 ribu ballot yang
tidak diproses, sejumlah ballot dihitung berulang-ulang, serta jumlah
ballot yang melebihi jumlah voter.

5.       Kecurigaan terjadinya penetrasi virus/ malware oleh para hacker
(asing) pada jaringan e-voting yang belum berhasil dibuktikan oleh FBI.

Saya ingin mengusulkan kepada Lembaga Legeslatif, dan Lembaga Yudikatif,
untuk mendukung pelaksanaan resolusi keputusan presiden yang pernah
disampaikan Presiden Obama selaku pimpinan Lembaga Eksekutif Anulir Hasil
20161108 dan Voting Ulang secara komprehensif, antisipatif terhadap
kesalahan/ pelanggaran dengan menggunakan metode kertas suara dengan ID
yang baku, yang saya usulkan akan siap dan bisa untuk dilaksanakan antara 1
Feburari hingga 31 Maret 2017.



*D.      **Harapan & Perspektif 2017-2020*

Saya percaya bahwa Anulir20161108+Revote2017 adalah suatu resolusi win-win
solution yang adil dan untuk menghasilkan hasil produk berdasarkan kehendak
dan keputusan rakyat AS yang murni. Seandainya ketiga lembaga demokrasi AS
(Eksekutif, Legeslatif dan Yudikatif) menyetujui, dengan dukungan Media
Pers, Media Sosial dan segenap rakyat serta kekuatan dalam negri AS, saya
berharap Revote yang baik akan diikuti oleh mayoritas rakyat. Dari proses
revote yang baik dan benar, kita harapkan AS akan mendapatkan Pemimpin Baru
yang sesuai dengan Keputusan Rakyat AS yang murni. Dengan dipastikan
legalitas Presiden Baru= Keputusan Murni Rakyat AS, kita harapkan akan
mendapat dukungan kepercayaan dari segenap rakyat dan kekuatan internal AS,
yang juga akan dihargai oleh dunia internasional.  Dengan prestasi
pemulihan yang sudah 8 tahun dilakukan oleh Barrack Obama, dengan kerja
yang baik dari kekuatan internal AS serta hubungan baik secara
internasional, saya yakin Presiden Baru bisa melenggang dengan langkah
santai, untuk bisa meraih kemakmuran dan kejayaan ekonomi yang melebihi
prestasi AS dan masa kepemimpinan Bill Clinton.

Walau saat sekolah tidak suka belajar, namun setelah tidak kuliah saya
justru sangat semangat untuk belajar.  Berikut prinsip-prinsip yang saya
pahami dalam ilmu kepemimpinan.

Dalam jenjang Leadership Program AsiaWorksTrainings di Jakarta, kami
dilatih untuk menyadari bahwa ada kecenderungan 2 karakter manusia: Taker
(memanfaatkan orang lain) dan Giver (sumber daya yang memberi manfaat bagi
orang lain). Pemimpin yang baik adalah pemimpin Giver bagi orang-orang yang
akan dipimpinnya.

Saya juga beruntung berkesempatan mengikuti program yang dipimpin coach
kami, Anthony Robbins di Leadership Academy/ San Diego. Kepemimpinan
mengalami evolusi dari metode primitif hingga modern. Dalam teori primitif,
pemimpin harus memiliki kehebatan fisik (otot/ pasukan/ senjata/ uang)
untuk mengalahkan dan bisa memaksa orang-orang untuk patuh kepemimpinannya.
Dalam teori modern, seorang pemimpin tidak harus memiliki keunggulan fisik,
namun perlu memiliki kemampuan  mengkomunikasikan kebijakan agar
orang-orang percaya bahwa pemimpin itu mampu memanggil dan mengoptimalkan
keunggulan sumber daya yang tersembunyi dalam pribadi orang-orang yang
dipimpinnya.

Sebagaimana prinsip demokrasi di Amerika, bangsa Amerika berhak memutuskan
siapa yang akan memimpin mereka. Kedua kandidat memiliki kekayaan pribadi
yang besar.

Jika ada Capres yang sangat mengandalkan kekayaannya bahkan seandainyapun
ia berjanji untuk membagi-bagikan kekayaannya untuk rakyat Amerika, maka
dalam waktu singkat kekayaan Presiden itu akan habis dan tidak ada harta
lagi yang bisa dibagikan.

Saya berpendapat bahwa seorang Presiden kaya tidaklah menjamin akan
meningkatkan kesejahteraan rakyatnya.  Jika bisa memilih, saya sarankan
agar rakyat memilih pemimpin yang memiliki karakter Giver bukan Taker.
Giver bukan artinya membagi-bagikan uang kepada rakyat, ataupun sebatas
taat  untuk membayar pajak. Namun pilihlah calon yang mau menginvestasikan
dedikasinya bagi kepentingan segenap rakyatnya. Bahkan investasi seorang
Presiden juga harus mampu menjangkau mereka yang kurang mampu bersaing
dengan kelompok yang lebih kuat dan mampu mengajak pihak yang lebih kuat
untuk ikut program kontribusi untuk mendukung mereka yang ekonominya kurang
kuat. Dan saya percaya, investasi terbaik dari seorang Presiden adalah
investasi yang akan mampu bertumbuh dan tetap bertahan hingga masa
mendatang. Investasi yang baik adalah investasi dalam kesehatan masyarakat,
karena rakyat yang sehat akan menjadikan negara yang kuat. Demikian pula,
investasi d bidang pendidikan. Rakyat yang pintar tidak harus terus menerus
meminta sumbangan dari orang lain. Kenapa? Karena sebenarnya sudah memiliki
sumber daya raksasa yang tersembunyi dalam pribadi mereka. Pendidikan yang
baik adalah upaya untuk membangunkan, menumbuhkan dan mengoptimalkan sumber
daya dalam diri manusia. Sumber daya raksasa itulah yang juga pernah
membangkitkan Bill Gates mengkontribusikan Windows bagi seluruh dunia. Dan
saat ini ada lebih dari seratus juta raksasa yang masih mampu bertumbuh
dalam rakyat Amerika. Dan itulah yang akan menjadikan Amerika sebagai negri
para raksasa yang akan mengajak bangsa-bangsa lain untuk bangkit seperti
mereka.



Teman2,

Saat ini waktu di Jakarta semakin mendekati tengah siang hari. Sesuai
target, saya harus memposting apa yang sudah saya kerjakan sebelum siang
hari 20161230. Karena mendesaknya waktu, saya mohon maaf jika banyak
kesalahan ketik dalam postingan ini. Namun harapan saya agar segala makna
positif yang terkandung dalam postingan ini, bisa teman-teman bangsa
Amerika pertimbangkan manfaatkan demi kebaikan kita semua.



Selamat Memperingati Natal Isa Almasih 2016 bagi umat Kristiani yang
merayakan.

Kasih Karunia dan Damai Sejahtera Allah Rahmani dan Rahimi yang melampui
akal menyertai kita semua. Amin.

Selamat Tahun Baru bagi segenap kawan dan saudaraku.

Kita bersyukur akan segala berkat yang kita nikmati selama tahun 2016.

Tuhan menyertai kita sepanjang Tahun Baru 2017 dan senantiasa.

Amin.



Salam sejahtera bagi kita semua,

*Salam Amerika. **Salam Indonesia.*

*Mulyadi Dharmadi*

https://sites.google.com/site/yohanesmulyadiliu/pilpres-as

Bogor, 20161230. 14:00

Kirim email ke