Medley menilai, risiko bagi pemerintah Indonesia adalah aksi mereka menjadi 
bumerang karena merusak kepercayaan investor terhadap riset market di tanah air.
 "Hasil riset yang dipublikasikan menjadi pandangan yang terdilusi, namun aksi 
ini akan membuatnya lebih hambar. Investor ritel tidak akan memiliki gambaran 
apa yang sebenarnya menjadi pandangan analis karena laporan tertulis tidak 
menuliskan hal yang sebenarnya," papar McNamara.
 ...
 Saat aksi Indonesia kepada JPMorgan menuai kritik 
http://fokus.kontan.co.id/news/saat-aksi-indonesia-kepada-jpmorgan-menuai-kritik
 Kamis, 05 Januari 2017 / 14:42 WIB
 38
 SHARES


 
https://www.facebook.com/sharer/sharer.php?u=http://fokus.kontan.co.id/news/saat-aksi-indonesia-kepada-jpmorgan-menuai-kritik
  
https://twitter.com/home?status=Indonesia%20baru%20saja%20memutuskan%20kontrak%20bisnis%20dengan%20bank%20asal%20AS,%E2%80%A6%20http://fokus.kontan.co.id/news/saat-aksi-indonesia-kepada-jpmorgan-menuai-kritik%20@KontanNews
  
https://plus.google.com/share?url=http://Fokus.kontan.co.id/news/saat-aksi-indonesia-kepada-jpmorgan-menuai-kritik
  http://rss.kontan.co.id/news/fokus    INDEKS BERITA 
http://search.kontan.co.id/indeks/?kanal=fokus
 

 
 

 SINGAPURA. Indonesia baru saja memutuskan kontrak bisnis dengan bank asal AS, 
JPMorgan http://www.kontan.co.id/tag/jpmorgan-1 Chase  Bank NA. Pemicunya, 
riset lembaga keuangan internasional yang merekomendasikan penurunan dua level 
terhadap asset allocationIndonesia dari overweight ke underweight dinilai tak 
sesuai dengan fakta yang akurat.
 Sejumlah kritik berdatangan terhadap aksi Indonesia. Para analis market global 
menganggap, dunia saat ini menjadi tempat yang berbahaya bagi analis yang 
skeptis, bank-bank yang mempekerjakan mereka, serta investor yang mengandalkan 
riset yang mereka publikasikan.
 BACA JUGA :
 Ini 4 kerjasama JPMorgan yang dicabut pemerintah 
http://fokus.kontan.co.id/news/ini-4-kerjasama-jpmorgan-yang-dicabut-pemerintah 
Putus dari JPMorgan tak ganggu penerbitan SUN 
http://fokus.kontan.co.id/news/putus-dari-jpmorgan-tak-ganggu-penerbitan-sun
 Seperti yang dikutip dari Bloomberg, sejumlah negara -khususnya beberapa 
negara berkembang- melakukan upaya untuk mengekang hasil riset yang tidak 
menguntungkan bagi negara mereka. Bahkan dikatakan langkah ini sudah menjadi 
tren.
 Pada Juli lalu, misalnya, regulator perbankan Turki mengeluarkan surat 
peringatan untuk menghindari laporan atau riset negatif. Sementara, pada 2014, 
Presiden Brazil Dilma Rousseff menghukum seorang analis yang menyebut bahwa 
terpilihnya kembali Rousseff sebagai presiden akan memukul perekonomian.
 "Aksi seperti ini semakin agresif beberapa waktu belakangan," jelas Paul 
McNamara, emerging market fund manager GAM Ltd yang berbasis di London.
 Menurut Medley Global Advisors, saat perusahaan pengelola dana (money manager) 
di seluruh dunia menarik dananya dari negara berkembang akibat kecemasan 
kenaikan suku bunga AS dan penguatan dollar, pemerintah suatu negara semakin 
sensitif terhadap opini analis yang kritis.
 Medley menilai, risiko bagi pemerintah Indonesia adalah aksi mereka menjadi 
bumerang karena merusak kepercayaan investor terhadap riset market di tanah air.
 "Hasil riset yang dipublikasikan menjadi pandangan yang terdilusi, namun aksi 
ini akan membuatnya lebih hambar. Investor ritel tidak akan memiliki gambaran 
apa yang sebenarnya menjadi pandangan analis karena laporan tertulis tidak 
menuliskan hal yang sebenarnya," papar McNamara.
 Sekadar mengingatkan, JPMorgan http://www.kontan.co.id/tag/jpmorgan-1 
memangkas pasar saham Indonesia sebanyak dua level menjadi underweight dari 
sebelumnya overweight dalam laporan yang dirilis 13 November 2016 lalu. 
Alasannya, penurunan tersebut merupakan respon terhadap kemenangan Donald Trump 
pada pemilu presiden AS.
 Selain itu, JPMorgan http://www.kontan.co.id/tag/jpmorgan-1 juga memangkas 
rating Brazil. Kendati demikian, JPMorgan 
http://www.kontan.co.id/tag/jpmorgan-1menekankan bahwa kedua negara bisa 
memberikan peluang beli yang lebih baik ke depannya.
 Mengutip Kompas.com, Direktur Jenderal (Dirjen) Pengelolaan Pembiayaan dan 
Risiko Kementerian Keuangan Robert Pakpahan sebelumnya mengungkapkan, ada empat 
kerja sama JPMorgan http://www.kontan.co.id/tag/jpmorgan-1 yang diakhiri 
pemerintah.
 Pertama, pemutusan kontrak sebagai dealer utama SUN (Surat Utang Negara). 
Kedua, sebagai peserta lelang Surat Utang Syariah Negara.
 Lalu, ketiga, sebagai anggota panel join lead underwriter untuk menerbitan 
global bond. Keempat, sebagai penerima pajak bank persepsi.
 Menteri Keuangan Sri Mulyani http://www.kontan.co.id/tag/sri-mulyani 
menjelaskan, dalam hal kerja sama dengan seluruh stakeholder diperlukan adanya 
prinsip profesionalisme, akuntabilitas, bertanggung jawab, termasuk kualitas 
dari keseluruhan hasil kerja. Utamanya, kerja sama yang dilakukan juga 
diharapkan bisa saling menguntungkan.
 Namun menurut Sri Mulyani http://www.kontan.co.id/tag/sri-mulyani, sebuah 
lembaga dengan nama yang besar seperti JPMorgan 
http://www.kontan.co.id/tag/jpmorgan-1, juga memiliki tanggung jawab yang besar 
dalam menciptakan psikologi positif. Apalagi, kondisi ekonomi sengat 
dipengaruhi oleh kondisi fundamental dan psikologis.
 "Bukannya melakukan apa yang disebut misleading, dan ini sesuatu yang ingin 
kami lakukan," kata Sri Mulyani http://www.kontan.co.id/tag/sri-mulyani dalam 
konferensi pers di kantornya, Selasa (3/1).
 Sri Mulyani juga mengatakan, pemutusan hubungan kemitraan tersebut menjadi 
sinyal bahwa pemerintah sungguh-sungguh bekerja menjaga Republik Indonesia 
secara profesional. Meski belum berarti sempurna lanjutnya, pemerintah akan 
terus melakukan perbaikan secara profesional, akuntabel, dan terbuka.
 Tak hanya itu, ia mengaku pemerintah akan terus menciptakan hubungan saling 
menghormati dan saling percaya terhadap kedibilitas kerja yang dilakukan 
masing-masing.
 "Dan kami harap seluruh partner kami juga memiliki sifat yang sama, 
profesional, terbuka dan bertanggung jawab terhadap hubungan yang positif ini," 
tambahnya.
 Di luar kejadian tersebut, bisnis JPMorgan 
http://www.kontan.co.id/tag/jpmorgan-1 di Indonesia tetap beroperasi secara 
normal. "Dampak hal ini terhadap klien kami sangat minimal dan kami terus 
bekerjasama dengan Kementerian keuangan Indonesia untuk menyelesaikan 
permasalahan ini," jelas JPMorgan http://www.kontan.co.id/tag/jpmorgan-1.
 Memang pada Rabu (4/1) kemarin, Kemenkeu memberikan klarifikasi bahwa pihaknya 
tidak akan menghentikan JPMorgan http://www.kontan.co.id/tag/jpmorgan-1 dalam 
menjalankan bisnisnya di Indonesia.
 Perubahan sikap
 Pendapat berbeda diungkapkan oleh analis lain. Bagi Andre Spicer, profesor 
Cass Business School di City University di London, adanya sikap dari sejumlah 
negara untuk menentang bank-bank besar dunia -seperti JPMorgan 
http://www.kontan.co.id/tag/jpmorgan-1- merefleksikan berkurangnya reputasi 
industri di tengah krisis finansial global.
 "Pada masa lalu, bank investasi besar merupakan penguasa dunia. Sekarang, 
sejumlah negara mulai menunjukkan otot-otot mereka," kata Spicer.
 Kendati demikian, Indonesia masih tetap bergantung pada perusahaan sekuritas 
internasional. Sebab, para sekuritas tersebut menetapkan peringkat terhadap 
obligasi global yang menjadi acuan bagi investor luar negeri.
 Berdasarkan data Asian Development Bank, per September 2016, 40% obligasi 
pemerintah Indonesia dipegang oleh investor luar negeri.
 Christopger Wheeler, analis Atlantic Equities di London berpendapat, jika 
pemerintah Indonesia terus menjegal sejumlah bank karena kasus serupa, mereka 
bisa memperlemah kemampuan pemerintah dalam mendanai anggaran belanjanya.
 "JPMorgan sudah lama beroperasi di Indonesia. Hal ini tentu akan memukul 
mereka, namun, dampaknya terhadap Indonesia akan jauh lebih negatif," papar 
Wheeler.

 
 
 


 
 
 
 Reporter Adinda Ade Mustami, Barratut Taqiyyah Rafie 
Editor Barratut Taqiyyah


 

Kirim email ke