Sekedar tambahan sedikit, Barack Obama Sr. bukanlah anak keturunan "kunta-kinte" dalam arti keturunan budak beliau datang sebagai pelajar di Hawaii utk kemudian melanjutkan di Harvard. Selain slavery sudah dihapus lama sekali th 1865 juga segregation di-outlaw oleh Supreme Court th 1954 kemungkinan besar Obama Sr. tidak pernah merasakan tidak bisa masuk restoran utk white only. Jaman presiden Obama dgn Kunta-Kinte sangatlah berbeda sekali. Dalam hal Obama bukan Kunta-Kinte anda benar dan itu sudah pasti sungguhpun aneh juga dalam kaitan apa hal ini diutarakan. Presiden Obama lahir th 1961, pada waktu pembunuhan massal 1965 itu baru berusia 4 th masih balita, bisa dipastikan beliau tidak terlibat apalagi memerintahkan CIA John Stockwell mengatur strategy pembunuhan massal itu. Pengkaitannya terlalu dipaksakan. ---In [email protected], <yskp45@...> wrote :
Terimakasih Bung Sunny,mengingatkan penulis Besar Alex Haley. Masalahnya yalah,Obama tidakmau melihat,bahwa dalam seluruh sejarah Russia tidak ada penjualan Budak,yang dirampok dari Afrika,seperti pra, pra nenekmoyang Obama, yang dirampok oleh Kaum Kolonial Europa ( Inggeris, Perancis, Spanyol, Potugal, Jerman, Belgia, etc) dan dijual seperti Binatang di Amerika.1956 Obama harus melihat, bahwa bapaknya tidak bisa masuk restourant,karena for wtihe man only. Disaat-saat fungsinya sebagai Presiden USA berakhir, Obama mencoba memobilisasi seluruh kekuatan USA, terutama CIA untuk membantu Merkel, memusuhi Russia, sampai dengan meletakkan Divisi tank dengan 4000 USArmy di Polandia.Obama lupa akan "Roots" dan membiarkan dirinya diperbudak oleh Persatuan Mopolkapital, yang menguasai "Demokrasi" di USA. By the way, CIA ( John Stockwell, petugas CIA)adalah pengatur strategi pembunuhan Massal di Indonesia September 1965,yang dimulai dengan pemberian 5000 Nama-Nama Pimpinan PKI diseluruh Indonesia oleh Duta Besar USA, Marshal Green kepada Jendral TNI, untuk dilikwidasi habis alias dibunuh dan Para Jendral TNI mengenal John Stockwell dengan baik. -------------------------------------------- Pada Sel, 10/1/17, Sunny <ambon@...> menulis: Judul: Re: [GELORA45] CIA Amerika Serikat Identifikasi Pejabat Rusia Peretas Data Pemilu AS Kepada: "DR. Alexander Tjaniago" <yskp45@...>, [email protected], jonathangoeij@... Tanggal: Selasa, 10 Januari, 2017, 1:08 AM Tentang Kunta-kinte bisa dibaca dalam buku “Roots” karangan Alex Haley. Telah dibuat film oleh Hollywood From: mailto:[email protected] Sent: Monday, January 9, 2017 7:42 PM To: [email protected] ; jonathangoeij@... Subject: Re: Bls: [GELORA45] CIA Amerika Serikat Identifikasi Pejabat Rusia Peretas Data Pemilu AS "Kunta-Kinte" adalah nama seorang Budak ,yang memimpin pemberontakan melawan tuan Budak diperkebunan Kapok di Alabama. ( sekitar akhir tahun 1960an pernah di Film made in Holywood) -------------------------------------------- Pada Ming, 8/1/17, jonathangoeij@... [GELORA45] <[email protected]> menulis: Judul: Re: Bls: [GELORA45] CIA Amerika Serikat Identifikasi Pejabat Rusia Peretas Data Pemilu AS Kepada: [email protected] Tanggal: Minggu, 8 Januari, 2017, 8:42 PM apa itu "kunta-kinte?" ---In [email protected], <yskp45@...> wrote : Obama bukan "Kunta-Kinte", yang melawan Perbudakan dan Rasialisme, melainkan seorang yang mempromosi "Perang Lokal", seperti di Afghanistan, Iraq, Libya, Suriah, Ukraina, dll. atau kemungkinan "Perang Besar" antara USA versus Russia, seperti provokasi Obama-Administration yang terlihat sekarang, baik dengan memaksakan Negara-Negara EU untuk membangun Basis Militer USA di perbatasan Russia, seperti persiapan USA akan meletakan l Divisi Tank dengan 4000 Sedadu USA di Polandia dan Issu yang takmasuk diakal Manusia Normal yang mampu berfikir, bahwa Russia mempengaruhi jalan Pemilihan Presiden USA, Kebohongan yang membentuk Opini untuk anti-Russai dan Perang melawan Russia. Bahwa hal tsb. akan membahayakan existensi Dunia/Kontinen ini secara keseluruhana, buat Obama bukanlah suatu masalah, Obama bukan "Kunta-Kinte" yang melawan perbudakan dan Rsialisme di USA. Obama meresiko segala kemungkina Konflikt Militer dengan Russia untuk mempertahankan Merkel/Kanzlerin Deutschland pada kekuasaan Negara dan kekuasaan German atas EU yang berarah anti-Russia, seperi Hitler. Dunia dan Umatmanusia kini berada dalam bahaya yang memungkinkan penghancuran Kemanusiaan. --------------------------------------------
